Segala pujian yang terbaik hanya milik Alloh Ta’ala yang telah mensyariatkan bagi hamba-Nya ibadah-ibadah yang sunnah di samping ibadah yang wajib. Sehingga kaum muslimin mempunyai kesempatan yang amat banyak untuk menutupi dan menambal kekurangan yang ada pada ibadah-ibadah wajib. Dan juga sebagai simpanan yang dapat memperberat timbangan di hari kiamat kelak. Di antara ibadah sunnah yang disyariatkan oleh Alloh kepada umat ini adalah puasa sunnah.
Adapun macam-macam puasa sunnah beserta keutamaannya masing-masing yaitu:
- Puasa enam hari di bulan Syawal, baik dilakukan secara berturutan ataupun tidak. Keutamaan puasa romadhon yang diiringi puasa Syawal ialah seperti orang yang berpuasa selama setahun (HR. Muslim).
- Puasa sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah, yang dimaksud adalah puasa di sembilan hari yang pertama dari bulan ini, tidak termasuk hari yang ke-10. Karena hari ke-10 adlah hari raya kurban dan diharomkan untuk berpuasa.
- Puasa hari Arofah, yaitu puasa pada hari ke-9 bulan Dzuhijjah. Keutamaan: akan dihapuskan dosa-dosa pada tahun lalu dan dosa-dosa pada tahun yang akan datang (HR. Muslim). Yang dimaksud dengan dosa-dosa di sini adalah khusus untuk dosa-dosa kecil, karena dosa besar hanya bisa dihapus dengan jalan bertaubat.
- Puasa Muharrom, yaitu puasa pada bulan Muharrom terutama pada hari Assyuro’. Keutamaannya adalah bahwa puasa di bulan ini adalah puasa yang paling utama setelah puasa bulan Romadhon (HR. Bukhori)
- Puasa Assyuro’. Hari Assyuro’ adalah hari ke-10 dari bulan Muharrom. Nabi sholallohu ‘alaihi wasssalam memerintahkan umatnya untuk berpuasa pada hari Assyuro’ ini dan mengiringinya dengan puasa 1 hari sebelum atau sesudahnhya. Hal ini bertujuan untuk menyelisihi umat Yahudi dan Nasrani yang hanya berpuasa pada hari ke-10. Keutamaan: akan dihapus dosa-dosa (kecil) di tahun sebelumnya (HR. Muslim).
- Puasa Sya’ban. Disunnahkan memperbanyak puasa pada bulan Sya’ban. Keutamaan: bulan ini adalah bulan di mana semua amal diangkat kepada Robb semesta alam (HR. An-Nasa’i & Abu Daud, hasan).
- Puasa pada bulan Harom (bulan yang dihormati) yaitu bulan Dzulqa’dah, Dzulhijjah, Muharrom, dan Rojab. Dianjurkan untuk memperbanyak amal ibadah pada bulan-bulan tersebut termasuk ibadah puasa.
- Puasa Senin dan Kamis. Namun tidak ada kewajiban mengiringi puasa hari Senin dengan puasa hari Kamis atau sebaliknya. Keduanya merupakan hari di mana amal-amal hamba diangkat dan diperlihatkan kepada Alloh.
- Puasa tiga hari setiap bulan. Disunnahkan untuk melakukannya pada hari-hari putih (Ayyaamul Bidh) yaitu tanggal 13, 14, dan 15 setiap bulan. Sehingga tidaklah benar anggapan sebagian orang yang menganggap bahwa puasa pada harai putih adalah puasa dengan hanya memakan nasi putih, telur putih, air putih, dsb.
- Puasa Dawud, yaitu puasa sehari dan tidak puasa sehari. Keutamaannya adalah karena puasa ini adalah puasa yang paling disukai oleh Alloh (HR. Bukhori-Muslim).
Demikianlah beberapa jenis puasa sunnah yang disyariatkan dalam agama ini. Kita memohon kepada Alloh agar diberikan rasa cinta dalam diri kita terhadap amalan yang dapat mendekatkan diri ini kepadaNya.
————————————————-
*) disadur dari buletin Jumat At-Tauhid Jogja

Asslm.wr.wb.
Trus gimana ya klo puasa sunnah, macamnya kita rangkap…boleh ngak?ex. puasa senin&kamis plus puasa daud,jadi dlm satu minggu bisa 2 hari tdk berpuasa….
Wassm.wr.wb
Oleh: Fajar on 25 Oktober 2007
at 11:43 AM
Menurut ku nggak masalah, hanya saja kalau puasa Dawud di gabung dengan Senen Kamis, pada minggu yg ke dua, tdk bisa konsistent artinya salah satu di batalkan karena harinya bersamaan.
Oleh: ipung on 10 Desember 2007
at 3:28 PM
Assalamualaikum wr.wb
Terima kasih yuah atas teks ini
karena saya baru dengar ada puasa dawud yaitu puasa sehari dan tidak puasa sehari.
sudah terima kasih…….
Oleh: Iya on 17 Desember 2007
at 11:18 AM
Ass.Wr.WB
Saya mau tanya, apabila seseorang telah bersumpah untuk tidak melakukan suatu maksiat tetapi suatu ketika ia melakukan maksiat sekali lagi, bagaimana hukum pada orang tersebut ? Dan apa yang harus dilakukan untuk menebus kesalahannya?
Oleh: Kevin on 21 Desember 2007
at 9:39 PM
Apa kegunaan dri puasa senin&kamis,dan apa hukumnya..?
Oleh: Anto on 31 Desember 2007
at 3:42 AM
@ Akh Fajar
Wa’alaikumsalam warohmatulloh wabarokatuh.
Saya belum bisa menjawab pertanyaan Anda, sebab belum menemukan referensi tentang hal itu. Pencarian terus dilakukan, jadi stay tuned di situs ini.
@ Akh Ipung
Klo bisa disertakan hujjah/dalilnya ya….
@ Akh/Ukhti Iya
Wa’alaikumsalam warohmatulloh wabarokatuh.
Sama-sama. Tips dari saya, rajinlah mempelajari ilmu agama agar kata-kata “saya baru dengar” lebih cepat diucapkan oleh Anda. Sebelum ajal menjemput, hendaknya amalan-amalan ibadah, baik yang wajib, sunnah, ataupun “cuma” mubah, sudah diketahui ilmunya.
Oleh: zuhudhi on 31 Desember 2007
at 10:07 AM
@ Akh Kevin
Wa’alaikumsalam warohmatulloh wabarokatuh.
Baik. Ini saya kutipkan dari jawaban Syaikh Ibnu Baz, menjawab pertanyaan yang kurang lebih serupa dengan pertanyaan Anda. Sebagai berikut:
“Katakanlah, ‘Hai hamba-hambaKu yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu terputus asa dari rahmat Alloh. Sesungguhnya Alloh mengampuni dosa-dosa semuanya. Sesungguhnya Dia-lah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang’.” (Az-Zumar: 53).
Para ulama bersepakat bahwa ayat ini turun berkenaan dengan orang-orang yang bertaubat. Barangsiapa yang bertaubat dari dosa-dosanya dengan taubat yang semurni-murninya, maka Alloh mengampuni dosa-dosanya semuanya, berdasarkan ayat ini dan berdasarkan firmanNya,
“Hai orang-orang yang beriman, bertaubatlah kepada Alloh dengan taubat yang semurni-murninya, mudah-mudahan Rabb kamu akan menutupi kesalahan-kesalahanmu dan memasukkan kamu ke dalam surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai.” (At-Tahrim: 8).
Alloh سبحانه و تعالى mempertalikan penghapusan kesalahan-kesalahan dan masuk surga pada ayat ini dengan taubat yang semurni-murninya, yaitu pertaubatan yang mencakup meninggalkan dosa, waspada terhadapnya, menyesali apa yang pernah dilakukannya, bertekad bulat untuk tidak kembali kepadanya, karena mengagungkan Alloh سبحانه و تعالى, menginginkan pahalanya, dan takut terhadap siksanya. Dan di antara syarat taubat ialah mengembalikan hak-hak yang dizhalimi kepada yang berhak menerimanya atau mereka memaafkannya, jika kemaksiatan tersebut berupa kezhaliman yang menyangkut darah, harta dan kehormatan. Jika ia sulit meminta maaf dari saudaranya menyangkut kehormatannya, maka ia banyak berdoa untuknya, dan menyebut kebaikan-kebaikan amal yang dilakukan olehnya di tempat-tempat di mana ia pernah menggunjingkannya; karena kebaikan-kebaikan akan menghapuskan keburukan-keburukan. Alloh سبحانه و تعالى berfirman,
“Dan bertaubatlah kepada Alloh, hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung.” (An-Nur: 31).
Alloh تعالى سبحانه و mengaitkan dalam ayat ini keberuntungan dengan taubat. Ini menunjukkan bahwa orang yang bertaubat itu orang yang beruntung lagi berbahagia. Jika orang yang bertaubat mengiringi taubatnya dengan iman dan amal shalih, maka Alloh menghapuskan keburukan-keburukannya dan menggantinya dengan kebajikan-kebajikan. Sebagaimana firman Alloh سبحانه و تعالى dalam surah al-Furqan, ketika menyebutkan kesyirikan, membunuh dengan tanpa hak dan zina,
“Dan orang-orang yang tidak menyembah ilah yang lain beserta Alloh dan tidak membunuh jiwa yang diharamkan Alloh (membunuhnya) kecuali dengan (alasan) yang benar, dan tidak berzina, barangsiapa melakukan demikian itu, niscaya dia mendapat (pem-balasan) dosa (nya), (yakni) akan dilipat gandakan adzab untuknya pada hari kiamat dan dia akan kekal dalam adzab itu, dalam keadaan terhina, kecuali orang-orang yang bertaubat, beriman dan mengerjakan amal shalih; maka mereka itu kejahatan mereka diganti Alloh dengan kebajikan. Dan adalah Alloh Maha Pengam-pun lagi Maha Penyayang.” (Al-Furqan: 68-70).
Di antara sebab taubat ialah ketundukan kepada Alloh, memohon hidayah dan taufik kepadaNya, serta agar Dia memberi kurnia berupa taubat kepadamu. Dialah Yang berfirman,
“Berdoalah kepadaKu,niscaya akan Kuperkenankan bagimu.” (Al-Mukmin: 60).
Dialah Yang berfirman,
“Dan apabila hamba-hambaKu bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang mendoa apabila ia berdoa kepadaKu.” (Al-Baqarah: 186).
Di antara sebab-sebab taubat juga dan istiqamah di atasnya ialah berteman dengan orang-orang yang baik dan meneladani amalan-amalan mereka, serta menjauhi berteman dengan orang-orang yang jahat. Shohih dari Rosululloh صلی الله عليه وسلم bahwa beliau bersabda,
اَلْمَرْءُ عَلىَ دِيْنِ خَلِيْلِهِ فَلْيَنْظُرْ أَحَدُكُمْ مَنْ يُخَالِلْ
“Seseorang itu tergantung agama temannya, maka hendaklah salah seorang dari kalian memperhatikan kepada siapa berteman.” (HR. Abu Daud dalam al-Adab, no. 4833; at-Tirmidzi dalam az-Zuhd, no. 2378; Ahmad, no. 8212).
Beliau bersabda,
مَثَلُ اْلجَلِيْسِ الصَّالِحِ وَاْلجَلِيْسِ السُّوْءِ كَحَامِلِ اْلمِسْكِ وَنَافِخِ الْكِيْرِ فَحَامِلُ اْلمِسْكِ إِمَّا أَنْ يُحْذِيَكَ وَإِمَّا أَنْ تَبْتَاعَ مِنْهُ وَإِمَّا أَنْ تَجِدَ مِنْهُ رِيْحاً طَيِّبَةً وَنَافِخُ الْكِيْرِ إِمَّا أَنْ يَحْرِقَ ثِيَابَكَ وَإِمَّا أَنْ تَجِدَ رِيْحاً خَبِيْثَةً
“Perumpamaan teman yang shalih dan teman yang buruk ialah seperti pembawa minyak wangi dan pandai besi. Pembawa minyak wangi mungkin akan memberi minyak kepadamu, kamu membeli darinya, atau kamu mencium baunya yang harum. Sedangkan pandai besi mungkin akan membakar pakaianmu atau kamu mencium bau yang tidak sedap.” (HR. Al-Bukhari dalam al-Buyu’, no. 2101; Muslim dalam al-Birr wa ash-Shilah, no. 2628).
–> versi lengkap (pdf) bisa didownload di sini.
Oleh: zuhudhi on 5 Januari 2008
at 12:17 PM
@ Akh Anto
Hari Senin dan Kamis memiliki keistimewaan dibanding hari-hari yang lain, khususnya menyangkut ibadah puasa ini. Selain itu, Rosululloh sholallohu ‘alaihi wa sallam, sebagai teladan yang baik, lebih sering berpuasa pada hari Senin dan Kamis. Hal ini berdasarkan pada hadits Abu Huroiroh rodiyallohu ‘anhu, bahwa Rosululloh sholallohu ‘alaihi wa sallam lebih sering berpuasa pada hari Senin dan Kamis, lalu orang-orang bertanya kepadanya mengenai sebab puasa tersebut, lalu Nabi saw menjawab, “Sesungguhnya amalan-amalan itu dipersembahkan pada setiap Senin dan Kamis, maka Alloh berkenan mengampuni setiap muslim, kecuali dua orang yang bermusuhan, maka Alloh berfirman, “Tangguhkanlah kedua orang (yang bermusuhan ) itu!” (HR Ahmad dengan sanad yang shohih).
Kemudian, dalam shohih Muslim diriwayatkan bahwa Rosululloh sholallohu ‘alaihi wa sallam ditanya orang mengenai berpuasa pada hari Senin, maka beliau bersabda, “Itu hari kelahiranku dan pada hari itu pula wahyu diturunkan kepadaku.” (HR Muslim).
Mengenai hukum Puasa Senin-Kamis, sesuai dengan judul artikel ini, hukumnya sunnah.
Oleh: zuhudhi on 5 Januari 2008
at 12:28 PM
assalamualaikum..
kebodohan saya adalah tdk pernah menghafalkan atau mengingat hari2 yg disunahkan untuk puasa, juga tdk ada yg mengingatkan.. jd sy mhn bantuannya ttg tanggal2nya, apalagi kalender sy g ada hijriahnya..tlg email donk..untuk 2008 ini..
ta_leste@plasa.com
sukron katsir
Oleh: Tata on 8 Januari 2008
at 9:53 AM
wa’alaikumsalam warohmatulloh.
Hal seperti itu bukanlah kebodohan, tetapi lebih kepada sebuah ketidakpedulian. Ya, mudah-mudahan dengan ini Anda menjadi lebih “peduli”. Baik, kalender yang ada hijriahnya sudah saya kirimkan via japri (e-mail). Semoga bermanfaat dan semoga Anda bisa lebih istiqomah. Coba juga kunjungi situs ini.
Oleh: zuhudhi on 9 Januari 2008
at 5:54 PM
Assalamualaikum WR WB
Syukron atas infonya tentang puasa sunnah
Tolong dimuat maslah TAUHID
Oleh: mega on 19 Januari 2008
at 8:11 AM
Assalamualaikum WR.WB
Mua tanya untuk puasa 3 hari dari 1 bulan itu berarti kita puasa seperti hal nya kta puasa senin – kamis kan?? jadi kita puasa dr matahari belum terbit sampai matahari terbenam ( Magrib), lalu buka, dan esok harinya kita lanjutkan puasa yang sama. betul begitui atau tidak?? makasih
Oleh: riri on 10 April 2008
at 11:10 AM
assalam mualaikum WR WB
dalam hadist apakah ada bahwa laki-laiki tidak boleh memakai baju kuning? makasih
Oleh: udin on 12 Mei 2008
at 8:44 PM
Trima kasih,sy jd lebih mengerti ttng islam dgn adny pembhasan2 seperti ini,memberikan wawasan yg luas pd sy..thx
Oleh: Elly on 12 Juli 2008
at 10:25 AM
syukron, ana jadi dapet tambahan ilmu dan info baru mengenai puasa. (terutama yg puasa sunnah). Doakan ana bisa istiqomah ya…
Sebenarnya gimana sih Islam memandang olahraga beladiri semacam pencak silat, karate, dsb ?? Dalam arti bela diri yang sesungguhnya lho ( bukan yg pake tenaga dalam). Jadi yang murni kekuatan fisik. Soalnya dalam beladiri tertentu seperti karate ato Taek won do ada ritual/gerakan membungkkan badan (hampir kaya rukuknya sholat) pada sesama partner latihan ataupun guru pd waktu pembukaan & penutupan latihan. Bahkan kalo dlm karate ada gerakan nyembah2/ sujud kpd guru (sinpei) sbg bentuk penghormatan. Guru dan murid saling menundukkan kepala sampai nyentuh lantai. Itu pas mau latihan dan pas penutupannya.
Memang sih cuman bagian dari tradisi daerah asalnya, Karate (Jepang) & Taek Won Do (Korea). Saya kira masih banyak aliran beladiri2 impor yang ada ritual2 kayak gitu.
Pertanyaannya boleh ga’ kita ikut2an hormat pada guru dlm karate dan tae kwon do sampai mbungkuk2 gitu? Ana dengar kita hanya boleh rukuk dan sujud kepada Allah. Trus kalo kita tetep ngelakuin untuk formalitas aja gimana? Boleh ga’ sih kita ikut beladiri2 kayak gitu? Bagaimana Islam memandangnya? Ada nggak beladiri islam (yg islami, beladiri dari Tanah Arab mungkin kalo ada) ? syukron sebelumnya
Oleh: Seno on 15 Juli 2008
at 4:53 PM
Assalamualaikum Wr. Wb
Saya mau tanya, apakah benar jika kita tidak boleh mulai berpuasa sunnah / mengganti puasa jika dimulai dari hari Jumat ?
Contohnya : Saya berpuasa untuk mengganti puasa saya dimulai pada hari selasa lalu pada hari kamis saya berhenti berpuasa, lalu saya memulai berpuasa lagi pada hari jum’at. Apakah puasa saya sah jika dilakukan di hari Jumat ?
Mohon diberikan penjelasan dengan disertai bukti pendukungnya (hadits dll )
Terimakasih .
Semoga Allah Swt selalu melimpahkan rahmatnya kepada kita semua amin
Wassalamualaikum Wr.Wb
Oleh: fitri on 10 Oktober 2008
at 12:54 PM
assalamu’alaikum warohmatullohi wabarokatuh
afwan, saya ingin menanyakan kasus ini, misalnya kita sedang puasa sunah, dan pada waktu kita bertamu ke tempat orang lain beliau menyuguhkan sesuatu, lalu apa yang sebaiknya kita lakukan? padahal waktu itu masih jauh dari waktu berbuka. seumpama kita membatalkan waktu itu apakah setelah itu kita meneruskan puasa di hari itu atau bagaimana?
afwan, terimakasih sebelumnya
Oleh: ukhti ningrum on 15 November 2008
at 11:16 AM
assalamu’alaikum……….. jazakallaah ustadz………. syukron katsir karna dengan ini tugas sy jadi sedikit berkurang.. tapi sedikit yang sy sayangkan, kenapa tidak ada macam-macam puasa kejawen dan apakah puasa kejawen itu diperbolehkan dlm islam?
syukron katsir……….
Oleh: syifa on 26 November 2008
at 7:13 PM
oy ustad, apakah wanita yang sedang berhalangan (haid) itu diperbolehkan berwudlu? dan apa juga hukumnya? tolong disertai dalil yang kuat juga…….
syukron….
Oleh: syifa on 26 November 2008
at 7:16 PM
[...] *) disadur dari buletin Jumat At-Tauhid Jogja [...]
Oleh: Puasa Sunnah « [POSTULAT] HIDUP on 27 November 2008
at 2:29 PM
aku link ya….
Oleh: cimboel on 29 November 2008
at 5:50 PM
terima kasih…
Oleh: asep solihin on 1 Desember 2008
at 10:05 PM
assalamu’alaikum
Semoga Alloh mengampuni kebodohan saya dan memberikan petunjuk,.
suatu hari saya ditanya oleh orang nasrani tentang tujuan penciptaan malaikat dalam agama Islam
kalau dijawab untuk membantu Alloh, saya rasa Alloh tidak butuh bantuan dari siapa pun, karena Alloh Maha Kuasa.
sampai sekarang saya belum tau jawabannya. mohon diberitahu…terimakasih…
Oleh: Ferry Agus Setiawan on 23 Desember 2008
at 11:00 PM
assalam wr wb,saya sngat snang skali dg rubrik ini pengrtahuan saya tntang puasa sunnah jdi bertambah,saya mau tnnya apakah boleh berpuasa tiap hari selain di bulan ramadhan?
Oleh: meldy on 3 Februari 2009
at 10:20 PM
Ass. Wr.Wb.
Saya ingin menanyakan fadhilah puasa sunnah Senin Kamis, adakah dalil2 yg menguatkan keutamaannya?
terima kasih banyak atas jawabannya sebelumnya.
Oleh: ILDA on 9 Februari 2009
at 11:35 AM
assalamualaikum
tolong diberitahu bacaan niat dalam bhs arab:
1. niat puasa sunnah senin kamis
2. niat puasa sunnah nabi Daud as
thx
wassalamualaikum
Oleh: plankton on 1 Maret 2009
at 12:20 PM
Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh.
Saya mo tanya, Bagiman hukumnya puasa sunah yang niatnya semata2 untuk menahan diri dari hawa nafsu tetapi harinya tidak sesuai dengan yang di sebutkan di atas misalnya (senin s/d kamis, atau senin s/d sabtu atau hari2 yang lain) mohon di jelaskan dengan dasar hukumnya, dan mmoohon diberitahukan hari yang di haramkan/ tdk di bolehkan untuk ber puasa, terimaksih.
wassalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh.
Oleh: Taufik on 20 Maret 2009
at 11:38 AM
Assalamu’alaykumwarahmatullahi wabarakatuh. Afwn sy mau tanya apa d blhkn kt puasa daud dlm sepekan sj d mulai hr senin,rabu,jum’at tp hr ahad kt brhenti n d mulai hr snin lg.it bgaimana hukumx? Syukrn sbelumx.jazakallah khair
Oleh: Ukh miftah on 21 Maret 2009
at 1:51 PM
Ass.Wr.Wb.
Tanya, bolehkah saya melakukan puasa pada hari Senin sampai dengan kamis, dengan berpuasa itu saya berkeinginan membantu anak saya yang sedang menghadapi ujian sekolah dengan memohon doa dan berpuasa.
(Istilahnya mungkin puasa hajat)
Oleh: Ahmad Jaidi on 11 Mei 2009
at 9:55 AM
numpang gores gores ya
Oleh: anak yang soleh on 19 Mei 2009
at 7:00 PM
abang gores gores apa sih… hihih maaf ya om apa mbak ya????
Oleh: anak yang solehah on 19 Mei 2009
at 7:02 PM
askum.saya mw tany,
gimana cara niat puasa senin dan kamis?
tolong dijawab sebelum harikamis yyyy!!!!!!!
dan kirim balik ke emeil aku
capricorn_n4boy@ymail.com
thank’s
Oleh: andry on 24 Juni 2009
at 2:16 PM
Assalamualaikum Wr. Wb
Mohon dengan hormat untuk diizinkankan menyebarluaskan Artikel diatas (Puasa Sunnah) dalam Group facebook yang kami kelola (http://www.facebook.com/ahmadfauzi.hs/). sebagai bentuk ikut serta dalam menyebarkan kebaikan dan menghidupkan sunnah Nabi.
demikian permohonan ini disampaikan diucapkan terimakasih.
Assalamualaikum
hormat,
Ahmad Fauzi
Oleh: Ahmad Fauzi on 4 Juli 2009
at 10:45 PM
assalamu’alaikum wr wb.
mohon penjelasan tentang puasa “40 an”, tapi dikerjakan cuma tiga hari, yaitu hari selasa kliwon, rabu legi, kamis pahing. apakah ini ada dalam islam atau cuma bid’ah semata. makasih atas jawabannya.
nb:tlg kirim jawaban ke email saya juga.
Oleh: umi on 23 Juli 2009
at 5:38 AM
Assalamualaikum wr. wb.
saya cari lafadz buat puasa senin kamis, trs ketemu web ini, untuk sahur dan buka nya puasa senin kamis tetep sama ama puasa yg lain?
terima kasih buat artikel²nya.
Oleh: rhe on 30 Juli 2009
at 6:07 AM
Ass Wr Wb
Pak ustad, saya mau nanya nih…
Saya pernah mendengar seseorang puasa dimulai dari maghrib dan buka pada waktu maghrib berikutnya, yang ingin saya tanyakan, apakah dalam islam ada puasa yang demikian, dan apa fadhilah dari puasa tersebut ?
terima kasih
Wassalam Wr Wb
Oleh: rayhan on 17 Agustus 2009
at 2:52 AM
pak ustad..apakah boleh kita puasa untuk meminta sesuatu kepada Allah..seperti kita puasa dengan niat agar kita menjadi pintar atau lain sebagainya..atau istilahnya puasa hajat gitulah..mohon di jawab,,sukron sebelumnya,,
Oleh: yogie on 2 Oktober 2009
at 1:22 PM
aq mw tanya, niatnya puasa puasa sunnah tu pa z ya???????? apakah sma dngan niat puasa ramadhan???????
Oleh: Vicrul Fahmi Maulana on 21 November 2009
at 10:36 AM
assalam pak..mohon tolong dirinci lagi fadhilah puasa sunnah 10 hr di awal zulhijjah. dulu saya pernah denger pengajian, tapi sudah tak ingat lagi. terimakasih. wassalam
Oleh: ree on 22 November 2009
at 1:54 AM
Asslkum Q mau nx ap it puasa nasar,hkum puasa nasar it gman,n jika ud bernasar lntasr di lggar gman? dn ap niat puasa nasar,dan hari ap aj yg bi7sa puasa nasar.mkasiH kal bis krim ke no 085255888113
Oleh: alimuddin on 30 November 2009
at 4:59 AM
assalamualaikum wr,wb
pa’ ustad aku mau tanya;adakah puasanya atau amalannya,khusus kalau kita ingin mendapatkan jodoh yg baik dunia dan akhirat. trz gimana caranya klw kita ingin mendapatkan jodoh yg sesuai dngn syariat islam,ma’af agak ke luar tem dikit.wasalam.
Oleh: toni on 22 Maret 2010
at 2:26 AM
Assalamu’alaykumwarahmatullahi wabarakatuh.
Maaf pertanyaan saya melenceng dari bahasan puasa. Menurut beberapa artikel yang pernah saya baca, banyak dari sunnah rosul dan ajaran islam yang terbukti membawa banyak manfaat di semua aspek kehidupan manusia, lagi pula semua kebiasaan dan perbuatan yang dilakukan rosululloh adalah sunah juga yang hendaknya dijadikan pedoman bagi manusia. Yang hendak saya tanyakan, bagaimana masalah tentang beristri lebih dari satu? Masihkah poligami cocok dengan kebudayaan kita saat ini? Sedangkan kebudayaan kita saat ini beranggapan, berpoligami adalah perbuatan yang kurang baik dimata masyarakat, Apalagi beberapa orang sering mengaitkan berpoligami sebagai alasan sunah, Saya tidak mengerti bagaimana seharusnya sikap saya bagi seorang muslim mengenai hal tersebut? Saya juga tidak bisa menjelaskan jika ada seorang non-muslim yang menanyakan masalah seperti ini kepada saya. Maaf jika ada penyampaian pertanyaan saya yang mungkin tidak sopan. Terimakasih.
wassalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh.
Oleh: bezt on 10 April 2010
at 12:48 AM
Saya mau tanya, kalau puasa senin kamis dipakai untuk mengganti puasa wajib bisa tidak? Apakah pahala yang didapat jadi dobel? Kalau bisa, niatnya bagaimana??
Terima kasih.
Oleh: Noni on 7 Mei 2010
at 7:02 PM
[...] memikirkan hal lain yang tentunya lebih berguna. Kalau mau tau jenis puasa sunnah, bisa dibaca di sini. Oke, satu masalah sudah ada [...]
Oleh: Muhasabah « De Journal.. on 20 Mei 2010
at 11:42 AM
Assalamualaikum wr wb,saya ingin bertanya mengenai puasa 40 hari,seingat saya,saya pernah mendengar bahwa Rasullulah SAW pernah melaksanakan puasa 40 hari,hanya saja saya lupa dimana mendengarnya.yang ingin saya tanyakan apakah benar,kalau iya,apakah kegunaan puasa 40 hari tersebut.terima kasih,wassalam
Sa
Sa
Oleh: sasha on 24 Mei 2010
at 4:51 AM
Artikel-artikelnya bagus sekali
Oleh: Akila on 13 Juni 2010
at 5:06 AM
terima kasih telah berbagi ilmunya mas. sangat bermanfaat. Alhamdulillah.
Oleh: Chiemot on 24 Juli 2010
at 1:24 AM
Assalamu`alaikum wr wb.. saya ingin bertanya bolehkah sahur dalam ibadah puasa sunnah, ada yg mengatakan puasa sunnah tidak boleh sahur seperti puasa di bulan Ramadhan, Walaikumsalam wr wb.
Oleh: Iwan Maarlius on 23 Agustus 2010
at 4:06 AM
boleh ga makan suguhan padahal kita sedang puasa?
>>> Hmmm… Pertanyaan Anda agak rancu… Yang jelas puasa dengan sendirinya akan batal jika kita makan sebelum waktunya berbuka! Dengan kata lain, jika kita makan, apa pun itu yang kita makan, ya namanya sudah tidak berpuasa. Tetapi jika maksud pertanyaan Anda adalah: “bagaimana sikap kita jika kita diberi suguhan/hidangan ketika kita bertamu padahal kita sedang berpuasa?”, berikut ini saya nukilkan jawaban dari alamat ini (berlaku untuk puasa-sunnah, jika puasa-wajib tetap harus melanjutkan puasa/tidak memakan suguhan):
Membatalkan puasa sunnah lantaran mendapat tawaran makan adalah
persoalan yang banyak dipertanyakan oleh masyarakat. Paling tidak ada
dua pendapat terkait dengan hal tersebut.
Pendapat pertama menyatakan bahwa membatalkan puasa sunnah tidak
diperbolehkan kecuali jika ada alasan syar’i. Alasannya, ia adalah
bentuk taqorrub. Karena itu harus dijaga jangan sampai batal. Dalilnya
adalah firman Alloh yang berbunyi,
“Jangan kalian membatalkan amal kalian.” (Q.S. Muhammad: 33).
Karena itu, menurut mazdhab Hanafi dan Maliki kalaupun puasa tadi
dibatalkan karena sebab tertentu, misalnya mendapat tawaran makan dari tuan rumah, maka puasa yang dibatalkan tadi harus diganti dengan puasa di hari yang lain. Dalilnya adalah hadis riwayat Aisyah ra. yang
berkata, “Saya dan Hafshoh sedang berpuasa. Lalu, kami berdua ditawari makanan yang mengundang selera. Maka, kamipun memakannya. Tidak lama kemudian Rosululloh datang. Hafshoh lebih dulu bertanya kepada beliau, “Kami tadinya berpuasa. Lalu, kami ditawari makanan yang mengundang
selera sehingga kamipun memakannya.” Mendengar hal itu beliau berkata, “Gantilah puasa tadi di hari yang lain.” (H.R. al-Tirmidzî 3/103).
Pendapat kedua menyatakan bahwa puasa sunnah tersebut boleh dibatalkan tanpa wajib diganti. Pendapat ini menjadi pegangan madzhab Syafi’I dan dan Hambali. Pendapat ini diperkuat oleh sejumlah riwayat:
1. suatu ketika Aisyah ra. berkata, “Wahai Rosululloh, kita diberi
hiys (kurma yang dicampur dengan samin dan susu).” Beliau berkata,
“Bawalah kemari. Tadinya aku berpuasa.” Beliaupun memakannya. Dalam
riwayat al-Nasâ’i ada tambahan yang berbunyi, “Puasa sunah seperti
orang yang mengeluarkan hartanya untuk sedekah. Ia bisa terus
mengeluarkannya dan bisa pula menahannya.” (H.R. Muslim dan tambahan al-Nasâ’i terdapat dalam Sunan-nya)
2. Abû Sa’id al-Khudzri ra. berkata, “Aku membuatkan makanan untuk
Rasulullah saw. Lalu, beliau datang bersama sejumlah sahabatnya.
Ketika makanan dihidangkan, ada dari mereka yang berkata, `Saya sedang berpuasa.’ Mendengar hal tersebut, Rosululloh bersabda, `Saudaramu telah mengundangmu dan telah berusaha menjamumu. Berbukalah! Gantilah puasa tersebut di hari yang lain jika engkau mau.’” (H.R. al-Bayhaqi).
Atas dasar itu, menurut pendapat yang kedua ini, karena puasanya
adalah puasa sunnah ia tidak wajib diganti. Akan tetapi, menggantinya
hanya bersifat anjuran.
Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa membatalkan puasa sunnah
lantaran disuguhi makanan tidaklah wajib. Artinya puasa tadi boleh dibatalkan dan boleh tidak. Jika dibatalkan, maka menurut pendapat pertama harus diganti dan menurut pendapat kedua tidak wajib diganti, namun sebaiknya diganti.
Wallohu a’lam bi al-shawab.
Oleh: nur rohim on 15 September 2010
at 6:53 PM
mau tanya dong bacaan niat puasa 3 hari pada 13,14,15 tiap bulannya. trims
Oleh: ratna on 30 September 2010
at 6:19 PM
jawaban bs kirim ke emailku ya…
Oleh: ratna on 30 September 2010
at 6:59 PM
gmana dengan niatnya puasa sunnah
Oleh: duwi on 2 Oktober 2010
at 3:31 PM
asslm wr.wb
mau nanya mas, kalo kita mau njalani puasa daud, itu kan 1 hari puasa 1 hari tidak, kita da jalan 2 minggu misalnya, ternyata besoknya kita stop 1 bulan, tu gimana apakah boleh kita lanjutin bulan depannya lagi
Oleh: vipen on 7 Oktober 2010
at 1:11 PM
assalamualaikum…
Saya mau tnya. Saya ingin berpuasa nabi daud,tapi Saya msich bingung tntng pelaksanaannya.
Yang dimksud brpuasa 1 hri dan berbuka 1hri,apakah dri trbit fajar sampe trbnam matahri ATAU sehari nonstop.
Apakah boleh berpuasa nabi Daud pada hari jum’at. Karena banyak yang mengatakan bahwa brpuasa pda hri jum’at itu hukumnya HARAM , MAKRUH.
Dan Apakah Boleh,puasa yang sharusnya di lakukan di hri jum’at di undurkan menjadi hri Sabtu.krena mnurt pmikran saya bwat apa mlaksnakan puasa yg hukumya HARAM , MAKRUH.
Dan apakah boleh dikakukan hanya dalam sminggu saja, karena saya masih pemula.
Sekian. Ditunggu jawabannya dan mohon di kirimkan ke alamat email saya SeCEpatnya.
Wassalam.
Irfan
irfanfahrul@gmail.com
Oleh: irfan on 17 Oktober 2010
at 12:06 PM
Assalamualaikum, wr, wb.
Saya mau tanya. Untuk ke 10 puasa-puasa sunnah di atas bacaan niatnya gimana?
nb: mohon dikirim juga ke email saya.
terimakasih
wassalam
Oleh: vita on 7 November 2010
at 8:31 PM
Assalamu’alaykumwarahmatullahi wabarakatuh.
ka saya mau tanya perbedaan antara puasa wajib dengan puasa sunnah? tolong jelasin ..terimakasih
wassalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh
Oleh: susan on 8 November 2010
at 9:14 PM
assalau’alaykum…
saya mau tanya pak..
misalnya puasa 9 hari di awal bulan dzulhijjah, apakah harus penuh 9 hari??
atau mungkin boleh pada tgl 1-5 atau 5-9 saja??
terima kasih…
Oleh: Senyum on 9 November 2010
at 5:05 AM
Assalamu’laikum Wr.Wb.
Sya mau tanya bolehkah berpuasa sbg rasa syukur atas karunia Allah,tanpa mngucap nazar?
Misalnya saya puasa 2 hari karena saya bersyukur mendapat kenaikan gaji?
Tolong kirim jawabannya di qnantwinch@hotmail.com.
Terima kasih
Oleh: Dyah Ayu on 11 November 2010
at 5:10 PM
assalamu’alaikum Wr.Wb
saya mau tanya nih..
kalau kita membaca alqur’an dan amalnya itu kita hadiahkan kepada orangtua kita yang masih hidup apakah amal itu tersalurkan atau tidak y pak dan hukum nya blh atau gak.
soalnya saya jauh dr ortu..
mksh y sblm nya..
Oleh: yeni on 12 November 2010
at 2:33 PM
assalamu’alaikum Wr.Wb,,
saya mau tanya nih,,
kalau rukun puasa Ayyaamul Bidh tu gmn,, ??
atau penjelasan lainya dari puasa Ayyaamul Bidh,,
*soalnya lagi ada tugas nii, penting banget*
sebelumnya terimakasih,,
Oleh: daru on 21 November 2010
at 8:58 AM
seneng
Oleh: irul al faqier on 6 Desember 2010
at 1:25 PM
Kalau kita puasa sunnah tanggal 13, 14, 15 dalam satu bulan,
- Itu bulan umum/bulan islam?
- kalau salah satunya bertepatan pada hari jumat gimana dengan puasanya?
Terima kasih
Oleh: Budi on 12 Desember 2010
at 1:23 AM
Assalamu’alaykumwarahmatullahi wabarakatuh.
pak ustad,saya mau tanya katanya klo kita puasa senin kamis berturut turut.maka kita harus menghentikan sampai 7x kamis dan 7x senin.setelah itu kita puasa lg 7x senin kamis lg…..betul apa tdk?
soalnya saya rutin puasa sunah senin kamis berturut turut tanpa berhenti,mohon dijawab terima kasih.
Oleh: erwin.t on 22 Desember 2010
at 7:29 PM
assalamualaikum.
maaf pak ustad, saya mempunyai keraguan, banyak orang bilang, klo puasa senin-kamis itu bsa d rangkap dengan puasa qadla pada saat puasa ramadhan. bgtu jga sebaliknya, apakah pendapat itu benar????
tolong balasan secepatnya ya pak.
terimakasih
wassalamualaikum
Oleh: endah on 24 Januari 2011
at 10:37 AM
assalamualaikum wr.wb
saya mau tanya kalau puasa tiap0 hari boleh gak ya???
tapi kalau Lagi dapet gak puasa.hehe
wassalamualaikum wr.wb
Oleh: hani on 31 Januari 2011
at 3:44 PM
assalamu alaikum salam .. apakah dalilnya puasa tanggal 1 rabiul awwal … mohn penjelasan terimakasih wassalamualaikum wr.wb
Oleh: Sri Suprihartono on 14 Februari 2011
at 7:40 AM
Assallamuallaikum warahmatullahi wabarrakatuh…
Pak Ustad, saya mau tanya bolehkah kita melaksanakan puasa hari kelahiran dan hari naas (katanya) misalnya lahir selasa & naas-nya Jum’at atau sebaliknya,
namun tetap niatnya adalah niat puasa sunnat lillahitaalla..bukan niat puasa hari kelahiran dan niat puasa hari naas…
mohon jawabannya….kalau bisa mohon disertakan hadiz atau surat yang melarang atau menganjurkannya.
terima kasih , semoga kita semua selalu ditambahkan ilmu oleh Alloh SWT amien ya rabbal allamin….
Oleh: yogi on 16 Februari 2011
at 6:48 AM
aku biasa ppuasa senin kamis
kemudian aku bingung ketika hari itu bertepatan dengan hari maulid nabi muhammad SAW
apakah boleh berpuasa / tidak saat bertepatan hari besar islam/agama lain ? terima kasih
mohon di jawab via email
Oleh: cinta on 17 Februari 2011
at 12:54 AM
ass. pak ustad saya mau nanya,. saya pria berusia 24 tahun saya sudah banyak sekali malakukan dosa2, baik kecil maupun besar, terkadang saya sudah berputus asa menjalani kehidupan ini, terkadang punya tekat ingin mengakhiri hidup. terdakadang ingin dekat dengan sang pencipta,.. apakah tuhan masih sayang dengan saya pak ustad. apakah tuhan akan melaknat saya,…
Oleh: DAYAT on 8 Maret 2011
at 9:50 PM
assalaamu’alaikum….akhie, saya mau tanya.. pada malam hari saya tidak ada niatan untuk puasa pada esok hari….namu ba’da subuh tiba tiba ada niatan untuk puasa…. puasa ini anggap aja jatuh pada hari selasa atau rabu….apakah puasa seperti ini diperbolehkan… kalo iya tolong di disertakan juga hadist sama dasar dasarnya…. terima kasih…. Assalaamu’alaikum….
Oleh: bambang on 18 Maret 2011
at 3:57 PM
klo berhubungan di puasa sunah,apa hukumnya puasa 2 bln apa cuma batal puasanya aja?
Oleh: imam on 4 April 2011
at 4:42 PM
gimana niat puasa senin kamis ?
Oleh: Robbie Balboa on 8 April 2011
at 1:06 PM
Assalamu`alaikum,,,,,
saya mau tany bagaimana cara menjalankan puasa daud u/ wanita, soalnya wanita kan dapat menstruasi setiap bulannya.
ada batasan waktu g` u/ puasa dawud ? misalnya 1 bulan, 2 bulan dst.
Jazakumullah Khairon Kastiroo.
Wassalamu`alaikum,,,,
Oleh: any azahra on 18 April 2011
at 11:29 AM
assmualaikum…..
jika kita mmempunyai keinginan/cita2 yg ingin kita dapat dan kita raih, kita dpt mlksanakn puasa sunnah yg mna kah ?
tlong sklian kalender islamnya, kalo bisa dkirim ke e-mail saya cadas.intan@yahoo.com…
wassalammualaikum,,,
Oleh: cadas on 22 April 2011
at 1:43 AM
kalo cerita tentang puasa 3 hari selama sebulan itu bisa diceritain bang?
Oleh: pulzzahut on 23 Mei 2011
at 2:12 AM
Infonya bagus sekali.
Oleh: Menyediakan 10.000 Visitor IP Unik Indonesia on 5 Juni 2011
at 7:13 PM
Ass…saya mau nanya, dia selalu shalat lima waktu, tetapi dia juga melakukan maksiat, apakah shalatnya diterima oleh Allah. thanks sebelumnya
Oleh: ida on 6 Juni 2011
at 9:24 AM
Asslm…… saya mau tanya, ketika qt ingin berpuasa terutama puasa ndawud dan puasa tahunan, apakah qt hrus meminta ijazah dr sorang guru atau tdk?
seandainya sy mengerjakan puasa tersebut tanpa seorang guru bagaimana hukumnya?/ terimakasih sebelumnya,,,,,,,,,,
Oleh: Uyunk on 8 Juni 2011
at 7:59 AM
assalamu’alaikum warahmatullah..
menarik sekali melihat comentar dan jawaban akh zuhud..
smoga Allah meninggikan derajat antm dikarenakan ilmu yg disampaikan..
Oleh: rian on 11 Juni 2011
at 10:28 PM
Assalamu’alikum………..saya mau tanya, apakah salah seorang istri memarahi suaminya yang tidak berpuasa pada bulan Ramadhan dengan maksud untuk kebaikan agar suaminya berpuasa, dan apakah puasa sunah 6 hari sesudah Ramadhan (Puasa Syawal) boleh dilaksanakan, padahal kita belum membayar puasa yang kita tinggalkan pada bulan Ramadhan (karena haids) ?
Oleh: SITI JULAIHA on 13 Juni 2011
at 6:42 PM
klo puasa untuk hajat tertentu apa ya ? misalnya pengen di karuniai anak….
Oleh: siswoyo84 on 15 Juni 2011
at 9:44 AM
Assalamu’alaikum Wr.Wb……………….saya mau tanya, apa hukumnya bagi yang berpuasa apabila disiang hari berkumur dengan obat kumur guna mengurangi bau mulut?
Mohon diberikan penjelasannya.
Terima kasih,
Wassalamu’alaikum Wr.Wb
Oleh: elis on 21 Juni 2011
at 3:01 PM
Ass,Wr.Wb
Menurut Anda,puasa kejawen itu diharamkan nggak sich dalam Islam????
mhon dberi penjelasan yang sejelas – jelasnya……………………
Wassalam, Wr. Wb.
Oleh: rosyid on 23 Juni 2011
at 4:10 AM
Wa’alaikumussalam. Berikut saya kutipkan penjelasan Ibnu Taimiyah mengenai kumur di siang hari sewaktu puasa: “Adapun berkumur-kumur dan beristinsyaq (memasukkan air dalam hidung) dibolehkan bagi orang yang berpuasa berdasarkan kesepakatan para ulama. Nabi shollallohu ‘alaihi wa sallam dan para sahabat juga berkumur-kumur dan beristinsyaq ketika berpuasa. … Akan tetapi, dilarang untuk berlebih-lebihan ketika itu.” [Majmu’ Al Fatawa, 25/266]
Oleh: zuhudhi on 24 Juni 2011
at 9:44 PM
assallamuallaikum…saya mohon petunjuk…
saya dulu ber nazar..
“saya akan berpuasa 1 bulan penuh tanpa henti … jika dia (pacar saya) bahagia….
dan akir nya dia saat ini sudah bahagia,karena sudah di pinang oleh seorang Dokter dan kaya.
saya pun melaksanakan puasa itu…
setelah menjalani di hari yg ke-15 (pada hari jumat),saya bertemu seorang Ustad.
ustad itu menawarkan makanan ke saya.saya jawab, maaf ustad saya sedang berpuasa,lalu beliau bertanya,dan saya jelaskan…beliau menjelaskan,kalau hari jumat itu haram berpuasa kecuali di bulan Ramadhan.
Saya bingung ustad…
saya harus menyelesaikan puasa saya untuk menyelesaikan nazar ini…
karena yg saya tau nazar adalah hutang kita kita kepada ALLAH SWT.
Oleh: bonny on 7 Juli 2011
at 1:33 AM
assalamu’alaikum..
saya ingin bertanya, ada yg bilang pda waktu nisfu sya’ban kita di anjurkan untuk puasa selama 2 hari dan menjalankan sholat nisfu sya’ban 2 rokaat. apa itu benar??
terima kasih
wassalamu’alaikum
Oleh: dwi on 16 Juli 2011
at 10:23 AM
assalamualaikum.wr.wb. akhi karim, ana mau tanya gimana hukum puasa nisfu syakban, dan peringatan malam nisfu syakban berupa baca yasin dsb.,syukron atas jawabanya
Oleh: jamal on 17 Juli 2011
at 6:13 AM
Banyak juga ya jenis-jenis puasa sunah
Oleh: Brain on 20 Juli 2011
at 7:07 AM
Assalamualaikum.wr.wb.
Ustadz misalnya ada seseorang melaksanakan puasa Dawud (puasa sehari, dan tidak puasa sehari). Orang itu pasti akan melewati hari jum’at, itu hukumnya gimana ustadz ?
mohon pencerahannya…
Wassalamualaikum.wr.wb.
Oleh: Mahasto on 21 Juli 2011
at 7:34 PM
Assalamualaikum wr. wb
Saya suka puasa Dawud, disamping itu juga puasa Senin Kemis, dan tempo-tempo puasa putih ( tanggal 13,14 & 15 bulan Hijriyah). Nah kalau pas hari Senin bertepatan dengan puasa Dawud dan pas tanggal 15 bulan Hijriah saya niat 3 puasa ( Dawud, Senin, & Putih karena Allah) boleh kan ! He ..he .. he serakah kali ye
Hardjo Ungran
Oleh: Jl Diponegoro 37 Ungaran on 9 Agustus 2011
at 8:12 PM
Assalamu’alaikum wr. wb
ustad ! mohon penjelasan ttg puasa sunnah syawal, mana lebih baik mqodho dl atau mjlni puasa sunnah syawal (selama ini yg sy jalani mbayar dl hutang puasa baru puasa syawal alasn sy krn puasa qodho itu wajib hukmx smtr puasa syawal sunnah), mohn jg dikuatkan dgn dalil2x, tks. wass wr.wb ( by Ummu Palu )
Oleh: ummu amani asnhifa on 18 Agustus 2011
at 9:00 AM
Assalamulaikum….
Sy masih ragu dgn prnytaan org bhw diperbolehkn puasa 3hr menjelang hr kelahiran kt mslx kt lhr di hr Rabu mk kt puasa pd hr senin-rabu…ktx bnyk mnfaat n keutamaanx…trs ada doa2 khususx… Apakah diIslam n di al-quran atau hadist dijelaskn….sy mohon jwbn yg lengkp serta dalil2 yg menguatkn… Sukron akhi…
Mhon dbls lwt email ;
ani_tri90@ymail.com
Wassalamualikum…
Oleh: Ani, surabaya on 1 September 2011
at 12:52 PM
asalammualaikum..
saya mau bertanya,, boleh tidak sebelum melakukan puasa sunnah kita sahur?
mhon d bles lwt email : novi_zalvie@yahoo.co.id
trima kasih
Oleh: alfi on 8 September 2011
at 11:06 AM
asalamu’alaikum warahmatulohi wabarakatuh
saudara2 ni q mau tanya? di dalam bacaan sholat yang bebunyai ” allahumma sholi’ala muhammad waala alihi muhammad kamma sholaita ‘ala ibrohim wa’ala ibrohim”mengapa di bacaan sholat tersebut di sebut nama ibrahim padahal kita umat muhammad?terimakasih
Oleh: Arjhyan Ship on 11 September 2011
at 9:10 AM
assalamu’alaikum wr.wb
saya eko dari banjar . . . saya minta izin buat memperbanyak artikel anda di blogg saya . . . saya harap anda mengizinkan . . . sekian
wassalamualaikum wr.wb
Oleh: eko sulistio on 21 September 2011
at 10:52 AM
assalamu’alaikum wr.wb
ada anjuran puasa kelahiran, atau kalau di daerah saya dibilang ‘puasa wedal’, yaitu puasa sunnah yg dilakukan di hari kelahiran kita, bagaimana hukumnya?
dan gimana baca niatnya?
Oleh: rika vika on 21 September 2011
at 9:38 PM
Assalamu’alaikum…maap pak,saya seorg muallaf,mhon tanya ttg puasa senin kamis apakah boleh dirangkap (contoh: puasa hajad dgn ganti puasa Ramadhan)….dan adakah ketentuan untuk itu?
Saya baca dari atas comment2nya,saya blm mnemukan yg cocok dgn prtanyaan saya….sbg muallaf saya msh kurg dlm mlakukan perintah Allah dan mnjauhi sgla laranganNya….
Terima kasih,Pak…mhn maaf jka ada kslhan pnulisan atau ucapan salam,pak…
Oleh: Max Satria on 2 Oktober 2011
at 11:48 PM
siiiip
Oleh: EkXo PrAstyovic on 24 Oktober 2011
at 12:53 PM
assalamu’alaikum warrahmatullaahi wabarrakatuuh
Maaf akh, sy mau bertanya
ketika saya hamil saya tidak kuat berpuasa romadhan krn mual yg sangat parah (sering mual muntah)
Hutang smp 27hari
Sudah sy bayr fidyah
Tp sy bRu sanggup byr hutang 3hr wkt itu,
Sudah masuk ramadhan lg (thn ini)
utk puasa kali ini saya sudah bs berpuasa, dan hny berhutang 8hari
Yg saya tnykan,adalah:
hutang puasa saya ramadhan tahun lalu kan msh 24hr, apa dikali jd 2 ya?
Kan sudah lewat setahun
Soalny saya bener2 ga bs puasa slma hamil, sy melahirkan bulan april tahun ini.
Pas ramadhan th kmrn sy hamil muda.
begitu melahirkan sy blm bs sering2 puasa
Maka itulah hutang puasa saya msh banyak.
Lalu bgmana sy membyrnya
Dan bolehkah sy puasa sunnah sembari membayar hutang puasa ramadhan sya? Mohon dijawab ya akhi ana sgT membutuhkan pencerahan dr antum.
Semoga Allah meninggikan derajat Antum. Amin.
Syukron katsir.
Wassalamu’alaikum warrahmatullahi wabarrakatuh.
Oleh: bundanya Annisa on 24 Oktober 2011
at 10:08 PM
Assalamualaikum Wr. Wb,,
Ustadz saya niat untuk puasa bln djulhijah,, namun saya mempunyai utang qodlo Ramadhan 10 hari,,
1. bagaimana cara melaksanakannya,, bisakah dengan 2 niat sekaligus?
2. Tg 10 djulhijah kan hari yang dilarang untuk berpuasa,, namun saya pernah mendengar katanya sebelum sholat iedul adha kita dianjurkan tidak makan minum dulu,, kebalikan dengan iedul fitri kita dianjurkan untuk makan minum dulu (batal),,
Mohon penjelasannya ustadz,,
Wassalamualaikum Wr. Wb,,
Oleh: sumiyati on 26 Oktober 2011
at 9:21 AM
aslkm….
Ana mau brtany, apa bacaan niat puasa 10 hari sebelum hari raya idul adha, dan puasa sunat lainnya
Terimah kasih sebelumnya, atas jawabannya
Oleh: alfiyyah on 31 Oktober 2011
at 5:45 AM
Bagaimana jika ingin terus berpuasa jangkau wktu hri ini dan dilanjutkan trus berpuasa di hri2 berikuty…
Oleh: Juanda cutz on 1 November 2011
at 8:35 AM
Banyak hal yg kita tidak tau..Apa rahasia Allah di balik Puasa..
Oleh: Iwan Sambori on 2 November 2011
at 8:01 AM
Doa niat puasa sebelum idul adha ap ea . ??
Oleh: Rahmat rendika on 2 November 2011
at 10:23 AM
tks atas tulisannya, @Rahmat rendika : niat itu ada di dalam hati mas ^_^
Oleh: Heru S. on 3 November 2011
at 8:15 AM
assalamu’alaikum warrahmatullaahi wabarrakatuuh
Maaf sy mau bertanya kalau puasa setiap hari itu gmn ya??? di perboleh kan atau tidak??? terimakasih
Oleh: joe on 3 November 2011
at 4:11 PM
trims atas infonya..sangat berguna …http://sigitmunadi.wordpress.com/
Oleh: otolines on 3 November 2011
at 5:56 PM
Assalammu’alaikum
ikhwan fillah. ana ijin ikut-an ngramaiin blog ini ya. ini kebetulan ada ebook waktu2 utama sepanjang masa n amalan2 sunnah di dalamnya (shahih). smg bs bermanfaat
maturnuwun.
Judul : waktu-waktu yang utama (al aukhotul fadhiilah)
link : http://www.mediafire.com/?2z1ee9bdljqwx9p
Oleh: sifulan on 4 November 2011
at 2:03 PM
Assalamualaikum…
@ Semuanya :
Jika ada komentar yang tidak/belum saya tanggapi, mohon maaf, itu karena keterbatasan ilmu dan waktu saya. Kemudian untuk komentar yang berupa pertanyaan, mohon sebelum menuliskan pertanyaan Anda, bacalah keseluruhan artikel dan komentar yang ada, barangkali jawabannya sudah ada di sana, jadi saya tidak perlu mengulangi menuliskan jawaban untuk pertanyaan yang sama. Syukron jazakumulloh.
Oleh: zuhudhi on 4 November 2011
at 9:59 PM
Apakah ad hari yg tidk di perbolehkan untuk membyar puaza nazar . . . .
Oleh: Octa on 5 November 2011
at 6:32 PM
Assalaamu’alaikum,
ustadz saya mohon jawabannya bolehkah muslimah bekerja untuk membantu suami mencari nafkah sementara pekerjaan rumah tangga dan mengasuh anak-anak diserahkan ke pembantu selama ia bekerja, apakah ia berpahala karena membantu suaminya, atau kah justru berdosa karena meninggalkan kewajiban utamanya mengurus rumah tangga, saya berencana berhenti bekerja bila yang saya lakukan menyalahi syariah/tidak diridhoi Allah, jazakAllah khoir
Oleh: liza on 10 November 2011
at 2:33 PM
semakin kita tau arti puasa sunat
semakin kuat keinginan sll puasa sunat….
Oleh: Kemala Deni on 14 November 2011
at 9:47 AM
Assalamualaikum ustadz,
Saya mau tanya semua puasa wajib dan sunah berdasarkan kalender hijriyah, bagaimana cara pelaksanaan puasa senin – kamis kebanyakan menggunakan kalender masehi.
Mohon bimbingannya.
Mohon di e-mail ke saya.
Terimakasih
Oleh: salam on 16 November 2011
at 4:55 PM
Trima kasih ats infrmasinya, semnga kita semua dpt menjalankan puasa sunah tsb secara rutin.
Amien. .
Oleh: Deni on 17 November 2011
at 3:21 PM
terima kasih atas informasi nya… smoga Allah slalu mengampuni kita…..
Oleh: Arifin Nasution on 23 November 2011
at 1:53 PM
assalamu’alaikum warahmatullah..
ustadz…sya mw tnya…
bagaimana hkum puasa nadzar apabila kita blum bisa mlaksanakannya???
sebab ktika sya mlaksanakan puasa tersebut, saya jatuh sakit. lambung saya bengkak.
apa boleh di batalkan???
Oleh: rita on 24 November 2011
at 9:04 AM
Ass…
tRima kasih atas info.x..
sBagai sorang muslimah yG baik,, info sprti itu harus diprbanyak lg..
Oleh: Triyamousse Slalu Indah on 25 November 2011
at 11:23 AM
Alhmdulillah yach..
Terima kasih saya ucapkan, karna dengan ini saya banyak memetik manfaatnya. Insya ALLAH saya akan melaksanakan puasa2 sunnah tersebut. Amin..
Oleh: Mira satriana on 30 November 2011
at 3:02 AM
Assalamu’alaikum…saya sedikit berdebat dengan suami tentang puasa sunnah. Suami saya cerita kalau waktu masih muda dulu, dia pernah berpuasa selama 21 hari. Terus saya kasih masukan kalau dalam Islam itu gak boleh puasa terus menerus, karena gak ada tuntunannya. Kecuali bulan Ramadhan. Saya juga mau tanya nih. Orang Jawa, khususnya, khan suka puasa waktu wetonnya/hari kelahiran. Hukumnya gimana tuh Tadz ? Saya gak pernah ngelakuin krn saya gak yakin ada tuntunannya. Mohon penjelasannya. Terima kasih dan wassalamu’alaikum…
Oleh: tri astini on 5 Desember 2011
at 6:13 PM
Assalamualaikum
Tolong kirimin doa niat seluruh puasa sunnah terutama puasa senin kamis..
Trimakasih
Oleh: pindi on 6 Desember 2011
at 2:05 AM
Puasa 3 hari tiap bln itu.di bln hijrah atau masehi
Oleh: hamdayani.h on 8 Desember 2011
at 11:33 AM
bagaimana bacaan niatnya………?????
Oleh: khairul umam on 8 Desember 2011
at 9:20 PM
Tolong kirimin doa niat seluruh puasa sunnah terutama puasa senin kamis..
Trimakasih
Oleh: khairul umam on 8 Desember 2011
at 9:26 PM
Assalamu’alaikum,
Ustad saya mau tanya, apakah boleh jika hari kamis kemarin saya puasa, lalu jumat – minggu ini bertepatan dgn tanggal 13,14,15, dan saya ingin puasa juga , lalu saya teruskan puasa lagi pada hari seninnya untuk puasa senin kamis?
mohon jawabannya ustad. Terima kasih sebelumnya
Oleh: yantiakana on 9 Desember 2011
at 9:02 AM
@ khairul umam
tidak ada dalil yang tegas tentang lafal niat puasa sunnah. Niat cukup di dalam hati. Pertanyaan yang sama pernah ditanyakan di komentar sebelumnya, dan sudah saya jawab. Mohon lihat komentar yang lain dulu sebelum berkomentar. Lihat juga artikel ini. Wallohu a’lam.
Oleh: zuhudhi on 10 Desember 2011
at 3:48 PM
@ hamdayani
Islam tidak mengenal penanggalan Masehi, jadi jelas di sini yang dipakai adalah penanggalan Hijriah.
Oleh: zuhudhi on 10 Desember 2011
at 3:52 PM
@ tri astini
Wa’alaikumussalam.
Jika tidak ada tuntunan/dalil ya jangan dilakukan. Telah masyhur bahwa “Hukum asal ibadah adalah HARAM, kecuali yang DIPERINTAHKAN (untuk melakukannya)”. Wallohu a’lam.
Oleh: zuhudhi on 10 Desember 2011
at 3:55 PM
Assalamu’alaikum…
saya mau tanya mengenai puasa senin – kemis, sampai berapa minggu atau bulan puasa senin kemis bisa dilakukan….? apakah terus menerus atau sebatas beberapa bulan saja .
terimakasih atas bantuanya
wassalamu’alaikum…warohmatulloh..
Oleh: anang H on 19 Desember 2011
at 1:46 PM
mungkin masih jauh dari pengetahuan ISLAM. bisa jg saya masih dibilang islam KTP. andai saja ada yg mau berbesar hati membawa saya. mengajarkan saya tentang ibadah. saya akan sangat b’terimakasih. saya perlu bimbingan. tolong hub saya jika anda mau membagi ilmu islam nya… 081331939505 / EMAIL : dedybelitung@gmail.com
Oleh: DED on 19 Desember 2011
at 11:15 PM
Assalamu’alaikum…
Bismillah…
akhi, apa yang dimaksud kata salaf? apakah kita wajib berpegang teguh pada manhaj salaf?
bagaimana cara kita mendapatkan ilmu agama yang benar?
kenapa saya selalu sulit untuk menghapal?
apa sih bid’ah itu? apa betul ada bid’ah yg baik dan bid’ah tidak baik?
bagaimana dengan sholat tarawih 20 raka’at? apakah itu bid’ah yang baik?
Afwan. Syukron.
Oleh: fadhlan on 22 Desember 2011
at 3:17 PM
Assalamualaikum
mohon penjelasan rentang puasa senin
Oleh: rere on 22 Desember 2011
at 4:36 PM
assalamu’alaikum warahmatullah..
ustadz…sya mw tnya…
bagaimana hkum puasa nadzar apabila kita blum bisa mlaksanakannya???
sebab ktika sya mlaksanakan puasa tersebut, saya jatuh sakit. lambung saya bengkak.
apa boleh di batalkan??atau bolehkah di gantikan org lain???
trimksih
Oleh: nurita on 30 Desember 2011
at 8:19 AM
Apa mksd dri puasa daud
Oleh: nani on 30 Desember 2011
at 10:19 AM
niat dari setiap puasa sunah apa aja?
terimakasih.:)
Oleh: ari setia ardi on 30 Desember 2011
at 12:47 PM
Allhmdllah,sya sgt snang dg adanya situs ini..
Smg kita semuanya akan ditolong oleh ALLAH SWT..
Amien ya rabb..
Smg makin jaya dan Tetap eksis..
Oleh: oxigen dk on 1 Januari 2012
at 7:54 PM
Asslkum wr.wb…
tlg jelaskan tentang tidak wajib mengiringi puasa senin dgn kamis atau sebaliknya beserta hadits/dalilnya.
sukron
Oleh: antha on 3 Januari 2012
at 9:04 PM
Kajian yg indah tapi hati hati jangan hanya terjebak pada sari’ah
Oleh: Didie on 18 Januari 2012
at 6:09 AM
assalamu’alaikum ka” mau tanya nihhh
apakah ada dali mengenai “puasa hajat”
kalo tdk apakah kita boleh melakukan nya?
syukrin katsir “”
Oleh: riena khanzena on 1 Februari 2012
at 12:34 PM
thanks infonya,.
Oleh: aly on 6 Februari 2012
at 9:38 AM
puasa daud pelaksanaanya hari apa aja,,,dan hari apa yang dilarang berpuasa
Oleh: husin on 9 Februari 2012
at 7:53 PM
Bkgaj
Oleh: Toheri on 12 Februari 2012
at 1:26 PM
saya mau tanya….
klo saya berniat puasa senin kamis, tpi saya bangun sudah terbit fajar dan tidak saur . apa niat dan puasa saya diterima ????
saya tunggu jawabannya, dan terima kasih………
Oleh: dahlia on 16 Februari 2012
at 7:54 AM
Emg bner ia puasa pda hari jum’at tidak dperbolehkan puasa?
Oleh: Ragil ahmad. on 19 Februari 2012
at 2:51 PM
asalamualaikum wr.wbb
sy mau tanya kalau puasa hari kelahiran hukumnya bagaimana?disamping sy melakukan puasa senin kamis.
terimakasih.
wasalam
Oleh: anton on 24 Februari 2012
at 3:18 PM
Asslmu’alaikum.wr.wb
saya ingin brtnya tntang taubat yg sbnar-benarnya,,
caranya bgaimana sih.?
Wassalam.wr.wb
Oleh: Laras on 10 Maret 2012
at 7:57 AM
assalamualaikum, saya mau bertanya, misalkan kita lupa utang puasa kita itu berapa hari, jadi bayarnya harus bagaimana? tolong berikan solusinya, terima kasih, waalaikumsalam.
Oleh: rizka imah lestari on 12 Maret 2012
at 9:48 AM
kalo cewek puasa dalail itu gimana,,
kan harus puasa 3 tahun berturut2,,n cewek kan tiap bulan pasti berhalangan, apa itu masih bisa dikatakan puasa dalail..
lalu kalo pas lebaran gitu ato hari tasyrik apa jga wajib meneruskan puasa dalailnya..??
mohon dijawab…?
Oleh: khoiriyah on 25 Maret 2012
at 11:13 PM
Ya Alloh….,masukkanlah kami kedalam golongan orang2 ahli sunah.aamiin.
Oleh: Rukhayati on 1 April 2012
at 4:33 PM
saya ingin ilmu tentang puasa sunah ini bisa masuk ke profil facebook saya,agar anak2 didik saya dapat ikut membacanya.tapi sayang saya blm tau caranya.
Oleh: Rukhayati kaderi on 1 April 2012
at 4:42 PM
Apakah ada dosa bagi orang yang membatalkan puasa sunah dengan sengaja?
Oleh: Sovi sofila on 9 April 2012
at 4:46 AM