Puasa Sunnah

Segala pujian yang terbaik hanya milik Alloh Ta’ala yang telah mensyariatkan bagi hamba-Nya ibadah-ibadah yang sunnah di samping ibadah yang wajib. Sehingga kaum muslimin mempunyai kesempatan yang amat banyak untuk menutupi dan menambal kekurangan yang ada pada ibadah-ibadah wajib. Dan juga sebagai simpanan yang dapat memperberat timbangan di hari kiamat kelak. Di antara ibadah sunnah yang disyariatkan oleh Alloh kepada umat ini adalah puasa sunnah.
Adapun macam-macam puasa sunnah beserta keutamaannya masing-masing yaitu:

  1. Puasa enam hari di bulan Syawal, baik dilakukan secara berturutan ataupun tidak. Keutamaan puasa romadhon yang diiringi puasa Syawal ialah seperti orang yang berpuasa selama setahun (HR. Muslim).
  2. Puasa sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah, yang dimaksud adalah puasa di sembilan hari yang pertama dari bulan ini, tidak termasuk hari yang ke-10. Karena hari ke-10 adlah hari raya kurban dan diharomkan untuk berpuasa.
  3. Puasa hari Arofah, yaitu puasa pada hari ke-9 bulan Dzuhijjah. Keutamaan: akan dihapuskan dosa-dosa pada tahun lalu dan dosa-dosa pada tahun yang akan datang (HR. Muslim). Yang dimaksud dengan dosa-dosa di sini adalah khusus untuk dosa-dosa kecil, karena dosa besar hanya bisa dihapus dengan jalan bertaubat.
  4. Puasa Muharrom, yaitu puasa pada bulan Muharrom terutama pada hari Assyuro’. Keutamaannya adalah bahwa puasa di bulan ini adalah puasa yang paling utama setelah puasa bulan Romadhon (HR. Bukhori)
  5. Puasa Assyuro’. Hari Assyuro’ adalah hari ke-10 dari bulan Muharrom. Nabi sholallohu ‘alaihi wasssalam memerintahkan umatnya untuk berpuasa pada hari Assyuro’ ini dan mengiringinya dengan puasa 1 hari sebelum atau sesudahnhya. Hal ini bertujuan untuk menyelisihi umat Yahudi dan Nasrani yang hanya berpuasa pada hari ke-10. Keutamaan: akan dihapus dosa-dosa (kecil) di tahun sebelumnya (HR. Muslim).
  6. Puasa Sya’ban. Disunnahkan memperbanyak puasa pada bulan Sya’ban. Keutamaan: bulan ini adalah bulan di mana semua amal diangkat kepada Robb semesta alam (HR. An-Nasa’i & Abu Daud, hasan).
  7. Puasa pada bulan Harom (bulan yang dihormati) yaitu bulan Dzulqa’dah, Dzulhijjah, Muharrom, dan Rojab. Dianjurkan untuk memperbanyak amal ibadah pada bulan-bulan tersebut termasuk ibadah puasa.
  8. Puasa Senin dan Kamis. Namun tidak ada kewajiban mengiringi puasa hari Senin dengan puasa hari Kamis atau sebaliknya. Keduanya merupakan hari di mana amal-amal hamba diangkat dan diperlihatkan kepada Alloh.
  9. Puasa tiga hari setiap bulan. Disunnahkan untuk melakukannya pada hari-hari putih (Ayyaamul Bidh) yaitu tanggal 13, 14, dan 15 setiap bulan. Sehingga tidaklah benar anggapan sebagian orang yang menganggap bahwa puasa pada harai putih adalah puasa dengan hanya memakan nasi putih, telur putih, air putih, dsb.
  10. Puasa Dawud, yaitu puasa sehari dan tidak puasa sehari. Keutamaannya adalah karena puasa ini adalah puasa yang paling disukai oleh Alloh (HR. Bukhori-Muslim).

Demikianlah beberapa jenis puasa sunnah yang disyariatkan dalam agama ini. Kita memohon kepada Alloh agar diberikan rasa cinta dalam diri kita terhadap amalan yang dapat mendekatkan diri ini kepadaNya.

————————————————-

*) disadur dari buletin Jumat At-Tauhid Jogja

Responses

  1. Asslm.wr.wb.
    Trus gimana ya klo puasa sunnah, macamnya kita rangkap…boleh ngak?ex. puasa senin&kamis plus puasa daud,jadi dlm satu minggu bisa 2 hari tdk berpuasa….
    Wassm.wr.wb

  2. Menurut ku nggak masalah, hanya saja kalau puasa Dawud di gabung dengan Senen Kamis, pada minggu yg ke dua, tdk bisa konsistent artinya salah satu di batalkan karena harinya bersamaan.

  3. Assalamualaikum wr.wb
    Terima kasih yuah atas teks ini
    karena saya baru dengar ada puasa dawud yaitu puasa sehari dan tidak puasa sehari.

    sudah terima kasih…….

  4. Ass.Wr.WB
    Saya mau tanya, apabila seseorang telah bersumpah untuk tidak melakukan suatu maksiat tetapi suatu ketika ia melakukan maksiat sekali lagi, bagaimana hukum pada orang tersebut ? Dan apa yang harus dilakukan untuk menebus kesalahannya?

  5. Apa kegunaan dri puasa senin&kamis,dan apa hukumnya..?

  6. @ Akh Fajar
    Wa’alaikumsalam warohmatulloh wabarokatuh.
    Saya belum bisa menjawab pertanyaan Anda, sebab belum menemukan referensi tentang hal itu. Pencarian terus dilakukan, jadi stay tuned di situs ini.

    @ Akh Ipung
    Klo bisa disertakan hujjah/dalilnya ya….

    @ Akh/Ukhti Iya
    Wa’alaikumsalam warohmatulloh wabarokatuh.
    Sama-sama. Tips dari saya, rajinlah mempelajari ilmu agama agar kata-kata “saya baru dengar” lebih cepat diucapkan oleh Anda. Sebelum ajal menjemput, hendaknya amalan-amalan ibadah, baik yang wajib, sunnah, ataupun “cuma” mubah, sudah diketahui ilmunya.

  7. @ Akh Kevin
    Wa’alaikumsalam warohmatulloh wabarokatuh.
    Baik. Ini saya kutipkan dari jawaban Syaikh Ibnu Baz, menjawab pertanyaan yang kurang lebih serupa dengan pertanyaan Anda. Sebagai berikut:

    “Katakanlah, ‘Hai hamba-hambaKu yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu terputus asa dari rahmat Alloh. Sesungguhnya Alloh mengampuni dosa-dosa semuanya. Sesungguhnya Dia-lah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang’.” (Az-Zumar: 53).

    Para ulama bersepakat bahwa ayat ini turun berkenaan dengan orang-orang yang bertaubat. Barangsiapa yang bertaubat dari dosa-dosanya dengan taubat yang semurni-murninya, maka Alloh mengampuni dosa-dosanya semuanya, berdasarkan ayat ini dan berdasarkan firmanNya,

    “Hai orang-orang yang beriman, bertaubatlah kepada Alloh dengan taubat yang semurni-murninya, mudah-mudahan Rabb kamu akan menutupi kesalahan-kesalahanmu dan memasukkan kamu ke dalam surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai.” (At-Tahrim: 8).

    Alloh سبحانه و تعالى mempertalikan penghapusan kesalahan-kesalahan dan masuk surga pada ayat ini dengan taubat yang semurni-murninya, yaitu pertaubatan yang mencakup meninggalkan dosa, waspada terhadapnya, menyesali apa yang pernah dilakukannya, bertekad bulat untuk tidak kembali kepadanya, karena mengagungkan Alloh سبحانه و تعالى, menginginkan pahalanya, dan takut terhadap siksanya. Dan di antara syarat taubat ialah mengembalikan hak-hak yang dizhalimi kepada yang berhak menerimanya atau mereka memaafkannya, jika kemaksiatan tersebut berupa kezhaliman yang menyangkut darah, harta dan kehormatan. Jika ia sulit meminta maaf dari saudaranya menyangkut kehormatannya, maka ia banyak berdoa untuknya, dan menyebut kebaikan-kebaikan amal yang dilakukan olehnya di tempat-tempat di mana ia pernah menggunjingkannya; karena kebaikan-kebaikan akan menghapuskan keburukan-keburukan. Alloh سبحانه و تعالى berfirman,

    “Dan bertaubatlah kepada Alloh, hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung.” (An-Nur: 31).

    Alloh تعالى سبحانه و mengaitkan dalam ayat ini keberuntungan dengan taubat. Ini menunjukkan bahwa orang yang bertaubat itu orang yang beruntung lagi berbahagia. Jika orang yang bertaubat mengiringi taubatnya dengan iman dan amal shalih, maka Alloh menghapuskan keburukan-keburukannya dan menggantinya dengan kebajikan-kebajikan. Sebagaimana firman Alloh سبحانه و تعالى dalam surah al-Furqan, ketika menyebutkan kesyirikan, membunuh dengan tanpa hak dan zina,

    “Dan orang-orang yang tidak menyembah ilah yang lain beserta Alloh dan tidak membunuh jiwa yang diharamkan Alloh (membunuhnya) kecuali dengan (alasan) yang benar, dan tidak berzina, barangsiapa melakukan demikian itu, niscaya dia mendapat (pem-balasan) dosa (nya), (yakni) akan dilipat gandakan adzab untuknya pada hari kiamat dan dia akan kekal dalam adzab itu, dalam keadaan terhina, kecuali orang-orang yang bertaubat, beriman dan mengerjakan amal shalih; maka mereka itu kejahatan mereka diganti Alloh dengan kebajikan. Dan adalah Alloh Maha Pengam-pun lagi Maha Penyayang.” (Al-Furqan: 68-70).

    Di antara sebab taubat ialah ketundukan kepada Alloh, memohon hidayah dan taufik kepadaNya, serta agar Dia memberi kurnia berupa taubat kepadamu. Dialah Yang berfirman,

    “Berdoalah kepadaKu,niscaya akan Kuperkenankan bagimu.” (Al-Mukmin: 60).

    Dialah Yang berfirman,

    “Dan apabila hamba-hambaKu bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang mendoa apabila ia berdoa kepadaKu.” (Al-Baqarah: 186).

    Di antara sebab-sebab taubat juga dan istiqamah di atasnya ialah berteman dengan orang-orang yang baik dan meneladani amalan-amalan mereka, serta menjauhi berteman dengan orang-orang yang jahat. Shohih dari Rosululloh صلی الله عليه وسلم bahwa beliau bersabda,
    اَلْمَرْءُ عَلىَ دِيْنِ خَلِيْلِهِ فَلْيَنْظُرْ أَحَدُكُمْ مَنْ يُخَالِلْ

    “Seseorang itu tergantung agama temannya, maka hendaklah salah seorang dari kalian memperhatikan kepada siapa berteman.” (HR. Abu Daud dalam al-Adab, no. 4833; at-Tirmidzi dalam az-Zuhd, no. 2378; Ahmad, no. 8212).

    Beliau bersabda,
    مَثَلُ اْلجَلِيْسِ الصَّالِحِ وَاْلجَلِيْسِ السُّوْءِ كَحَامِلِ اْلمِسْكِ وَنَافِخِ الْكِيْرِ فَحَامِلُ اْلمِسْكِ إِمَّا أَنْ يُحْذِيَكَ وَإِمَّا أَنْ تَبْتَاعَ مِنْهُ وَإِمَّا أَنْ تَجِدَ مِنْهُ رِيْحاً طَيِّبَةً وَنَافِخُ الْكِيْرِ إِمَّا أَنْ يَحْرِقَ ثِيَابَكَ وَإِمَّا أَنْ تَجِدَ رِيْحاً خَبِيْثَةً

    “Perumpamaan teman yang shalih dan teman yang buruk ialah seperti pembawa minyak wangi dan pandai besi. Pembawa minyak wangi mungkin akan memberi minyak kepadamu, kamu membeli darinya, atau kamu mencium baunya yang harum. Sedangkan pandai besi mungkin akan membakar pakaianmu atau kamu mencium bau yang tidak sedap.” (HR. Al-Bukhari dalam al-Buyu’, no. 2101; Muslim dalam al-Birr wa ash-Shilah, no. 2628).

    –> versi lengkap (pdf) bisa didownload di sini.

  8. @ Akh Anto
    Hari Senin dan Kamis memiliki keistimewaan dibanding hari-hari yang lain, khususnya menyangkut ibadah puasa ini. Selain itu, Rosululloh sholallohu ‘alaihi wa sallam, sebagai teladan yang baik, lebih sering berpuasa pada hari Senin dan Kamis. Hal ini berdasarkan pada hadits Abu Huroiroh rodiyallohu ‘anhu, bahwa Rosululloh sholallohu ‘alaihi wa sallam lebih sering berpuasa pada hari Senin dan Kamis, lalu orang-orang bertanya kepadanya mengenai sebab puasa tersebut, lalu Nabi saw menjawab, “Sesungguhnya amalan-amalan itu dipersembahkan pada setiap Senin dan Kamis, maka Alloh berkenan mengampuni setiap muslim, kecuali dua orang yang bermusuhan, maka Alloh berfirman, “Tangguhkanlah kedua orang (yang bermusuhan ) itu!” (HR Ahmad dengan sanad yang shohih).

    Kemudian, dalam shohih Muslim diriwayatkan bahwa Rosululloh sholallohu ‘alaihi wa sallam ditanya orang mengenai berpuasa pada hari Senin, maka beliau bersabda, “Itu hari kelahiranku dan pada hari itu pula wahyu diturunkan kepadaku.” (HR Muslim).

    Mengenai hukum Puasa Senin-Kamis, sesuai dengan judul artikel ini, hukumnya sunnah.

  9. assalamualaikum..
    kebodohan saya adalah tdk pernah menghafalkan atau mengingat hari2 yg disunahkan untuk puasa, juga tdk ada yg mengingatkan.. jd sy mhn bantuannya ttg tanggal2nya, apalagi kalender sy g ada hijriahnya..tlg email donk..untuk 2008 ini..
    ta_leste@plasa.com
    sukron katsir

  10. wa’alaikumsalam warohmatulloh.
    Hal seperti itu bukanlah kebodohan, tetapi lebih kepada sebuah ketidakpedulian. Ya, mudah-mudahan dengan ini Anda menjadi lebih “peduli”. Baik, kalender yang ada hijriahnya sudah saya kirimkan via japri (e-mail). Semoga bermanfaat dan semoga Anda bisa lebih istiqomah. Coba juga kunjungi situs ini.

  11. Assalamualaikum WR WB
    Syukron atas infonya tentang puasa sunnah
    Tolong dimuat maslah TAUHID

    Wa’alaikum salam warohmatullohi wabarokatuh
    Iya, semoga dapat memberi manfaat bagi yang membacanya. Mengenai artikel TAUHID, materinya sedang “dimatangkan”. Jadi, tunggu saja. Namun secara sepintas telah dijelaskan di halaman ini.

  12. Assalamualaikum WR.WB

    Mua tanya untuk puasa 3 hari dari 1 bulan itu berarti kita puasa seperti hal nya kta puasa senin – kamis kan?? jadi kita puasa dr matahari belum terbit sampai matahari terbenam ( Magrib), lalu buka, dan esok harinya kita lanjutkan puasa yang sama. betul begitui atau tidak?? makasih

    Jawaban pertanyaan dari ukhti (atau akhi??) Riri: YA, BETUL. Waktu durasi puasa 3 hari dalam 1 bulan sama seperi puasa-puasa yang lain, yaitu dari sebelum terbit matahari (sebelum waktu subuh) sampai terbenamnya matahari (maghrib). Jadi bukannya puasa 3 hari nonstop. Sebab puasa model begini dilarang Rosululloh sholallohu ‘alaihi wassallam. Bahkan jangankan 3 hari nonstop, puasa 2 hari nonstop (puasa wishol) saja dilarang bagi kita, meskipun Rosululloh sholallohu ‘alaihi wassallam melakukannya. Yang diperbolehkan adalah menyambung puasa maksimal sampai waktu sahur keesokan harinya. Dalam sebuah hadits Rosululloh sholallohu ‘alaihi wassallam bersabda, yang artinya, “Barangsiapa yang ingin menyambung puasa maka hendaklah dia menyambung puasa sampai sahur saja” [Diriwayatkan oleh Bukhori, Kitab Shoum. Bab Wishol (menyambung puasa) sampai Sahur 19670)]

  13. assalam mualaikum WR WB

    dalam hadist apakah ada bahwa laki-laiki tidak boleh memakai baju kuning? makasih

    >>> wa’alaikum salam warohmatulloh wabarokatuh.
    Ya, memang ada hadits yang melarang seseorang sholat menggunakan baju berwarna kuning. Berikut hadits-nya:
    ———————-
    Dari Abdullah bin ‘Amr Radhiyallahu ‘anhu bahwasanya Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam rnelihat kepadanya dalam keadaan memakai dua pakaian yang berwarna kuning, maka beliau berkata:

    “Sesunguhnya ini jenis pakaian dari pakaiannya orang kafir, maka janganlah kamu memakainya” [Telah dikeluarkan oleh Muslim, Imam Ahmad, Ibnu Sa'd, Al-Hakim]

    Al-Baihaqi menukil perkataan asy-Syafi’i, bahwasanya dia berkata: “Saya melarang seorang laki-laki terhadap perkara yang halal dalam segala keadaan, yaitu melumuri dirinya dengan za’faran (warna za’faran semisal seperti warna kunyit – zuh). Jika dia telah melumurinya dengan za’faran, maka diperintahkan untuk mencucinya. Dan saya memberi rukhsah dengan pakaian yang diberi warna kuning, kecuali apa yang telah dikatakan oleh Ali: “Dia telah melarang aku”. dan aku (Asy Syafi’i) tidak mengatakan: “Dia telah melarang kalian.”

    Al-Baihaqi berkata: “Dan telah datang perkataan yang demikian itu dari selain ‘Ali dan dia (al-Baihaqi) mengaitkan hadits Ibnu ‘Amr yang lalu. Kemudian berkata:

    “Kalau yang demikian itu sampai kepada asy-Syafii tentu dia akan mengatakannya (bukan hanya pakaian yang dicelup za’faran melainkan semua baju berwarna kuning) dalam rangka mengikuti sunnah sebagaimana kebiasaannya”

    Adapun al-Baihaqi radhiallahu’anhu telah mendalami permasalahan di dalam Ma’rifatus sunan dan ia rnenukilkan pembicaraannya tersebut. Dan ia berkata: “orang-orang sholat tidak menyukai baju yang diberi warna kuning, dengan pendapat ini telah berkata Abu Abdullah al-Halimi dari teman-teman kami, sedangkan sekelompok orang memberi keringanan di dalamnya dan sunnah itu lebih Utama untuk diikuti. Wallohu a’lam.
    Sumber: http://sunniy.wordpress.com/
    ———————-

    Sebenarnya larangan-larangan dalam hal berpakaian di dalam sholat tidak hanya mengenai warna saja. Mengenai hal ini akan saya bahas dalam artikel saya nanti. insya Alloh. Tunggu saja.

  14. Trima kasih,sy jd lebih mengerti ttng islam dgn adny pembhasan2 seperti ini,memberikan wawasan yg luas pd sy..thx

  15. syukron, ana jadi dapet tambahan ilmu dan info baru mengenai puasa. (terutama yg puasa sunnah). Doakan ana bisa istiqomah ya…

    Sebenarnya gimana sih Islam memandang olahraga beladiri semacam pencak silat, karate, dsb ?? Dalam arti bela diri yang sesungguhnya lho ( bukan yg pake tenaga dalam). Jadi yang murni kekuatan fisik. Soalnya dalam beladiri tertentu seperti karate ato Taek won do ada ritual/gerakan membungkkan badan (hampir kaya rukuknya sholat) pada sesama partner latihan ataupun guru pd waktu pembukaan & penutupan latihan. Bahkan kalo dlm karate ada gerakan nyembah2/ sujud kpd guru (sinpei) sbg bentuk penghormatan. Guru dan murid saling menundukkan kepala sampai nyentuh lantai. Itu pas mau latihan dan pas penutupannya.

    Memang sih cuman bagian dari tradisi daerah asalnya, Karate (Jepang) & Taek Won Do (Korea). Saya kira masih banyak aliran beladiri2 impor yang ada ritual2 kayak gitu.
    Pertanyaannya boleh ga’ kita ikut2an hormat pada guru dlm karate dan tae kwon do sampai mbungkuk2 gitu? Ana dengar kita hanya boleh rukuk dan sujud kepada Allah. Trus kalo kita tetep ngelakuin untuk formalitas aja gimana? Boleh ga’ sih kita ikut beladiri2 kayak gitu? Bagaimana Islam memandangnya? Ada nggak beladiri islam (yg islami, beladiri dari Tanah Arab mungkin kalo ada) ? syukron sebelumnya

    >>> Baik, soal jawaban tentang beladiri Islami, saya kutipkan dari situs yang membahas tentang beladiri Thifan Po Kan. Mengenai Thifan sendiri Anda bisa mencari informasi di internet atau mengunjungi situs tersebut. Berikut kutipannya:

    ————————

    Syarat mutlak sebuah beladiri dikatakan islami adalah

    1. Islami dari segi Aqidah

    2. Islami dari segi kesehatan

    ISLAMI DARI SEGI AQIDAH
    hal ini berarti bahwa beladiri tersebut haruslah bebas dari syirik, takhayul, khurafat, bid’ah, tasyabuh dll yang membahayakan aqidah

    untuk lebih jelasnya, agar kita terbebas dri segala bentuk perusak aqidah kita, gunakan metode penyelesaian sebagai berikut

    1. teliti janji yang diucapkan dalam beladiri

    Janji memegang peranan penting dalam beladiri dan akan menjiwai setiap gerak-gerik murid, sebagai muslim tentunya yang kita inginkan adalah jnji yang tidak menyalahi syariat

    2. Teliti lambang yang digunakan

    apakah lambang yang digunakan dlm beladiri itu menyalahi aqidah atau tidak?
    Contoh :
    Swastika (aqidah budha), Bintang segi enam yang terdiri atas dua buah segitiga sama kaki (lambang yahudi), dll

    3. Teliti cara penghormatannya

    Sikap tangan dalam penghormatan,tanpa kita sadari sering melambangkan akidah agama lain. Berikut kutipan arti sikap tangan (MUDRA) dalam kitab weda prikrama susunan G. Pudja terbitan tahun 1972 halaman 57
    “Tiap arah dengan nama mudra tersendiri dan tiap mudra melambangkan aspek dewata dengan arti dan tujuan tertentu”
    jdi jika kita melakukan suatu sikap penghormatn dengan sikap tangan yang melambangkan dewa tertentu, berarti kita telah menyekutukan Allah secara tidak langsung. Semoga Allah memaafkan ketidak tahuan kita.

    4. teliti pernafasan yang digunakan

    memahami teknik pernafasan sama pentingnya dengan memahami sikap tangan. Banyak teknik pernafasan yang menggunakan metode pernafasan agama lain yang bagi agama tersebut metode pernafasan itu ada sangkut pautnya dengan ibadah mereka (contoh pernafasan yoga)

    5. Teliti cara meningkatkan kemampuan diri

    Latihan fisik haruslah benar benar mengerahkan kemampuan fisik kita, jangan sampai kita campuri dengan sesuatu yang akan membuat kita terjebak dalam bid’ah, dan jangan pula terjebak dalam kesyirikan (semisal menggunakan bacaan bacaan tertentu dan upacara tertentu untuk meningkatkan kemampuan)

    6. Teliti cara melakukan gerakan jurus/ gerakan dalam beladiri

    Rosululloh melaknat wanita-wanita yang menyerupai (dalam berpakaian dan bersikap) pria, dan juga pria-pria yang menyerupai wanita (HR. Abu Daud)
    Hasil latihan dalam beladiri akan mempengaruhi fisik dan mental seseorang, jika perempuan mempelajari gerakan yang sebenarnya cocok untuk laki-laki, maka perempuan yang mempelajarinya akan terbawa ke alam laki-laki, tubuhnya akan menjadi kerasberotot bagaikan penarik gerobak, sehingga hal ini akan merusak fitrahnya sebagai perempuan.
    Dari cara berpakaian pun laki-laki dan perempuan tidak boleh sama, perempuan harus menggunakan pakaian yang tertutup auratnya namun tidak mempengaruhi gerakannya. Perempuan dan laki-laki tidak dapat berlatih dalam satu tempat yang sama, karena dikhawatirkan akan mengaburkan niat dalam berlatih beladiri

    ISLAMI DARI SEGI KESEHATAN
    suatu beladiri dikatakan islami dari segi kesehatan apabila beladiri tersebut sesuai dengan fitroh manusia dan tidak mencederai tubuh baik jangka pendek maupun jangka panjang
    contoh pelatihan yang salah:
    – Cara menendang yang salah, yaitu mengunci sendi lutut sehingga dua
    tulang di bawah tempurung lutut beradu dan mengakibatkan luka sendi;
    – Cara memukul yang salah, yaitu mengunci sendi sikut sehingga melukai tulang hasta;
    – Melakukan pemanasan yang tidak tertib / tidak berkaidah

    ————————

    Demikian Akh Seno. Semoga cukup membantu. Syukron.

    == zuhudhi ==

  16. Assalamualaikum Wr. Wb

    Saya mau tanya, apakah benar jika kita tidak boleh mulai berpuasa sunnah / mengganti puasa jika dimulai dari hari Jumat ?
    Contohnya : Saya berpuasa untuk mengganti puasa saya dimulai pada hari selasa lalu pada hari kamis saya berhenti berpuasa, lalu saya memulai berpuasa lagi pada hari jum’at. Apakah puasa saya sah jika dilakukan di hari Jumat ?
    Mohon diberikan penjelasan dengan disertai bukti pendukungnya (hadits dll )

    Terimakasih .
    Semoga Allah Swt selalu melimpahkan rahmatnya kepada kita semua amin

    Wassalamualaikum Wr.Wb

    >>> Wa’alaikum salam warohmatullohi wabarokatuh.
    Sebelum saya memberi tanggapan komentar, saya ingin mengingatkan kepada Ukhti Fitri khususnya dan pembaca sekalian pada umumnya, untuk tidak menyingkat ucapan salam. Kita harus dermawan dalam mendoakan saudara sendiri. Baik, pertanyaan soal hukum puasa sunnah di hari Jumat memang pertanyaan yang cukup sering dilontarkan. Di sini untuk jawabannya, saya mengutip artikel dari situs almanhaj yaitu di link ini, yaitu artikel tentang fatwa ulama besar Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin tentang “LARANGAN PENGKHUSUSAN PUASA HARI JUM’AT”. Saya mengutip artikel ini sebab jawaban beliau cukup sistematis, lengkap, dan dalilnya pun jelas. Berikut kutipannya:

    —————————-

    Pertanyaan.
    Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin ditanya : Apa alasan dilarangnya pengkhususan hari Jum’at untuk berpuasa ? Apakah termasuk juga puasa pengganti (pembayaran hutang puasa) ?

    Jawaban.
    Telah diriwayatkan dari Nabi Shollallohu ‘alaihi wa sallam bahwa beliau bersabda.

    “Artinya : Janganlah kalian mengkhususkan puasa pada hari Jum’at, kecuali jika berpuasa sehari sebelum atau setelahnya” [Ditakhrij oleh Muslim : Kitabush Shoum/Bab Karohiatu Shiyam Yaumul Jum'ah Munfaridan (1144)]

    Hikmah dalam larangan pengkhususan hari Jum’at dengan puasa adalah bahwa hari Jum’at merupakan hari raya dalam sepekan, dia adalah salah satu dari tiga hari raya yang disyariatkan; karena Islam memiliki tiga hari raya yakni Idul Fitri dari Romadhon, Idul Adha dan Hari raya mingguan yakni hari Jumat. Oleh sebab itu hari ini terlarang dari pengkhususan puasa, karena hari Jumat adalah hari yang sepatutnya seseorang lelaki mendahulukan shalat Jumat, menyibukkan diri berdoa, serta berdzikir, dia serupa dengan hari Arofah yang para jama’ah haji justru tidak diperintahkan berpuasa padanya, karena dia disibukkan dengan do’a dan dzikir, telah diketahui pula bahwa ketika saling berbenturan beberapa ibadah yang sebagiannya bisa ditunda maka lebih didahulukan ibadah yang tak bisa ditunda daripada ibadah yang masih bisa ditunda.

    Apabila ada orang yang berkata, “Sesungguhnya alasan ini, bahwa keadaan Jumat sebagai hari raya mingguan seharusnya menjadikan puasa pada hari itu menjadi haram sebagaimana dua hari raya lainnya (Fitri dan Adha) tidak hanya pengkhususannya saja”.

    Kami katakan, “Dia (Jumat) berbeda dengan dua hari raya itu ; sebab dia berulang di setiap bulan sebanyak empat kali, karena ini tiada larangan yang berderajat haram padanya, selanjutnya di sana ada sifat-sifat lain dari dua hari raya tersebut yang tidak didapatkan di hari Jumat.

    Adapun apabila dia berpuasa satu hari sebelumnya atau sehari sesudahnya maka puasanya ketika itu diketahui bahwa tidak dimaksudkan untuk mengkhususkan hari Jum’at dengan puasa; karena dia berpuasa sehari sebelumnya yaitu Kamis atau sehari sesudahnya yaitu hari Sabtu.

    Sedangkan soal seorang penanya, “Apakah larangan ini khusus untuk puasa nafilah (sunah) atau juga puasa Qodho (pengganti hutang puasa) ?

    Sesungguhnya dhohir dalilnya umum, bahwa makruh hukumnya mengkhususkan puasa sama saja apakah untuk puasa wajib (qodlo) atau puasa sunnah, -Ya Allah-, kecuali kalau orang yang berhutang puasa itu sangat sibuk bekerja, tidak pernah longgar dari pekerjaannya sehingga dia bisa membayar hutang puasanya kecuali pada hari Jum’at, ketika itu dia tidak lagi makruh baginya untuk mengkhususkan hari Jum’at untuk berpuasa; karena dia memerlukan hal itu.

    —————————-

    Demikian ukhti Fitri, semoga bisa membantu.

    == zuhudhi ==

  17. assalamu’alaikum warohmatullohi wabarokatuh
    afwan, saya ingin menanyakan kasus ini, misalnya kita sedang puasa sunah, dan pada waktu kita bertamu ke tempat orang lain beliau menyuguhkan sesuatu, lalu apa yang sebaiknya kita lakukan? padahal waktu itu masih jauh dari waktu berbuka. seumpama kita membatalkan waktu itu apakah setelah itu kita meneruskan puasa di hari itu atau bagaimana?
    afwan, terimakasih sebelumnya

    >>> wa’alaikum salam warohmatullohi wabarokatuh
    Untuk kasus yang ukhti tanyakan, terdapat 2 (dua) pendapat di kalangan ulama. Pendapat pertama menyatakan bahwa membatalkan puasa sunah tidak diperbolehkan kecuali jika ada alasan syar’i. Alasannya, ia adalah bentuk taqorrub. Karena itu harus dijaga jangan sampai batal. Dalilnya adalah firman Alloh yang berbunyi,

    “… janganlah kamu merusakkan (pahala) amal-amalmu.” (Q.S. Muhammad: 33).

    Karena itu, menurut mazdhab Hanafi dan Maliki kalaupun puasa tadi dibatalkan karena sebab tertentu, misalnya mendapat tawaran makan dari tuan rumah, maka puasa yang dibatalkan tadi harus diganti dengan puasa di hari yang lain. Dalilnya adalah hadis riwayat Aisyah ra. yang berkata, “Saya dan Hafshoh sedang berpuasa. Lalu, kami berdua ditawari makanan yang mengundang selera. Maka, kamipun memakannya. Tidak lama kemudian Rosululloh datang. Hafshoh lebih dulu bertanya kepada beliau, “Kami tadinya berpuasa. Lalu, kami ditawari makanan yang mengundang selera sehingga kamipun memakannya.” Mendengar hal itu beliau berkata, “Gantilah puasa tadi di hari yang lain.” (H.R. al-Tirmidzî 3/103).

    Pendapat kedua menyatakan bahwa puasa sunah tersebut boleh dibatalkan tanpa wajib diganti. Pendapat ini menjadi pegangan madzhab Syafi’I dan dan Hambali. Pendapat ini diperkuat oleh sejumlah riwayat:
    1. suatu ketika Aisyah ra. berkata, “Wahai Rosululloh, kita diberi hiys (kurma yang dicampur dengan samin dan susu).” Beliau berkata, “Bawalah kemari. Tadinya aku berpuasa.” Beliaupun memakannya. Dalam riwayat al-Nasâ’i ada tambahan yang berbunyi, “Puasa sunah seperti orang yang mengeluarkan hartanya untuk sedekah. Ia bisa terus mengeluarkannya dan bisa pula menahannya.” (H.R. Muslim dan tambahan al-Nasâ’i terdapat dalam Sunan-nya.
    2. Abû Sa’id al-Khudzri ra. berkata, “Aku membuatkan makanan untuk Rosululloh saw. Lalu, beliau datang bersama sejumlah sahabatnya. Ketika makanan dihidangkan, ada dari mereka yang berkata, ‘Saya sedang berpuasa.’ Mendengar hal tersebut, Rosululloh bersabda, ‘Saudaramu telah mengundangmu dan telah berusaha menjamumu. Berbukalah! Gantilah puasa tersebut di hari yang lain jika engkau mau.’”(H.R. al-Bayhaqi).
    Atas dasar itu, menurut pendapat yang kedua ini, karena puasanya adalah puasa sunah ia tidak wajib diganti. Akan tetapi, menggantinya hanya bersifat anjuran.

    Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa membatalkan puasa sunnah lantaran disuguhi makanan tidaklah wajib. Artinya puasa tadi boleh dibatalkan dan boleh tidak. Jika dibatalkan, maka menurut pendapat pertama harus diganti dan menurut pendapat kedua tidak wajib diganti, namun sebaiknya diganti.

    Wallohu a’lam bi al-showab.

    (sumber: situs syariahonline)

  18. assalamu’alaikum……….. jazakallaah ustadz………. syukron katsir karna dengan ini tugas sy jadi sedikit berkurang.. tapi sedikit yang sy sayangkan, kenapa tidak ada macam-macam puasa kejawen dan apakah puasa kejawen itu diperbolehkan dlm islam?
    syukron katsir……….

    >>> wa’alaikum salam warohmatulloh.

    Saya agak bingung membaca komentar Anda. Apa maksudnya dengan “tugas yang sedikit berkurang”??? Tugas yang mana?

    Kemudian mengenai puasa kejawen, tidak ada tuntunannya dalam agama Islam. Kalau Anda seorang muslim, maka berperilakulah sebagaimana seorang muslim. Seorang muslim dalam melakukan suatu ibadah harus ada dalil yang jelas dari Al-quran dan Al-hadits (baik perkataan, maupun perbuatan Rosululloh sholallohu ‘alaihi wassallam). Jika ada orang yang beranggapan: “puasa Kejawen itu ‘kan hal yang baik, maka tidak masalah jika dilakukan” (???). Pertanyaannya sekarang: “adakah riwayat Rosululloh sholallohu ‘alaihi wassallam atau sahabat beliau melaksanakan puasa Kejawen itu?” Kalau tidak ada, ya jangan dilakukan, apalagi kemudian menganggap bahwa puasa Kejawen adalah ibadah dan bagian dari ajaran Islam. Apa dasarnya? Terdapat kaidah dari para ulama: “kalau seandainya (suatu) perbuatan itu baik, tentu para sahabat Rosululloh sholallohu ‘alaihi wassallam sudah mendahului kita dalam melakukannya”. Tolong ini diperhatikan. Para sahabat adalah orang-orang yang tinggi ketakwaannya. Mereka jelas akan melakukan sesuatu yang menurut mereka baik dan diajarkan oleh Rosululloh sholallohu ‘alaihi wassallam. Kecuali ada yang menganggap lebih tahu daripada para sahabat mana-mana yang baik, dan mana-mana yang tidak baik. Saya berlepas diri dari orang-orang yang seperti ini.

  19. oy ustad, apakah wanita yang sedang berhalangan (haid) itu diperbolehkan berwudlu? dan apa juga hukumnya? tolong disertai dalil yang kuat juga…….
    syukron….

    >>> Setahu saya jika seorang wanita sedang haid, yang dilarang antara lain adalah melakukan sholat. Soal berwudlu, saya tidak/belum menemukan dalil yang melarangnya. Terdapat artikel yang mambahas mengenai hal ini, disertai dalilnya. Berikut ini artikelnya.

    ——————

    Bagi orang-orang yang sedang haid dan nifas, diharamkan baginya:

    1. Sholat fardhu dan sholat sunat, sujud tilawah dan sujud syukur.
    Larangan sholat ini adalah berdasarkan firman Allah Taala pada surah An-Nisa ayat 43, yang bermaksud:
    “Wahai orang yang benman, janganlah kamu kerjakan sholat, padahal kamu sedang rnabuk sehingga kamu tahu apa yang kamu ucapkan. Dan janganlah kamu kerjakan sholat, padahal kamu sedang junub, kecuali sudah mandi.”
    2. Menyentuh, mengangkat, memegang Al Ouran.
    3. Membaca Al Quran walau satu ayat sekalipun. Rasulullah SAW bersabda maksudnya:
    “Orang yang junub dan perempuan yang haid, tidak boleh membaca sesuatu dari Al Ouran.” (Riwayat At-Thabrani)
    Adalah diwajibkan bagi seorang wanita itu rnembaca wirid dan zikir yang menjadi amalannya sehari-hari dengan niat zikir bukannya niat membaca Al Qur’an.
    4. Diam di Masjid.
    Orang yang sedang haid dan nifas tidak bolet lewat dan duduk di masjid. Jika haid, ia dikuatirkan terjatuh pada kawasan masjid.

    ——————

    (Sumber: http://kawansejati.ee.itb.ac.id)

  20. [...] *) disadur dari buletin Jumat At-Tauhid Jogja   [...]

  21. aku link ya….

    >>> Silakan saja… Tapi jangan lupa… sertakan alamat blog ini. Syukron.

  22. terima kasih…

  23. assalamu’alaikum

    Semoga Alloh mengampuni kebodohan saya dan memberikan petunjuk,.
    suatu hari saya ditanya oleh orang nasrani tentang tujuan penciptaan malaikat dalam agama Islam
    kalau dijawab untuk membantu Alloh, saya rasa Alloh tidak butuh bantuan dari siapa pun, karena Alloh Maha Kuasa.
    sampai sekarang saya belum tau jawabannya. mohon diberitahu…terimakasih…

    >>> wa’alaikum salam warohmatulloh
    Percaya tentang adanya malaikat adalah termasuk bagian dari rukun iman. Jadi, sebagai muslim jika ingin disebut “mukmin” harus mempercayai secara total tentang keberadaan malaikat ini, baik terdapat penjelasan tentang tujuan penciptaan malaikat ataupun tidak. Selama ini saya tidak/belum menemukan penjelasan tentang penciptaan malaikat ini. Namun di dalam perkara agama, jika memang tidak ditemukan hal yang menjelaskan sesuatu, maka itu berarti tidak perlu untuk dipelajari lebih lanjut, dan seharusnya tidak berpengaruh kepada keimanan kita. Dan juga terdapat larangan untuk banyak bertanya di dalam perkara agama. Diwayatkan dari Abu Huroiroh, dari Rosululloh sholallohu ‘alaihi wassallam bersabda, “Tinggalkanlah sesuatu yang tidak aku anjurkan kepada kamu. Karena sesungguhnya kebinasaan umat terdahulu ialah karena mereka banyak bertanya dan selalu menyelisihi Nabi mereka. Jadi, apabila aku perintahkan sesuatu kepada kamu, maka lakukanlah semampu kamu. Dan apabila aku melarang kamu dari sesuatu, maka ditinggalkanlah!” (HR Bukhari [7288] dan Muslim [1337]).

    Berikut ini saya lampirkan artikel tentang jawaban dari pertanyaan yang serupa dengan pertanyaan akh Ferry.

    ————————————–
    Pertanyaan:
    Apakah hikmah penciptaan malaikat pencatat amal, padahal Allah mengetahui segala sesuatu?

    Jawaban:
    Seperti perkara-perkara ini kami katakan bahwa sesungguhnya kita terkadang menemukan hikmahnya dan terkadang tidak menemukannya. Sangat banyak yang tidak kita ketahui hikmahnya. Firman Allah subhana wa ta’ala,

    “Dan mereka bertanya kepadamu tentang ruh. Katakanlah, ‘Ruh itu termasuk urusan Rabbku, dan tidaklah kamu diberi pengetahuan melainkan sedikit”. ( Al-Isra’ :85).

    Sesungguhnya makhluk-makhluk ini, jika seseorang bertanya kepada kita, “Apa hikmah dari penciptaan unta oleh Allah dengan bentuk seperti ini, menjadikan kuda bentuknya seperti ini, menjadikan keledai bentuknya seperti ini, menjadikan manusia bentuknya seperti ini dan yang semisalnya. Jika ia bertanya kepada kita tentang hikmah semua perkara ini, niscaya tidak kita ketahui. Jika ia bertanya kepada kita, apa hikmah Allah subhana wa ta’ala menjadikan shalat zhuhur empat rakaat, ashar empat rakaat, maghrib tiga rakaat, dan shalat Isya empat rakaat serta yang semisalnya, niscaya kita tidak sanggup mengetahui hikmah semua itu. Dengan penjelasan ini, kita sadar bahwa banyak sekali fenomena-fenomena alam dan perkara-perkara syari’at yang hikmahnya masih samar bagi kita. Apabila seperti itu, kita mengatakan; sesungguhnya pencarian kita terhadap hikmah dalam beberapa hal yang diciptakan dan disyari’atkan, jika Allah subhana wa ta’ala memberikan karunia kepada kita hingga bisa sampai kepadanya, niscaya hal itu merupakan kelebihan karunia, kebaikan dan ilmu. dan jika kita tidak sampai kepadanya, maka hal itu tidak mengurangi sedikitpun (keimanan) kita.

    Kemudian kita kembali kepada jawaban pertanyaan, yaitu apakah hikmahnya, Allah subhana wa ta’ala mewakilkan kepada kita malaikat pencatat amal yang mengetahui apa yang kita lakukan?

    Hikmah yang demikian adalah penjelasan bahwa Allah subhana wa ta’ala mengatur segala sesuatu, menentukan, memantapkannya dengan kuat, sehingga Allah subhana wa ta’ala menjadikan malaikat pencatat amal perbuatan dan ucapan manusia, diwakilkan kepada mereka yang menulis apapun yang dilakukan manusia. Padahal Allah Mengetahui perbuatan mereka sebelum mereka lakukan. Tetapi semua ini merupakan penjelasan kesempurnaan perhatian dan pemeliharaan Allah subhana wa ta’ala terhadap manusia. Dan sesungguhnya alam ini diatur sebaik-baiknya, dikokohkan sekokoh-kokohnya. Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.
    ————————————–

    Rujukan:
    Fatawa al-‘Aqidah – Syaikh Ibnu Utsaimin hal 347-348.
    Disalin dari buku Fatwa-Fatwa Terkini Jilid 3, penerbit Darul Haq.
    Sumber:
    Situs fatwa-ulama.com
    Situs alislamu.com

  24. assalam wr wb,saya sngat snang skali dg rubrik ini pengrtahuan saya tntang puasa sunnah jdi bertambah,saya mau tnnya apakah boleh berpuasa tiap hari selain di bulan ramadhan?

    >>> Wa’alaikum salam warohmatullohi wabarokatuh (mohon jangan membiasakan menyingkat salam).
    Untuk permasalahan puasa tiap hari, bukan perkara boleh atau tidak boleh. Tetapi jika menyangkut amalah ibadah, ada syarat-syarat yang harus dipenuhi. Mengenai syarat ibadah agar diterima oleh Alloh subhana wa ta’ala bisa dibaca di sini. Lagipula, terlepas dari hukumnya, Anda atau siapa pun, tidak akan sanggup berpuasa tiap hari sepanjang hidup. Bahkan puasa tiap hari tidak diajurkan oleh Rosululloh sholallohu ‘alihi wasallam.

    — Abû Salmah ibn Abdurrohman meriwayatkan dari Abdulloh ibn Umar yang berkata, “Suatu ketika Rosululloh sholallohu ‘alihi wasallam berkata kepadaku, ‘Aku mendengar berita bahwa engkau melakukan ibadah sepanjang malam dan berpuasa setiap hari.’ ‘Benar wahai Rosululloh,’ jawabku. Beliaupun bersabda, ‘Berpuasa dan berbukalah, salat dan tidurlah! Sebab, tubuhmu memiliki hak atasmu, isterimu memiliki hak atasmu, dan tamumu memiliki hak atasmu. Cukup bagimu untuk berpuasa tiga hari dalam sebulan (tanggal 13, 14, dan 15).’ Namun, aku berkata, ‘Wahai Rosululloh, aku mampu lebih dari itu.’ Beliau menjawab, ‘Kalau begitu berpuasalah tiga hari dari setiap jumat.’ Aku kembali berkata, ‘Wahai Rosululloh, aku mampu lebih dari itu.’ Beliau menjawab, ‘Berpuasalah seperti puasa Nabi Daud, jangan lebih dari itu.’ ‘Wahai Rosululloh, bagaimana cara puasa Nabi Daud?’ tanyaku. Beliau menjawab, ‘Ia sehari berpuasa dan sehari berbuka.’” (H.R. Ahmad) —

  25. Ass. Wr.Wb.
    Saya ingin menanyakan fadhilah puasa sunnah Senin Kamis, adakah dalil2 yg menguatkan keutamaannya?
    terima kasih banyak atas jawabannya sebelumnya.

    >>> Wa’alaikum salam warohmatullohi wabarokatuh (mohon jangan membiasakan menyingkat salam). Di tanggapan komentar saya sebelumnya telah dijelaskan mengenai tuntunan puasa Senin-Kamis ini. Coba geser scroll layar ke atas, baca-baca lagi. Afwan, syukron.

  26. assalamualaikum
    tolong diberitahu bacaan niat dalam bhs arab:
    1. niat puasa sunnah senin kamis
    2. niat puasa sunnah nabi Daud as
    thx
    wassalamualaikum

  27. Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh.
    Saya mo tanya, Bagiman hukumnya puasa sunah yang niatnya semata2 untuk menahan diri dari hawa nafsu tetapi harinya tidak sesuai dengan yang di sebutkan di atas misalnya (senin s/d kamis, atau senin s/d sabtu atau hari2 yang lain) mohon di jelaskan dengan dasar hukumnya, dan mmoohon diberitahukan hari yang di haramkan/ tdk di bolehkan untuk ber puasa, terimaksih.
    wassalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh.

  28. Assalamu’alaykumwarahmatullahi wabarakatuh. Afwn sy mau tanya apa d blhkn kt puasa daud dlm sepekan sj d mulai hr senin,rabu,jum’at tp hr ahad kt brhenti n d mulai hr snin lg.it bgaimana hukumx? Syukrn sbelumx.jazakallah khair

  29. Ass.Wr.Wb.
    Tanya, bolehkah saya melakukan puasa pada hari Senin sampai dengan kamis, dengan berpuasa itu saya berkeinginan membantu anak saya yang sedang menghadapi ujian sekolah dengan memohon doa dan berpuasa.
    (Istilahnya mungkin puasa hajat)

    >>> Saya belum menemukan dalil mengenai hal ini. Coba layangkan saja pertanyaan Anda ke situs lain yang lebih berkompeten menjawab pertanyaan seputar agama Islam. Seperti di sini atau di sini.

  30. numpang gores gores ya

  31. abang gores gores apa sih… hihih maaf ya om apa mbak ya????

  32. askum.saya mw tany,
    gimana cara niat puasa senin dan kamis?
    tolong dijawab sebelum harikamis yyyy!!!!!!!
    dan kirim balik ke emeil aku

    capricorn_n4boy@ymail.com
    thank’s

    >>> Maaf, apa itu askum??? Jika maksud Anda adalah ucapan salam, mohon jangan meremehkan ucapkan salam dengan menyingkatnya. Mengenai niat Puasa Senin-Kamis, sepengetahuan saya tidak ada lafadz khusus. Niat itu cukup di dalam hati. Dan niat yang wajib hanya untuk puasa wajib (puasa di bulan Romadhon), karena Rosululloh Shollallohu ‘alaihi wa sallam pernah datang ke Aisyah pada selain bulan Romadhon, kemudian beliau bersabda.

    “Artinya : Apakah engkau punya santapan siang ? Maka jika tidak ada aku akan berpuasa” [Hadits Riwayat Muslim 1154]

  33. Assalamualaikum Wr. Wb

    Mohon dengan hormat untuk diizinkankan menyebarluaskan Artikel diatas (Puasa Sunnah) dalam Group facebook yang kami kelola (http://www.facebook.com/ahmadfauzi.hs/). sebagai bentuk ikut serta dalam menyebarkan kebaikan dan menghidupkan sunnah Nabi.

    demikian permohonan ini disampaikan diucapkan terimakasih.

    Assalamualaikum
    hormat,

    Ahmad Fauzi

    >>> Wa’alaikumussalam warohmatulloh. Silakan. Jangan lupa menyertakan alamat web ini. Terima kasih.

  34. assalamu’alaikum wr wb.
    mohon penjelasan tentang puasa “40 an”, tapi dikerjakan cuma tiga hari, yaitu hari selasa kliwon, rabu legi, kamis pahing. apakah ini ada dalam islam atau cuma bid’ah semata. makasih atas jawabannya.

    nb:tlg kirim jawaban ke email saya juga.

    >>> wa’alaikumussalam warohmatullohi wabarokaatuh. Bismillah. Sejauh pengetahuan saya (yang sangat terbatas), mengenai puasa jenis ini (puasa 40-an), saya malah baru tahu dari Anda. Namun, bila berbicara dalam ranah ibadah dan bid’ah, ada sebuah kaidah yang masyhur di kalangan ulama: “hukum asal dalam ibadah adalah tauqifi (berdasarkan dalil)”.

    Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah dalam Al-Qowa’id An-Nuroniyah Al-Fiqhiyah (hal. 22) berkata, “Adapun adat adalah sesuatu yang bisa dilakukan manusia dalam urusan dunia yang berkaitan dengan kebutuhan mereka, dan hukum asal pada masalah tersebut adalah tidak terlarang. Maka tidak boleh ada yang dilarang kecuali apa yang dilarang Allah. Karena sesungguhnya memerintah dan melarang adalah hak prerogratif Allah. Maka ibadah harus berdasarkan perintah“.

    Jadi, jika Anda memang menemukan dalil yang spesifik bahwa puasa seperti itu disyariatkan, maka kerjakanlah. Jika tidak, maka tinggalkanlah. Atau coba Anda tanyakan kepada orang-orang yang menjalankan puasa 40-an ini, apa dalil yang mereka pakai. Jika itu sudah Anda tanyakan, tolong tulis jawaban mereka di komentar di blog ini. Syukron.

  35. Assalamualaikum wr. wb.

    saya cari lafadz buat puasa senin kamis, trs ketemu web ini, untuk sahur dan buka nya puasa senin kamis tetep sama ama puasa yg lain?
    terima kasih buat artikel²nya.

  36. Ass Wr Wb
    Pak ustad, saya mau nanya nih…
    Saya pernah mendengar seseorang puasa dimulai dari maghrib dan buka pada waktu maghrib berikutnya, yang ingin saya tanyakan, apakah dalam islam ada puasa yang demikian, dan apa fadhilah dari puasa tersebut ?
    terima kasih
    Wassalam Wr Wb

  37. pak ustad..apakah boleh kita puasa untuk meminta sesuatu kepada Allah..seperti kita puasa dengan niat agar kita menjadi pintar atau lain sebagainya..atau istilahnya puasa hajat gitulah..mohon di jawab,,sukron sebelumnya,,

  38. aq mw tanya, niatnya puasa puasa sunnah tu pa z ya???????? apakah sma dngan niat puasa ramadhan???????

  39. assalam pak..mohon tolong dirinci lagi fadhilah puasa sunnah 10 hr di awal zulhijjah. dulu saya pernah denger pengajian, tapi sudah tak ingat lagi. terimakasih. wassalam

  40. Asslkum Q mau nx ap it puasa nasar,hkum puasa nasar it gman,n jika ud bernasar lntasr di lggar gman? dn ap niat puasa nasar,dan hari ap aj yg bi7sa puasa nasar.mkasiH kal bis krim ke no 085255888113

  41. assalamualaikum wr,wb
    pa’ ustad aku mau tanya;adakah puasanya atau amalannya,khusus kalau kita ingin mendapatkan jodoh yg baik dunia dan akhirat. trz gimana caranya klw kita ingin mendapatkan jodoh yg sesuai dngn syariat islam,ma’af agak ke luar tem dikit.wasalam.

  42. Assalamu’alaykumwarahmatullahi wabarakatuh.
    Maaf pertanyaan saya melenceng dari bahasan puasa. Menurut beberapa artikel yang pernah saya baca, banyak dari sunnah rosul dan ajaran islam yang terbukti membawa banyak manfaat di semua aspek kehidupan manusia, lagi pula semua kebiasaan dan perbuatan yang dilakukan rosululloh adalah sunah juga yang hendaknya dijadikan pedoman bagi manusia. Yang hendak saya tanyakan, bagaimana masalah tentang beristri lebih dari satu? Masihkah poligami cocok dengan kebudayaan kita saat ini? Sedangkan kebudayaan kita saat ini beranggapan, berpoligami adalah perbuatan yang kurang baik dimata masyarakat, Apalagi beberapa orang sering mengaitkan berpoligami sebagai alasan sunah, Saya tidak mengerti bagaimana seharusnya sikap saya bagi seorang muslim mengenai hal tersebut? Saya juga tidak bisa menjelaskan jika ada seorang non-muslim yang menanyakan masalah seperti ini kepada saya. Maaf jika ada penyampaian pertanyaan saya yang mungkin tidak sopan. Terimakasih.
    wassalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh.

  43. Saya mau tanya, kalau puasa senin kamis dipakai untuk mengganti puasa wajib bisa tidak? Apakah pahala yang didapat jadi dobel? Kalau bisa, niatnya bagaimana??
    Terima kasih.

  44. [...] memikirkan hal lain yang tentunya lebih berguna. Kalau mau tau jenis puasa sunnah, bisa dibaca di sini. Oke, satu masalah sudah ada [...]

  45. Assalamualaikum wr wb,saya ingin bertanya mengenai puasa 40 hari,seingat saya,saya pernah mendengar bahwa Rasullulah SAW pernah melaksanakan puasa 40 hari,hanya saja saya lupa dimana mendengarnya.yang ingin saya tanyakan apakah benar,kalau iya,apakah kegunaan puasa 40 hari tersebut.terima kasih,wassalam
    Sa
    Sa

  46. Artikel-artikelnya bagus sekali

  47. terima kasih telah berbagi ilmunya mas. sangat bermanfaat. Alhamdulillah.

    >>> Insyaa Alloh. Alhamdulillah.

  48. Assalamu`alaikum wr wb.. saya ingin bertanya bolehkah sahur dalam ibadah puasa sunnah, ada yg mengatakan puasa sunnah tidak boleh sahur seperti puasa di bulan Ramadhan, Walaikumsalam wr wb.

  49. boleh ga makan suguhan padahal kita sedang puasa?

    >>> Hmmm… Pertanyaan Anda agak rancu… Yang jelas puasa dengan sendirinya akan batal jika kita makan sebelum waktunya berbuka! Dengan kata lain, jika kita makan, apa pun itu yang kita makan, ya namanya sudah tidak berpuasa. Tetapi jika maksud pertanyaan Anda adalah: “bagaimana sikap kita jika kita diberi suguhan/hidangan ketika kita bertamu padahal kita sedang berpuasa?”, berikut ini saya nukilkan jawaban dari alamat ini (berlaku untuk puasa-sunnah, jika puasa-wajib tetap harus melanjutkan puasa/tidak memakan suguhan):

    Membatalkan puasa sunnah lantaran mendapat tawaran makan adalah
    persoalan yang banyak dipertanyakan oleh masyarakat. Paling tidak ada
    dua pendapat terkait dengan hal tersebut.
    Pendapat pertama menyatakan bahwa membatalkan puasa sunnah tidak
    diperbolehkan kecuali jika ada alasan syar’i. Alasannya, ia adalah
    bentuk taqorrub. Karena itu harus dijaga jangan sampai batal. Dalilnya
    adalah firman Alloh yang berbunyi,

    “Jangan kalian membatalkan amal kalian.” (Q.S. Muhammad: 33).

    Karena itu, menurut mazdhab Hanafi dan Maliki kalaupun puasa tadi
    dibatalkan karena sebab tertentu, misalnya mendapat tawaran makan dari tuan rumah, maka puasa yang dibatalkan tadi harus diganti dengan puasa di hari yang lain. Dalilnya adalah hadis riwayat Aisyah ra. yang
    berkata, “Saya dan Hafshoh sedang berpuasa. Lalu, kami berdua ditawari makanan yang mengundang selera. Maka, kamipun memakannya. Tidak lama kemudian Rosululloh datang. Hafshoh lebih dulu bertanya kepada beliau, “Kami tadinya berpuasa. Lalu, kami ditawari makanan yang mengundang
    selera sehingga kamipun memakannya.” Mendengar hal itu beliau berkata, “Gantilah puasa tadi di hari yang lain.” (H.R. al-Tirmidzî 3/103).

    Pendapat kedua menyatakan bahwa puasa sunnah tersebut boleh dibatalkan tanpa wajib diganti. Pendapat ini menjadi pegangan madzhab Syafi’I dan dan Hambali. Pendapat ini diperkuat oleh sejumlah riwayat:

    1. suatu ketika Aisyah ra. berkata, “Wahai Rosululloh, kita diberi
    hiys (kurma yang dicampur dengan samin dan susu).” Beliau berkata,
    “Bawalah kemari. Tadinya aku berpuasa.” Beliaupun memakannya. Dalam
    riwayat al-Nasâ’i ada tambahan yang berbunyi, “Puasa sunah seperti
    orang yang mengeluarkan hartanya untuk sedekah. Ia bisa terus
    mengeluarkannya dan bisa pula menahannya.” (H.R. Muslim dan tambahan al-Nasâ’i terdapat dalam Sunan-nya)

    2. Abû Sa’id al-Khudzri ra. berkata, “Aku membuatkan makanan untuk
    Rasulullah saw. Lalu, beliau datang bersama sejumlah sahabatnya.
    Ketika makanan dihidangkan, ada dari mereka yang berkata, `Saya sedang berpuasa.’ Mendengar hal tersebut, Rosululloh bersabda, `Saudaramu telah mengundangmu dan telah berusaha menjamumu. Berbukalah! Gantilah puasa tersebut di hari yang lain jika engkau mau.'” (H.R. al-Bayhaqi).
    Atas dasar itu, menurut pendapat yang kedua ini, karena puasanya
    adalah puasa sunnah ia tidak wajib diganti. Akan tetapi, menggantinya
    hanya bersifat anjuran.

    Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa membatalkan puasa sunnah
    lantaran disuguhi makanan tidaklah wajib
    . Artinya puasa tadi boleh dibatalkan dan boleh tidak. Jika dibatalkan, maka menurut pendapat pertama harus diganti dan menurut pendapat kedua tidak wajib diganti, namun sebaiknya diganti.

    Wallohu a’lam bi al-shawab.

  50. mau tanya dong bacaan niat puasa 3 hari pada 13,14,15 tiap bulannya. trims

    >>> Niat itu tempatnya di dalam hati dan bukanlah di lisan. Artikel lengkap baca di sini

  51. jawaban bs kirim ke emailku ya…

    >>> Sudah. Insya Alloh.

  52. gmana dengan niatnya puasa sunnah

    >>> Niat itu tempatnya di dalam hati dan bukanlah di lisan. Artikel lengkap baca di sini

  53. asslm wr.wb
    mau nanya mas, kalo kita mau njalani puasa daud, itu kan 1 hari puasa 1 hari tidak, kita da jalan 2 minggu misalnya, ternyata besoknya kita stop 1 bulan, tu gimana apakah boleh kita lanjutin bulan depannya lagi

    >>> wa’alaikumussalam warrohmatulloh (mohon tidak dibiasakan menyingkat salam). Puasa Daud tidak ada batasannya. Jadi boleh berhenti dan mulai kapan saja. Syaratnya cuma puasa sehari dan besoknya tidak puasa. Wallohu a’lam.

  54. assalamualaikum…

    Saya mau tnya. Saya ingin berpuasa nabi daud,tapi Saya msich bingung tntng pelaksanaannya.

    Yang dimksud brpuasa 1 hri dan berbuka 1hri,apakah dri trbit fajar sampe trbnam matahri ATAU sehari nonstop.

    Apakah boleh berpuasa nabi Daud pada hari jum’at. Karena banyak yang mengatakan bahwa brpuasa pda hri jum’at itu hukumnya HARAM , MAKRUH.

    Dan Apakah Boleh,puasa yang sharusnya di lakukan di hri jum’at di undurkan menjadi hri Sabtu.krena mnurt pmikran saya bwat apa mlaksnakan puasa yg hukumya HARAM , MAKRUH.
    Dan apakah boleh dikakukan hanya dalam sminggu saja, karena saya masih pemula.

    Sekian. Ditunggu jawabannya dan mohon di kirimkan ke alamat email saya SeCEpatnya.
    Wassalam.

    Irfan
    irfanfahrul@gmail.com

  55. Assalamualaikum, wr, wb.
    Saya mau tanya. Untuk ke 10 puasa-puasa sunnah di atas bacaan niatnya gimana?

    nb: mohon dikirim juga ke email saya.
    terimakasih

    wassalam

    >>> wa’alaikumussalam warohmatulloh. (tolong dibiasakan untuk tidak menyingkat salam). Pertanyaan Anda ini sudah ditanyakan oleh pengunjung sebelumnya, dan sudah saya jawab. Dilihat lagi komentar-komentar di atas. Intinya, niat tidak perlu dibaca/dilafalkan. Wallohu a’lam. Terima kasih.

  56. Assalamu’alaykumwarahmatullahi wabarakatuh.

    ka saya mau tanya perbedaan antara puasa wajib dengan puasa sunnah? tolong jelasin ..terimakasih

    wassalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh

  57. assalau’alaykum…
    saya mau tanya pak..
    misalnya puasa 9 hari di awal bulan dzulhijjah, apakah harus penuh 9 hari??
    atau mungkin boleh pada tgl 1-5 atau 5-9 saja??
    terima kasih…

  58. Assalamu’laikum Wr.Wb.
    Sya mau tanya bolehkah berpuasa sbg rasa syukur atas karunia Allah,tanpa mngucap nazar?
    Misalnya saya puasa 2 hari karena saya bersyukur mendapat kenaikan gaji?
    Tolong kirim jawabannya di qnantwinch@hotmail.com.
    Terima kasih

  59. assalamu’alaikum Wr.Wb
    saya mau tanya nih..
    kalau kita membaca alqur’an dan amalnya itu kita hadiahkan kepada orangtua kita yang masih hidup apakah amal itu tersalurkan atau tidak y pak dan hukum nya blh atau gak.
    soalnya saya jauh dr ortu..
    mksh y sblm nya..

  60. assalamu’alaikum Wr.Wb,,
    saya mau tanya nih,,
    kalau rukun puasa Ayyaamul Bidh tu gmn,, ??
    atau penjelasan lainya dari puasa Ayyaamul Bidh,,
    *soalnya lagi ada tugas nii, penting banget*
    sebelumnya terimakasih,,

  61. seneng

  62. Kalau kita puasa sunnah tanggal 13, 14, 15 dalam satu bulan,
    – Itu bulan umum/bulan islam?
    – kalau salah satunya bertepatan pada hari jumat gimana dengan puasanya?
    Terima kasih

  63. Assalamu’alaykumwarahmatullahi wabarakatuh.

    pak ustad,saya mau tanya katanya klo kita puasa senin kamis berturut turut.maka kita harus menghentikan sampai 7x kamis dan 7x senin.setelah itu kita puasa lg 7x senin kamis lg…..betul apa tdk?
    soalnya saya rutin puasa sunah senin kamis berturut turut tanpa berhenti,mohon dijawab terima kasih.

  64. assalamualaikum.
    maaf pak ustad, saya mempunyai keraguan, banyak orang bilang, klo puasa senin-kamis itu bsa d rangkap dengan puasa qadla pada saat puasa ramadhan. bgtu jga sebaliknya, apakah pendapat itu benar????
    tolong balasan secepatnya ya pak.
    terimakasih
    wassalamualaikum

  65. assalamualaikum wr.wb
    saya mau tanya kalau puasa tiap0 hari boleh gak ya???
    tapi kalau Lagi dapet gak puasa.hehe
    wassalamualaikum wr.wb

    >>> wa’alaikumussalam… Menurut kesimpulan para ulama, hukum asal ibadah adalah HARAM, sampai ada dalil yang memerintahkannya.
    Syaikh Ibnu Utsaimin rohimahulloh berkata, “Hukum asal ibadah adalah larangan. Karenanya bagi seseorang tidak boleh beribadah untuk Alloh, dengan sesuatu yang tidak pernah Alloh syariatkan; baik dalam kitab-Nya atau dalam sunnah Rosul-Nya shollallohu ‘alaihi wasallam” [Fatawa Nuur ‘Ala al-Darb: 1/169]
    Jika Anda menemukan dalil yang memerintahkan puasa tiap hari, silakan dilakukan. Setahu saya tidak ada. Wallohu a’lam.

  66. assalamu alaikum salam .. apakah dalilnya puasa tanggal 1 rabiul awwal … mohn penjelasan terimakasih wassalamualaikum wr.wb

    >>> wa’alaikumussalam. Setahu saya tidak ada dalil yang mengkhususkan puasa tanggal 1 Robi’ul Awwal. Yang biasa Rosululloh shollallohu ‘alihi wassalam lakukan adalah puasa 3 hari dalam setiap bulan. Bisa saja Anda berpuasa tanggal 1, 2, 3 pada Bulan Robi’ul Awwal. Wallohu a’lam.

  67. Assallamuallaikum warahmatullahi wabarrakatuh…
    Pak Ustad, saya mau tanya bolehkah kita melaksanakan puasa hari kelahiran dan hari naas (katanya) misalnya lahir selasa & naas-nya Jum’at atau sebaliknya,
    namun tetap niatnya adalah niat puasa sunnat lillahitaalla..bukan niat puasa hari kelahiran dan niat puasa hari naas…
    mohon jawabannya….kalau bisa mohon disertakan hadiz atau surat yang melarang atau menganjurkannya.
    terima kasih , semoga kita semua selalu ditambahkan ilmu oleh Alloh SWT amien ya rabbal allamin….

  68. aku biasa ppuasa senin kamis
    kemudian aku bingung ketika hari itu bertepatan dengan hari maulid nabi muhammad SAW
    apakah boleh berpuasa / tidak saat bertepatan hari besar islam/agama lain ? terima kasih
    mohon di jawab via email

    >>> Hari-hari yang DILARANG untuk kita berpuasa adalah:
    – Dua hari raya (Idul Fithri dan Idul Adha);
    – Hari-Hari Tasyriq (tiga hari berturut-turut setelah hari raya Idul Adha);
    – Mengkhususkan berpuasa pada hari Jumat saja;
    – Mengkhususkan berpuasa pada hari Sabtu saja;
    – Hari yang diragukan (sehari menjelang Bulan Romadhon);

    Selain saat-saat itu silakan berpuasa. Wallohu a’lam.

  69. ass. pak ustad saya mau nanya,. saya pria berusia 24 tahun saya sudah banyak sekali malakukan dosa2, baik kecil maupun besar, terkadang saya sudah berputus asa menjalani kehidupan ini, terkadang punya tekat ingin mengakhiri hidup. terdakadang ingin dekat dengan sang pencipta,.. apakah tuhan masih sayang dengan saya pak ustad. apakah tuhan akan melaknat saya,…

    >>> wa’alaikumussalam.
    Mas Dayat, Islam tidak memandang manusia bagaikan malaikat tanpa kesalahan dan dosa sebagaimana Islam tidak membiarkan manusia berputus asa dari ampunan Alloh, betapa pun dosa yang telah diperbuat manusia. Bahkan Nabi Muhammad telah membenarkan hal ini dalam sebuah sabdanya: “Setiap Anak Adam PERNAH berbuat SALAH, dan SEBAIK-BAIK orang yang berbuat salah adalah yang orang yang BERTAUBAT” (Hadist Shahih Riwayat Tirmidzi, Ahmad, Ibnu Majah dan ad Darimi).
    Alloh pasti akan menerima taubat kita jika kita bersungguh-sungguh, sebesar apapun dosa-dosa yg telah kita lakukan. Seperti diterangkan dalam surat Al Baqoroh ayat 160: “Dan Akulah yang Maha Penerima Taubat lagi Maha Penyayang.”
    Dan sebagaimana firman-Nya dalam surat Al-Baqoroh: 222, “Sesungguhnya Alloh menyukai orang-orang yang taubat dan menyukai orang-orang yang mensucikan diri.”

    Wallohu a’lam.

    Jadi, yg musti Anda lakukan adalah segeralah hentikan dosa2 yg Anda lakukan, dan bertaubatlah, sebelum semuanya terlambat (sebelum ajal datang menjemput). Berprasangkalah yg baik dengan menganggap taubat Anda diterima oleh Alloh, dan jalani kehidupan Anda selanjutnya sesuai ajaran Islam.

    Berikut saya berikan link-link artikel yg bisa Anda baca dan resapi, mudah2an membantu.
    http://muslim.or.id/akhlaq-dan-nasehat/keutamaan-taubat.html
    http://muslim.or.id/akhlaq-dan-nasehat/syarat-taubat-diterima.html

  70. assalaamu’alaikum….akhie, saya mau tanya.. pada malam hari saya tidak ada niatan untuk puasa pada esok hari….namu ba’da subuh tiba tiba ada niatan untuk puasa…. puasa ini anggap aja jatuh pada hari selasa atau rabu….apakah puasa seperti ini diperbolehkan… kalo iya tolong di disertakan juga hadist sama dasar dasarnya…. terima kasih…. Assalaamu’alaikum….

  71. klo berhubungan di puasa sunah,apa hukumnya puasa 2 bln apa cuma batal puasanya aja?

  72. gimana niat puasa senin kamis ?

  73. Assalamu`alaikum,,,,,
    saya mau tany bagaimana cara menjalankan puasa daud u/ wanita, soalnya wanita kan dapat menstruasi setiap bulannya.
    ada batasan waktu g` u/ puasa dawud ? misalnya 1 bulan, 2 bulan dst.
    Jazakumullah Khairon Kastiroo.
    Wassalamu`alaikum,,,,

  74. assmualaikum…..
    jika kita mmempunyai keinginan/cita2 yg ingin kita dapat dan kita raih, kita dpt mlksanakn puasa sunnah yg mna kah ?
    tlong sklian kalender islamnya, kalo bisa dkirim ke e-mail saya cadas.intan@yahoo.com
    wassalammualaikum,,,

  75. kalo cerita tentang puasa 3 hari selama sebulan itu bisa diceritain bang?

  76. Infonya bagus sekali.

  77. Ass…saya mau nanya, dia selalu shalat lima waktu, tetapi dia juga melakukan maksiat, apakah shalatnya diterima oleh Allah. thanks sebelumnya

  78. Asslm…… saya mau tanya, ketika qt ingin berpuasa terutama puasa ndawud dan puasa tahunan, apakah qt hrus meminta ijazah dr sorang guru atau tdk?
    seandainya sy mengerjakan puasa tersebut tanpa seorang guru bagaimana hukumnya?/ terimakasih sebelumnya,,,,,,,,,,

  79. assalamu’alaikum warahmatullah..
    menarik sekali melihat comentar dan jawaban akh zuhud..
    smoga Allah meninggikan derajat antm dikarenakan ilmu yg disampaikan..

  80. Assalamu’alikum………..saya mau tanya, apakah salah seorang istri memarahi suaminya yang tidak berpuasa pada bulan Ramadhan dengan maksud untuk kebaikan agar suaminya berpuasa, dan apakah puasa sunah 6 hari sesudah Ramadhan (Puasa Syawal) boleh dilaksanakan, padahal kita belum membayar puasa yang kita tinggalkan pada bulan Ramadhan (karena haids) ?

  81. klo puasa untuk hajat tertentu apa ya ? misalnya pengen di karuniai anak….

  82. Assalamu’alaikum Wr.Wb……………….saya mau tanya, apa hukumnya bagi yang berpuasa apabila disiang hari berkumur dengan obat kumur guna mengurangi bau mulut?
    Mohon diberikan penjelasannya.
    Terima kasih,

    Wassalamu’alaikum Wr.Wb

  83. Ass,Wr.Wb
    Menurut Anda,puasa kejawen itu diharamkan nggak sich dalam Islam????
    mhon dberi penjelasan yang sejelas – jelasnya……………………

    Wassalam, Wr. Wb.

    >>> Wa’alaikumussalam. Saya kurang paham dengan yang Anda maksud “Puasa Kejawen”… Bagaimana itu tata caranya? Patokan gampang dan gamblang mengenai perkara ibadah adalah untuk melaksanakannya HARUS ADA CONTOH dari Rosululloh Muhammad sholallohu ‘alaihi wassalam, atau dengan kata lain harus ada dalil syar’i yang memerintahkan pelaksanaannya. Kalau menurut sepengetahuan Anda, puasa tersebut ada dalil syar’nya, silakan dilaksanakan. Tapi kalau tidak, atau hanya karena ingin ikut-ikutan saja, sebaiknya ditinggalkan. Sebab hukum asal ibadah adalah HARAM, kecuali ada dalil perintah untuk melaksanakannya. Wallohu a’lam.

  84. Wa’alaikumussalam. Berikut saya kutipkan penjelasan Ibnu Taimiyah mengenai kumur di siang hari sewaktu puasa: “Adapun berkumur-kumur dan beristinsyaq (memasukkan air dalam hidung) dibolehkan bagi orang yang berpuasa berdasarkan kesepakatan para ulama. Nabi shollallohu ‘alaihi wa sallam dan para sahabat juga berkumur-kumur dan beristinsyaq ketika berpuasa. … Akan tetapi, dilarang untuk berlebih-lebihan ketika itu.” [Majmu’ Al Fatawa, 25/266]

  85. assallamuallaikum…saya mohon petunjuk…
    saya dulu ber nazar..

    “saya akan berpuasa 1 bulan penuh tanpa henti … jika dia (pacar saya) bahagia….
    dan akir nya dia saat ini sudah bahagia,karena sudah di pinang oleh seorang Dokter dan kaya.

    saya pun melaksanakan puasa itu…
    setelah menjalani di hari yg ke-15 (pada hari jumat),saya bertemu seorang Ustad.
    ustad itu menawarkan makanan ke saya.saya jawab, maaf ustad saya sedang berpuasa,lalu beliau bertanya,dan saya jelaskan…beliau menjelaskan,kalau hari jumat itu haram berpuasa kecuali di bulan Ramadhan.

    Saya bingung ustad…
    saya harus menyelesaikan puasa saya untuk menyelesaikan nazar ini…

    karena yg saya tau nazar adalah hutang kita kita kepada ALLAH SWT.

    >>> Mengenai hukum puasa di Hari Jumat, silakan baca artikel di link ini, atau ini.
    Kemudian mengenai hukum nazar berpuasa, baca artikel ini atau ini. Semoga membantu.

  86. assalamu’alaikum..
    saya ingin bertanya, ada yg bilang pda waktu nisfu sya’ban kita di anjurkan untuk puasa selama 2 hari dan menjalankan sholat nisfu sya’ban 2 rokaat. apa itu benar??
    terima kasih
    wassalamu’alaikum

    >>> wa’alaikumussalam. wa’alaikumussalam. Mengenai nisfu sya’ban, silakan buka link tanya jawab di situs eramuslim, atau situs ini. Mudah-mudahan membantu.

  87. assalamualaikum.wr.wb. akhi karim, ana mau tanya gimana hukum puasa nisfu syakban, dan peringatan malam nisfu syakban berupa baca yasin dsb.,syukron atas jawabanya

    >>> wa’alaikumussalam. Mengenai nisfu sya’ban, silakan buka link tanya jawab di situs eramuslim. Sedikit kutipan dari artikel tersebut, yang mungkin bisa dijadikan pegangan:

    “…. Dengan demikian diperbolehkan bagi seorang muslim untuk menghidupkan malam nisfu sya’ban dengan berbagai bentuk ibadah seperti shalat, berdzikir maupun berdoa kepada Alloh swt yang DILAKUKAN SECARA SENDIRI-SENDIRI. Adapun apabila hal itu dilakukan dengan brjama’ah maka telah terjadi perselisihan dikalangan para ulama seperti penjelasan diatas.

    Hendaklah ketika seseorang menghidupkan malam nisfu sya’ban dengan ibadah-ibadah di atas tetap semata-mata karena Alloh dan tidak melakukannya dengan cara-cara yang tidak diperintahkan oleh Rosul-Nya saw. Janganlah seseorang melakukan shalat dimalam itu dengan niat panjang umur, bertambah rezeki dan yang lainnya karena hal ini tidak ada dasarnya akan tetapi niatkanlah semata-mata karena Allah dan untuk mendekatkan diri kepada-Nya. Begitu pula dengan dzikir-dzikir dan doa-doa yang dipanjatkan hendaklah tidak bertentangan dengan dalil-dalil shohih didalam aqidah dan hukum….”

  88. Banyak juga ya jenis-jenis puasa sunah

  89. Assalamualaikum.wr.wb.
    Ustadz misalnya ada seseorang melaksanakan puasa Dawud (puasa sehari, dan tidak puasa sehari). Orang itu pasti akan melewati hari jum’at, itu hukumnya gimana ustadz ?
    mohon pencerahannya…
    Wassalamualaikum.wr.wb.

    >>> Wa’alaikumussalam. Jawabannya boleh berpuasa di hari Jumat, dengan niat puasa Daud yang telah rutin dilakukan. Berikut saya kutipkan jawaban dari Syaikh Utsaimin, ketika ditanya hal yang sama.

    =========================
    Syaikh Muhammad bin Shalih Al Utsaimin rahimahullah pernah ditanya:

    “Apabila ada seseorang yang berpuasa sehari dan tidak puasa sehari, sedangkan ketika itu giliran puasanya menepati hari Jumat, apakah dia diperbolehkan berpuasa di hari itu atau tidak?”

    Beliau menjawab, “Ya, BOLEH bagi seseorang apabila dia telah terbiasa berpuasa sehari dan tidak puasa sehari kemudian dia berpuasa HARI JUMAT itu saja (tanpa mengiringi dengan puasa sehari sebelum atau sesudahnya -pent) atau hari Sabtu saja, atau Ahad, atau di hari-hari yang lainnya selama tidak menabrak hari-hari terlarang untuk puasa, karena apabila dia menabrak hari-hari terlarang untuk puasa maka dia haram berpuasa dan wajib baginya meninggalkan puasanya (tidak boleh puasa). Misalnya apabila ada seorang lelaki yang berpuasa sehari dan tidak puasa sehari, kemudian (giliran) tidak puasanya bertepatan dengan hari Kamis sehingga giliran puasa (berikutnya) bertepatan dengan hari Jumat maka tidak ada halangan baginya untuk berpuasa pada hari Jumat dalam kondisi demikian, sebab dia tidaklah berpuasa di hari Jumat karena status hari itu adalah hari Jumat. Akan tetapi karena dia sekedar meneruskan puasa yang biasa dilakukannya. Adapun apabila dia meneruskan puasa yang biasa dilakukannya (dan) bertepatan dengan hari terlarang untuk puasa maka wajib baginya meninggalkan puasa seperti apabila (giliran) puasanya itu bertepatan dengan hari Idul Adha atau hari Tasyriq, sebagaimana apabila ada seorang perempuan yang biasa berpuasa sehari dan tidak puasa sehari kemudian dia menjumpai sesuatu yang menghalanginya untuk berpuasa seperti karena sedang haidh atau nifas- maka saat itu dia tidak boleh berpuasa.”

    sumber: http://konsultasisyariah.com/hukum-puasa-daud
    =============================

  90. Assalamualaikum wr. wb
    Saya suka puasa Dawud, disamping itu juga puasa Senin Kemis, dan tempo-tempo puasa putih ( tanggal 13,14 & 15 bulan Hijriyah). Nah kalau pas hari Senin bertepatan dengan puasa Dawud dan pas tanggal 15 bulan Hijriah saya niat 3 puasa ( Dawud, Senin, & Putih karena Allah) boleh kan ! He ..he .. he serakah kali ye
    Hardjo Ungran

  91. Assalamu’alaikum wr. wb
    ustad ! mohon penjelasan ttg puasa sunnah syawal, mana lebih baik mqodho dl atau mjlni puasa sunnah syawal (selama ini yg sy jalani mbayar dl hutang puasa baru puasa syawal alasn sy krn puasa qodho itu wajib hukmx smtr puasa syawal sunnah), mohn jg dikuatkan dgn dalil2x, tks. wass wr.wb ( by Ummu Palu )

    >>> wa’alaikumussalam. Berikut ini saya kutipkan perkataan AsSyaikh Muhammad bin Sholih Al ‘Utsaimin rohimahulloh dalam Fatawa Ash Shiyam:
    ======================
    “… Puasa Syawal boleh dilakukan setelah qodho’ Romadhon selesai ditunaikan. Seandainya seseorang melakukan puasa Syawal sebelum qodho’ puasa Romadhon, maka ia tidak mendapati ganjaran puasa Syawal (yaitu pahala seperti puasa setahun penuh, pen). Karena Nabi shollalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda (yang artinya):

    “Barangsiapa yang melaksanakan puasa Romadhon, lantas ia ikuti dengan puasa enam hari Syawal, maka seakan-akan ia melakukan puasa setahun penuh.” [HR. Muslim no. 1164, dari Abu Ayyub Al Anshori]

    (masih perkataan Syaikh) Sudah maklum bahwa orang yang masih memiliki utang/ qodho’ puasa, belum dianggap melakukan puasa Ramadhan sampai ia menyempurnakan qodho’ puasanya.” [Fatawa Ash Shiyam 438. Dinukil dari Fatwa Al Islam wa Jawab no. 128256]

    (Sumber: rumaysho.com)
    ======================
    Demikian. Wallohu a’lam.

  92. Assalamulaikum….

    Sy masih ragu dgn prnytaan org bhw diperbolehkn puasa 3hr menjelang hr kelahiran kt mslx kt lhr di hr Rabu mk kt puasa pd hr senin-rabu…ktx bnyk mnfaat n keutamaanx…trs ada doa2 khususx… Apakah diIslam n di al-quran atau hadist dijelaskn….sy mohon jwbn yg lengkp serta dalil2 yg menguatkn… Sukron akhi…

    Mhon dbls lwt email ;
    ani_tri90@ymail.com
    Wassalamualikum…

  93. asalammualaikum..
    saya mau bertanya,, boleh tidak sebelum melakukan puasa sunnah kita sahur?

    mhon d bles lwt email : novi_zalvie@yahoo.co.id
    trima kasih

    >>> Wa’alaikumussalam. Sahur SANGAT DIANJURKAN jika kita hendak berpuasa, apa pun jenis puasanya, karena sahur merupakan pembeda puasa seorang muslim dengan puasa ahli kitab. Dari Amr bin ‘Ash Rodhiyallohu ‘anhu, Rosululloh Shollallohu ‘alaihi wa sallam bersabda, yang artinya:
    “Pembeda antara puasa kita dengan puasanya
    ahli kitab adalah makan sahur” [Hadits Riwayat Muslim
    1096]
    TAMBAHAN:
    Yang perlu diingat adalah tidak sahur pun, puasa tetap sah. Wallohu a’lam.

  94. asalamu’alaikum warahmatulohi wabarakatuh

    saudara2 ni q mau tanya? di dalam bacaan sholat yang bebunyai ” allahumma sholi’ala muhammad waala alihi muhammad kamma sholaita ‘ala ibrohim wa’ala ibrohim”mengapa di bacaan sholat tersebut di sebut nama ibrahim padahal kita umat muhammad?terimakasih

    >>> Wa’alaikumussalam warohmatullohi wabarokatuh.
    Bacaan sholat yang Anda tulis itu kurang pas. Yang pas adalah: “Allohumma sholli ‘ala Muhammad wa ‘ala ali Muhammad kamaa shollaita ‘ala Ibrohim wa ‘ala ali Ibrohim” (kurang kata “ali” sebelum kata Ibrohim yang terakhir). Bacaan tersebut artinya kurang lebih: “Yaa Alloh curahkanlah shalawat kepada Nabi Muhammad dan keluarganya, sebagaimana Engkau telah curahkan sholawat kepada Nabi Ibrohim dan keluarganya”.
    Mengapa Nabi Ibrohim yang disebut? Tidak lain adalah sebagai bentuk penghormatan kepada Nabi Ibrohim, karena Nabi Ibrohim dan keluarganya adalah termasuk manusia dan keluarga yang istimewa, yang kisahnya digelar oleh seluruh kitab suci dari masa ke masa. Keistimewaan keluarga Ibrahim –’Alaihis salam– membuatnya terpilih oleh Alloh Ta’ala di antara sekian banyak keluarga manusia di segala zaman, seperti tersebut di dalam surah Ali Imron [3] ayat 33, “Sesungguhnya Alloh telah memilih Adam, Nuh, keluarga Ibrohim dan keluarga ‘Imron melebihi segala ummat (di masa mereka masing-masing), di seluruh alam.“
    Wallohu a’lam.

  95. assalamu’alaikum wr.wb

    saya eko dari banjar . . . saya minta izin buat memperbanyak artikel anda di blogg saya . . . saya harap anda mengizinkan . . . sekian

    wassalamualaikum wr.wb

    >>> wa’alaikumussalam. Silakan saja. Jgn lupa cantumkan alamat blog ini di artikel itu. Klo boleh tahu blog-nya alamatnya apa?

  96. assalamu’alaikum wr.wb
    ada anjuran puasa kelahiran, atau kalau di daerah saya dibilang ‘puasa wedal’, yaitu puasa sunnah yg dilakukan di hari kelahiran kita, bagaimana hukumnya?
    dan gimana baca niatnya?

    >>> wa’alaikumussalam. Berikut saya kutipkan jawaban atas pertanyaan serupa dari situs ini. Berikut kutipannya:

    Tidak ada dalil yang memerintahkan atau menganjurkan puasa hari kelahiran. Adapun puasa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pada hari Senin, BUKAN karena hari Senin adalah hari kelahiran beliau. Akan tetapi, beliau berpuasa pada hari Senin karena di hari itulah amal setiap hamba dilaporkan kepada Allah, dan beliau ingin agar ketika amal beliau dilaporkan, beliau dalam keadaan berpuasa. Hanya saja, hari Senin ini bertepatan dengan hari kelahiran Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam.

    Dalilnya, dari Usamah bin Zaid, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam ditanya tentang alasan beliau sering berpuasa di hari Senin dan Kamis. Beliau menjawab, “Sesungguhnya, amal setiap hamba dilaporkan pada setiap Senin dan Kamis ….” (HR. Abu Daud; dinilai sahih oleh Al-Albani)

  97. Assalamu’alaikum…maap pak,saya seorg muallaf,mhon tanya ttg puasa senin kamis apakah boleh dirangkap (contoh: puasa hajad dgn ganti puasa Ramadhan)….dan adakah ketentuan untuk itu?
    Saya baca dari atas comment2nya,saya blm mnemukan yg cocok dgn prtanyaan saya….sbg muallaf saya msh kurg dlm mlakukan perintah Allah dan mnjauhi sgla laranganNya….
    Terima kasih,Pak…mhn maaf jka ada kslhan pnulisan atau ucapan salam,pak…

    >>> Wa’alaikumussalam warohmatulloh. Tulisan salam Anda sudah oke.. :)
    Mengenai pertanyaan Anda, bisa Anda cari jawabannya di artikel ini, atau ini. Penjelasannya cukup panjang di sana. Anda cari sendiri intisarinya. Kalau kesimpulan dari saya, berhati-hatilah dalam merangkap/menggabung 2 atau lebih ibadah. Untuk aturan penggabungan ibadah ini, lebih ketat jika menyangkut penggabungan antara ibadah wajib dan sunah. Untuk kasus-kasus ibadah tertentu boleh, tapi kebanyakan tidak boleh, tergantung ada contohnya atau tidak dari Rosululloh shollallohu ‘alaihi wassalam. Untuk “amannya”… tidak usah digabung.

  98. siiiip

  99. assalamu’alaikum warrahmatullaahi wabarrakatuuh
    Maaf akh, sy mau bertanya
    ketika saya hamil saya tidak kuat berpuasa romadhan krn mual yg sangat parah (sering mual muntah)
    Hutang smp 27hari
    Sudah sy bayr fidyah
    Tp sy bRu sanggup byr hutang 3hr wkt itu,
    Sudah masuk ramadhan lg (thn ini)
    utk puasa kali ini saya sudah bs berpuasa, dan hny berhutang 8hari
    Yg saya tnykan,adalah:
    hutang puasa saya ramadhan tahun lalu kan msh 24hr, apa dikali jd 2 ya?
    Kan sudah lewat setahun
    Soalny saya bener2 ga bs puasa slma hamil, sy melahirkan bulan april tahun ini.
    Pas ramadhan th kmrn sy hamil muda.
    begitu melahirkan sy blm bs sering2 puasa
    Maka itulah hutang puasa saya msh banyak.
    Lalu bgmana sy membyrnya
    Dan bolehkah sy puasa sunnah sembari membayar hutang puasa ramadhan sya? Mohon dijawab ya akhi ana sgT membutuhkan pencerahan dr antum.
    Semoga Allah meninggikan derajat Antum. Amin.
    Syukron katsir.
    Wassalamu’alaikum warrahmatullahi wabarrakatuh.

    >>> wa’alaikumussalam warohmatullohi wabarokatuh. Mengenai hukum puasa bagi orang yang sedang hamil, ulama berbeda pendapat. Secara garis besar terbagi 3 pendapat (untuk kasus tertentu bahkan bisa lebih dari 3 pendapat berbeda dari para ulama), yaitu: untuk orang hamil (1) cukup mengqodho’ puasa (mengganti puasa di lain hari) saja; atau (2) cukup membayar fidyah saja; atau (3) wajib mengqodho’ puasa dan membayar fidyah. Namun Insya Alloh pendapat terkuat adalah pendapat yang pertama yaitu CUKUP mengqodho’ puasa sebanyak yang ditinggalkan, di luar Bulan Romadhon, TANPA membayar fidyah. Penjelasan lengkap tentang perbedaan pendapat ini dibahas di artikel di link ini (silakan di-klik dan dibaca). Kemudian mengenai aturan qodho nya sendiri dibahas di link ini. Intinya, qodho’ puasa dilakukan kapan pun semampunya dan cukup sebanyak puasa yang ditinggalkan, karena Alloh berfirman dalam Al-Quran Surat Al Baqoroh ayat 185, yang artinya: “Dan Barangsiapa sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), Maka (wajiblah baginya berpuasa), SEBANYAK HARI YANG DITINGGALKANNYA itu, pada hari-hari yang lain. Allah menghendaki kemudahan bagimu, dan tidak menghendaki kesukaran bagimu”.
    Demikian. Wallohu a’lam.

  100. Assalamualaikum Wr. Wb,,

    Ustadz saya niat untuk puasa bln djulhijah,, namun saya mempunyai utang qodlo Ramadhan 10 hari,,
    1. bagaimana cara melaksanakannya,, bisakah dengan 2 niat sekaligus?
    2. Tg 10 djulhijah kan hari yang dilarang untuk berpuasa,, namun saya pernah mendengar katanya sebelum sholat iedul adha kita dianjurkan tidak makan minum dulu,, kebalikan dengan iedul fitri kita dianjurkan untuk makan minum dulu (batal),,

    Mohon penjelasannya ustadz,,

    Wassalamualaikum Wr. Wb,,

    >>> Wa’alaikumussalam warohmatulloh. Jawaban pertanyaan pertama silakan baca lengkap artikel di link ini.

    Untuk pertanyaan kedua: “Rosululloh shollallohu ‘alaihi wa sallam biasa makan kurma -dengan jumlah ganjil- sebelum pergi melaksanakan shalat ‘ied. Tetapi pada ‘Idul Adha beliau tidak makan terlebih dahulu sampai beliau pulang, setelah itu baru beliau memakan sebagian daging binatang sembelihannya.” [kitab Zadul Ma’ad, Ibnul Qoyyim al-Jauziyyah] — Sumber: muslimah.or.id

    Wallohu a’lam.

  101. aslkm….
    Ana mau brtany, apa bacaan niat puasa 10 hari sebelum hari raya idul adha, dan puasa sunat lainnya
    Terimah kasih sebelumnya, atas jawabannya

  102. Bagaimana jika ingin terus berpuasa jangkau wktu hri ini dan dilanjutkan trus berpuasa di hri2 berikuty…

  103. Banyak hal yg kita tidak tau..Apa rahasia Allah di balik Puasa..

  104. Doa niat puasa sebelum idul adha ap ea . ??

  105. tks atas tulisannya, @Rahmat rendika : niat itu ada di dalam hati mas ^_^

  106. assalamu’alaikum warrahmatullaahi wabarrakatuuh
    Maaf sy mau bertanya kalau puasa setiap hari itu gmn ya??? di perboleh kan atau tidak??? terimakasih

  107. trims atas infonya..sangat berguna …http://sigitmunadi.wordpress.com/

  108. Assalammu’alaikum
    ikhwan fillah. ana ijin ikut-an ngramaiin blog ini ya. ini kebetulan ada ebook waktu2 utama sepanjang masa n amalan2 sunnah di dalamnya (shahih). smg bs bermanfaat

    maturnuwun.

    Judul : waktu-waktu yang utama (al aukhotul fadhiilah)
    link : http://www.mediafire.com/?2z1ee9bdljqwx9p

  109. Assalamualaikum…

    @ Semuanya :
    Jika ada komentar yang tidak/belum saya tanggapi, mohon maaf, itu karena keterbatasan ilmu dan waktu saya. Kemudian untuk komentar yang berupa pertanyaan, mohon sebelum menuliskan pertanyaan Anda, bacalah keseluruhan artikel dan komentar yang ada, barangkali jawabannya sudah ada di sana, jadi saya tidak perlu mengulangi menuliskan jawaban untuk pertanyaan yang sama. Syukron jazakumulloh.

  110. Apakah ad hari yg tidk di perbolehkan untuk membyar puaza nazar . . . .

  111. Assalaamu’alaikum,
    ustadz saya mohon jawabannya bolehkah muslimah bekerja untuk membantu suami mencari nafkah sementara pekerjaan rumah tangga dan mengasuh anak-anak diserahkan ke pembantu selama ia bekerja, apakah ia berpahala karena membantu suaminya, atau kah justru berdosa karena meninggalkan kewajiban utamanya mengurus rumah tangga, saya berencana berhenti bekerja bila yang saya lakukan menyalahi syariah/tidak diridhoi Allah, jazakAllah khoir

    >>> Wa’alaikumussalam warohmatulloh. Hmmm… Pertanyaan Anti (baca: Anda) membutuhkan jawaban yang rinci, sebab ini menyangkut kehidupan berkeluarga yang kompleks. Saya bangga/salut kepada Anda sebab masih concern/peduli kepada masalah seperti ini… Apalagi ditambah pernyataan Anda yang bersedia tunduk kepada Hukum Syariah, bahkan jikalau memang harus mengorbankan pekerjaan Anda saat ini. Beginilah seharusnya sikap seorang Muslim/Muslimah! Di luar sana banyak kasus yang lebih mementingkan ego masing-masing daripada memikirkan keluarga, yang ini sebenarnya sangat disayangkan… Tularkan semangat Anda ini kepada orang-orang di sekitar Anda.
    Adapun mengenai jawabannya, silakan layangkan pertanyaan/persoalan Anda ke ustadz-ustadz yang lebih berkompeten untuk menjawab. Saran saya, bisa ke sini, ke sini, atau ke sini.
    Afwan. Syukron. Semoga Alloh senantiasa menjaga dan merohmati Anda. Amin.

  112. semakin kita tau arti puasa sunat
    semakin kuat keinginan sll puasa sunat….

  113. Assalamualaikum ustadz,
    Saya mau tanya semua puasa wajib dan sunah berdasarkan kalender hijriyah, bagaimana cara pelaksanaan puasa senin – kamis kebanyakan menggunakan kalender masehi.
    Mohon bimbingannya.
    Mohon di e-mail ke saya.
    Terimakasih

  114. Trima kasih ats infrmasinya, semnga kita semua dpt menjalankan puasa sunah tsb secara rutin.
    Amien. .

  115. terima kasih atas informasi nya… smoga Allah slalu mengampuni kita…..

  116. assalamu’alaikum warahmatullah..

    ustadz…sya mw tnya…
    bagaimana hkum puasa nadzar apabila kita blum bisa mlaksanakannya???
    sebab ktika sya mlaksanakan puasa tersebut, saya jatuh sakit. lambung saya bengkak.
    apa boleh di batalkan???

  117. Ass…
    tRima kasih atas info.x..
    sBagai sorang muslimah yG baik,, info sprti itu harus diprbanyak lg.. :)

  118. Alhmdulillah yach..
    Terima kasih saya ucapkan, karna dengan ini saya banyak memetik manfaatnya. Insya ALLAH saya akan melaksanakan puasa2 sunnah tersebut. Amin..

  119. Assalamu’alaikum…saya sedikit berdebat dengan suami tentang puasa sunnah. Suami saya cerita kalau waktu masih muda dulu, dia pernah berpuasa selama 21 hari. Terus saya kasih masukan kalau dalam Islam itu gak boleh puasa terus menerus, karena gak ada tuntunannya. Kecuali bulan Ramadhan. Saya juga mau tanya nih. Orang Jawa, khususnya, khan suka puasa waktu wetonnya/hari kelahiran. Hukumnya gimana tuh Tadz ? Saya gak pernah ngelakuin krn saya gak yakin ada tuntunannya. Mohon penjelasannya. Terima kasih dan wassalamu’alaikum…

  120. Assalamualaikum
    Tolong kirimin doa niat seluruh puasa sunnah terutama puasa senin kamis..
    Trimakasih

  121. Puasa 3 hari tiap bln itu.di bln hijrah atau masehi

  122. bagaimana bacaan niatnya………?????

  123. Tolong kirimin doa niat seluruh puasa sunnah terutama puasa senin kamis..
    Trimakasih

  124. Assalamu’alaikum,
    Ustad saya mau tanya, apakah boleh jika hari kamis kemarin saya puasa, lalu jumat – minggu ini bertepatan dgn tanggal 13,14,15, dan saya ingin puasa juga , lalu saya teruskan puasa lagi pada hari seninnya untuk puasa senin kamis?

    mohon jawabannya ustad. Terima kasih sebelumnya

  125. @ khairul umam
    tidak ada dalil yang tegas tentang lafal niat puasa sunnah. Niat cukup di dalam hati. Pertanyaan yang sama pernah ditanyakan di komentar sebelumnya, dan sudah saya jawab. Mohon lihat komentar yang lain dulu sebelum berkomentar. Lihat juga artikel ini. Wallohu a’lam.

  126. @ hamdayani
    Islam tidak mengenal penanggalan Masehi, jadi jelas di sini yang dipakai adalah penanggalan Hijriah.

  127. @ tri astini
    Wa’alaikumussalam.
    Jika tidak ada tuntunan/dalil ya jangan dilakukan. Telah masyhur bahwa “Hukum asal ibadah adalah HARAM, kecuali yang DIPERINTAHKAN (untuk melakukannya)”. Wallohu a’lam.

  128. Assalamu’alaikum…
    saya mau tanya mengenai puasa senin – kemis, sampai berapa minggu atau bulan puasa senin kemis bisa dilakukan….? apakah terus menerus atau sebatas beberapa bulan saja .
    terimakasih atas bantuanya
    wassalamu’alaikum…warohmatulloh..

  129. mungkin masih jauh dari pengetahuan ISLAM. bisa jg saya masih dibilang islam KTP. andai saja ada yg mau berbesar hati membawa saya. mengajarkan saya tentang ibadah. saya akan sangat b’terimakasih. saya perlu bimbingan. tolong hub saya jika anda mau membagi ilmu islam nya… 081331939505 / EMAIL : dedybelitung@gmail.com

  130. Assalamu’alaikum…
    Bismillah…
    akhi, apa yang dimaksud kata salaf? apakah kita wajib berpegang teguh pada manhaj salaf?
    bagaimana cara kita mendapatkan ilmu agama yang benar?
    kenapa saya selalu sulit untuk menghapal?
    apa sih bid’ah itu? apa betul ada bid’ah yg baik dan bid’ah tidak baik?
    bagaimana dengan sholat tarawih 20 raka’at? apakah itu bid’ah yang baik?
    Afwan. Syukron.

  131. Assalamualaikum
    mohon penjelasan rentang puasa senin

  132. assalamu’alaikum warahmatullah..

    ustadz…sya mw tnya…
    bagaimana hkum puasa nadzar apabila kita blum bisa mlaksanakannya???
    sebab ktika sya mlaksanakan puasa tersebut, saya jatuh sakit. lambung saya bengkak.
    apa boleh di batalkan??atau bolehkah di gantikan org lain???
    trimksih

  133. Apa mksd dri puasa daud

  134. niat dari setiap puasa sunah apa aja?
    terimakasih.:)

  135. Allhmdllah,sya sgt snang dg adanya situs ini..
    Smg kita semuanya akan ditolong oleh ALLAH SWT..
    Amien ya rabb..
    Smg makin jaya dan Tetap eksis..

  136. Asslkum wr.wb…
    tlg jelaskan tentang tidak wajib mengiringi puasa senin dgn kamis atau sebaliknya beserta hadits/dalilnya.
    sukron

  137. Kajian yg indah tapi hati hati jangan hanya terjebak pada sari’ah

  138. assalamu’alaikum ka” mau tanya nihhh
    apakah ada dali mengenai “puasa hajat”
    kalo tdk apakah kita boleh melakukan nya?
    syukrin katsir “”

  139. thanks infonya,.

  140. puasa daud pelaksanaanya hari apa aja,,,dan hari apa yang dilarang berpuasa

  141. Bkgaj

  142. saya mau tanya….
    klo saya berniat puasa senin kamis, tpi saya bangun sudah terbit fajar dan tidak saur . apa niat dan puasa saya diterima ????

    saya tunggu jawabannya, dan terima kasih………

  143. Emg bner ia puasa pda hari jum’at tidak dperbolehkan puasa?

  144. asalamualaikum wr.wbb

    sy mau tanya kalau puasa hari kelahiran hukumnya bagaimana?disamping sy melakukan puasa senin kamis.
    terimakasih.
    wasalam

  145. Asslmu’alaikum.wr.wb
    saya ingin brtnya tntang taubat yg sbnar-benarnya,,
    caranya bgaimana sih.?
    Wassalam.wr.wb

  146. assalamualaikum, saya mau bertanya, misalkan kita lupa utang puasa kita itu berapa hari, jadi bayarnya harus bagaimana? tolong berikan solusinya, terima kasih, waalaikumsalam.

  147. kalo cewek puasa dalail itu gimana,,
    kan harus puasa 3 tahun berturut2,,n cewek kan tiap bulan pasti berhalangan, apa itu masih bisa dikatakan puasa dalail..
    lalu kalo pas lebaran gitu ato hari tasyrik apa jga wajib meneruskan puasa dalailnya..??
    mohon dijawab…?

  148. Ya Alloh….,masukkanlah kami kedalam golongan orang2 ahli sunah.aamiin.

  149. saya ingin ilmu tentang puasa sunah ini bisa masuk ke profil facebook saya,agar anak2 didik saya dapat ikut membacanya.tapi sayang saya blm tau caranya.

  150. Apakah ada dosa bagi orang yang membatalkan puasa sunah dengan sengaja?

  151. assalamuakum wr.wb. Nama sy saharani, sy ingin bertanya puasa hari kelahiran ada atau tidak ya? Terima kasih ya…

  152. assalamualaikum wr.wb. Nama sy saharani, sy mau bertanya tentang puasa sunnah, puasa sunnah pd hari kelahiran ada atau tdk ya ustad? Trus seandainya hr lahir d hari sabtu, seseorang mau brpuasa krn sudah berniat, tp puasa sunnah trsebut tdk d mulai dr hr kamis atau hr senin, bagaimana ya pak hukum puasa pd hr kelahiran trsebut kalau tdk d mulai dr hr senin atau hr kamis

  153. assalamualaikum wr.wb. puasa sunnah pd hari kelahiran ada atau tdk ya ustad? Trus seandainya hr lahir d hari sabtu, seseorang mau brpuasa krn sudah berniat, tp puasa sunnah trsebut tdk d mulai dr hr kamis atau hr senin, bagaimana ya pak hukum puasa pd hr kelahiran trsebut kalau tdk d mulai dr hr senin atau hr kamis. Terima kasih

  154. Mau tanya: apakah boleh puasa pada hari Jum’at dan sabtu selain puasa di bulan Ramadhan, misal puasa Syawal 6 hari berturut turut dimulai hari Senin sampai Sabtu, apakah puasanya yg jatuh pada hari Jum’at dan Sabtu itu sah… Mohon informasinya… Terima kasih

  155. asalammualaikum wr.wrb

    gan saya mau tanya klo puasa senin kamis di gabungkan dengan puasa bulan islam seperti syawal, hijriah dll. itu hukumnya ap ?

    dan saya punya saran gan, tolong dunk di sertakan bacaan niat puasa dan artinya. agar saya dan yang lainnya lebih paham !

    jawabanya tolong kirimin ke email saya ea. last_emon@yahoo.co.id

    dan trmakasih atas artikelnya, semoga bermanfaat buat saya dan yg lainnya.

  156. Ass.. Say mau tx knp kt dlrg puas d hr jumat sahaja

  157. Assalamu alaikum. ustadz,sya mau tanya…sya ingin puasa syawal,.tp klu mulainya dri hari selasa, boleh g? krn hri snin kmren saya sakit..
    syukron jawabnna

  158. Terimakasih banyak, sangat bermanfaat.
    Semoga Allah membalas kebaikan anda.

  159. Wa’alaikumussalam warahmatullahi wabarakaatuh,

    Alhamdulillah syukran katsir ats penjelasannya InsyaAllah sangat bermanfat

  160. Apakah boleh pengunjung blog mengirim tulisan ke blog ini, dan apa saja syaratnya? Bilakah ada persyaratan tertentu yang mesti dipenuhi oleh pengirim tulisan?

    Atas kesempatannya kami aturkan terimakasih.

  161. trims..info nya..semoga bermanfaat

  162. asalamualaikum
    bila bagaimana ada orang yg berpuasa 40 hari penuh karena ALLAH apakah dilarang oleh agam.Tlah dijelaskan oleh dokter bisa merubah pola kebiasaan jika 40 hari sudah dilakukan,dan tertera di usululfiqh sesuatu yg susah atau munkin salah itu bila manfaat baiknya lebih banyak halal hukumnya jadi bagaimana penjelasanya,mohon bantuanya

    atas perhatian anda saya ucapkan syukron katsir
    WASSALAMUALAIKUM.WR.WB

  163. asalamualaikum …

    saya ingin bertanya tentang puasa senin dan kamis
    saya berpuasa senin dan kamis dan seminggu selanjutnya saya berpuasa hari seninnya saya tidak berpuasa apa kah bisa dilanjutakan untuk berpuasa untuk seminggu selanjutnya ???

    terima kasih wassalamualaikum wr.wb

  164. assalamu’alaikum,,,ustdz sy mau tanya,,tentang keutamaan/fadhilah puasa 9 hari pertama di bulan dzulhijjah…??
    terimakasih….

  165. assalamualaikum wr.wb saya mau bertanya kalau rasulullah saw. memilih 2 hari dalam setiap minggu untuk puasa sunah, yaitu pada hri… terima kasih..

  166. assalamu’ alaikum warrahmatullahi wabarakatu
    saya mau tanya, apa hkumnya klau puasa nisfu sya’ban d awali pada hati jum’at ?

  167. assalamualaikum…. afwan ya akhi
    tdi sdh di jls kan bahwa bahwa larangan menghulkhusus kan puasa pda hari jumat v bagai mna bila puasa nisfu sya’ban yg bertepatan pda hri tersebut apakah termasuk menghkususkan karena banyak yg puasa pada hari itu


Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 49 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: