
Seorang jurnalis Yahudi*, Leopold Weiss:
Pemandangan kaum muslimin yang sedang shalat menjadi benang pertama dalam kisah keislamannya. Dia menuturkan kisah keislamannya dalam bukunya yang berjudul The Road to Mecca (Jalan ke Mekah).
Dia bercerita, “Pada musim gugur tahun 1922, aku tinggal di sebuah rumah di kota tua al-Quds. Seringkali aku duduk-duduk di dekat jendela yang memanjang di atas halaman luas di belakang rumah itu. Halaman itu milik seorang laki-laki Arab yang biasa dipanggil ‘Pak Haji’. Dia sering menyewakan keledai-keledainya untuk tunggangan dan angkutan barang. Dia menjadikan sebagian halaman itu sebagai tempat singgah bagi kafilah-kafilah. Di siang hair, tubuh-tubuh onta gemuk biasa menderum di halaman tersebut. Sejumlah laki-laki selalu ramai, serius mengurusi unta-unta dan keledai-keledai itu. …Pak Haji sendiri selalu mengumpulkan mereka beberapa kali di siang hari untuk shalat. Mereka semua berdiri dalam satu shaf yang memanjang, dan Pak Haji yang menjadi imam. Mereka ibarat sebuah pasukan kalau dilihat dari gerakan-gerakan mereka. Semuanya serempak membungkuk ke arah Mekah, kemudian menyungkur sujud. Dahi-dahi mereka menempel ke bumi. Mereka mengikuti ucapan-ucapan pelan pemimpin mereka. Dia berdiri di antara rukuk dan sujud, dengan meletakkan kedua kakinya. Yang tak beralas di atas sajadahnya yang khusus untuk shalat, meletakkan kedua tangannya di atas dadanya, dan menggerak-gerakkan bibirnya tanpa suara., tenggelam dalam kekhusyukan yang dalam. Engkau akan dapat melihat kalau dia shalat dengan segenap jiwanya. Aku benar-benar dibuat gelisah melihat shalat yang begitu mendalam diikuti gerakan-gerakan tubuh yang otomatis. Maka, pada suatu hari aku bertanya kepada Pak Haji, karena dia paham sedikit-sedikt bahasa Inggris., “Apakah Anda benar-benar yakin bahwa Allah melihat penghormatan-penghormatan yang Anda tampakkan kepada-Nya dengan mengulang-ulang rukuk dan sujud itu? Bukankah lebih tepat kalau seseorang memisahkan lalu shalat kepada Allah dengan hatinya? Untuk apa semua gerakan-gerakan tubuh Anda itu?” Hampir-hampir aku tidak mampu melontarkan pertanyaan-pertanyaan itu tanpa merasa bersalah dan mencela diri sendiri. Hal itu karena aku tidak berniat melukai perasaan orang tua yang salaeh ini. Akan tetapi, Pak Haji tidak menampakkan sedikit pun tanda-tanda tersinggung. Malah mulutnya melebarkan senyuman. Dia menjawab, “Kalau begitu, dengan cara apakah kita menyembah Allah? Bukankah jasad dan ruh itu Allah ciptakan bersamaan? Jika demikian halnya, tidak wajibkah manusia shalat dengan jasadnya sebagaimana dia shalat dengan ruhnya? Dengarlah, saya akan memahamkan Anda mengapa kami kaum muslimin melaksanakan shalat sebagaimana yang kami lakukan selama ini. Kami mengarahkan wajah-wajah kami ke arah Ka’bah, Baitullah al-Haram, di Mekah, dan seluruh kaum muslimin di manapun mereka berada juga menghadap ke arah Ka’bah dalam shalat mereka. Kami ini seperti satu tubuh. Allahlah yg menjadi pusat pikiran kami saat itu.
Pertama-tama kami berdiri lurus, lalu membaca sejumlah ayat dari al-Quran al-Karim dengan penuh keyakinan bahwa ia adalah firman Allah yang diturunkan kepada manusia. Maksudnya agar kami menjadi orang-orang yang selalu lurus dan ridha dalam kehidupan dunia. Kemudian—untuk mengingatkan diri-diri kami—kami mengucapkan bahwa tidak ada satu pun yang berhak disembah kecuali Allah. Lalu kami rukuk karena kami menganggap Allah ada di atas segala sesuatu. Kami memuji kebesaran dan keagungan-Nya. Sesudah itu kami sujud meletakkan dahi-dahi kami ke tanah dengan penuh kesadaran bahwa kami asalnya tidak ada dan berasal dari tanah, dan bahwa Dialah yang menciptakan kami. Dia Tuhan kami Yang Mahatinggi. Lalu kami mengangkat wajah kami dari bumi dan duduk berdoa kepada-Nya dengan harapan Dia mengampuni dosa-dosa kami, mencurahkan rahmat-Nya kepada kami, memberi hidayah ke jalan-Nya yang lurus, dan melimpahi kesehatan dan rezeki kepada kami. Kemudian kami sujud untuk kedua kalinya ke bumi, meletakkan dahi-dahi kami ke tanah di hadapna keagungan Zat Yang Maha Esa lagi Mahatunggal. Setelah itu, kami duduk meluruskan punggung kami, berdoa kepada Allah dengan harapan Dia melimpahkan shalawat kepada Nabi Muhammad saw. Yang telah menyampaikan risalah-Nya kepada kami, dan kepada seluruh Nabi sebelum beliau, serta memberkati kami dan seluruh orang yang mengikuti jalan-Nya. Kami memohon kepada-Nya agar melimpahkan kepada kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat. Akhirnya, kami memalingkan wajah kami ke kanan dan ke kiri seraya berucap: Assalamu’alaikum warahmatullahiwa barakatuhu, memberi salam kepada seluruh orang saleh di mana pun mereka berada.”
Kemudian Muhammad Asad (Leopold Weiss) berkata, “Beberapa tahun kemudian, aku menyadari bahwa Pak Haji dengan penjelasan yang panjang lebar itu telah membukakan pintu awal buatku untuk masuk Islam. Akan tetapi, sampai saat itu, yaitu sebelum aku dipenuhi pikiran bahwa Islam suatu ketika mungkin menjadi agamaku, aku mulai merasakan ketenangan yang tidak seperti biasanya setiap kali aku melihat—dan sangat sering aku melihat– seorang laki-laki berdiri dengan kaki telanjang di atas sajadahnya, atau di atas tikar dari daun kurma, atau di atas tanah kosong, bersedekap dan menundukkan kepalanya, tenggelam dengan urusan dirinya, lupa dengan segala yang sedang terjadi di sekelilingnya, baik itu terjadi di salah satu masjid atau di tepi sebuah jalan yang ramai. Laki-laki yang percaya diri.”
________________________________________
*) disadur dari buku “Mengapa Kita Harus Sholat?“, terjemahan dari kitab “Limaadza ash-Sholah” karya Muhammad bin Ahmad bin Ismail al-Muqoddim, terbitan Media Hidayah Jogja, cetakan Oktober 2005.
alow
Oleh: olish on 10 April 2007
at 8:15 pm
road to mecca…its great book…
baru minggu lalu sy selesai membaca terjemahannya ‘jalan ke mekkah’
seorang muallaf yang bs melihat berbagai segi, persoalan di ISLAM dengan begitu jernih dan kritis lebih drpd seorang muslim yang telah menjadi muslim sejak lahir
Oleh: ina on 8 Juli 2007
at 8:58 pm
saya sudah baca buku ini beberapa tahun yang lalu dan langsung menjadikannya buku favorit saya..sangat menyentuh, bagus sekali. sekaligus memberi wawasan tentang cara pandang seorang muallaf yahudi atas Islam
Oleh: ilen on 17 September 2007
at 1:39 pm
aku minta doa dari smwanya… Insya Allah tunanganku akan menjadi muallaf sebentar lagi…
smoga aku bisa membimbingnya dan sama2 lbih mendalami Islam lagi.
Oleh: vicky on 22 Oktober 2007
at 3:50 pm
aQ bingung,,,tunangaNq adalah nasrani.dan dy ngotot aq biar aq masuk agamanya.tp aq gx mo.sekarang gmna caranya ngasi taw tw dy klo islam adalah yang terbenar???……aq mo dia seiman ma aq….cz aq sayang ma dy….tolong kasi solusi iyah……
Oleh: cutezt_girl on 3 November 2007
at 6:39 pm
mending putuz aza mba’ cutezt girl dari pada terjadi perkawinan beda akidah dan dianggap zinah seumur hidup
Oleh: Cong Bi on 9 November 2007
at 2:41 pm
ajak dia berdiskusi dengan para mualaf , coba temuai para mualaf dan buat janji ketemu dengan mereka. mereka biasa membantu rekan-rekan seperti cutezt_girl, mereka bisa ditemui di milist mualafindonesia atau websitenya http://www.mualaf.com
Oleh: ahmad on 21 November 2007
at 9:47 am
Buat Mbak cutezt_girl yang dirahmati Allah
Alhamdulillah anda masih sadar dan tidak dibutakan dengan yang namanya cinta. Tapi kalo dia masuk islam coba pastikan kalo dia itu masuk islam bukan karena ingin menikah dengan cutezt_girl, pastikan kalo dia mau menikah karena ingin mendapat pahala dari Allah. Menurutq kalo si cowok tetap gak mau ber-islam mending cari yang lain aja deh pren..beneran deh…biar selamat di kehidupan yang lebih abadi gitu….
Oleh: Your Brother in Islam on 29 November 2007
at 2:38 pm
Semoga bisa menjadi penyemangat untuk meningkatkan ibadah kita.
Dan dari cerita-cerita nyata tersebut semoga bisa mebukakan hati orang-orang yang belum mendapatkan hidayah-Nya.
Oleh: Nanang Suryana on 8 Desember 2007
at 11:15 pm
Buat mbak cutezt…gambaran perkawinan yang di bolehkan bagi orang muslim ke non muslim adalah seperti yang ada dalam qur’an
اليوم أحل لكم الطيبات وطعام الذين اوتوالكتاب حل لكم …الآية
gambaran nya begini yang di bolehkan alloh adalah laki laki muslim menikahi perempuan ahlul kitab ya itu yahudi dan nasrani..selain dari ini apapun alasan nya gak boleh no way..jadi ya solusiny kalau dia gak mau masuk islam yah putus aja dan pasti tuhan akan menggantikan nya dengan yang lebih baik.
Oleh: Afan jafar on 3 Februari 2008
at 12:57 pm
Aq sk bgt ma ksh2 muallaf
Oleh: Zaini saleem on 13 Februari 2008
at 9:41 am
Alhamdulillah………………………..
Oleh: Rafi on 27 Februari 2008
at 8:16 am
Kisah laporan perkembangan Islam dan mualaf di south australia, adelaide. Langsung, dari saya yang telah ALLAH SWT mudahkan berada disana hingga saat ini. kunjungi http://agungcyber.blogspot.com/
Oleh: Agung on 15 April 2008
at 1:28 pm
Gimana sih caranya ngeyakinin orang bahwa “Islam” yang saya pahamilah yang benar bukan “Islam” kata orang.
Saya sering dengar, baca, lihat, dan terima, setiap orang (Islam) berkata bahwa “Islam itu begini/begitu” seakan merekalah yang memegang kebenaran.
Bahkan banyak juga yang menukil pendapat para ulama (walaupun kebanyakan hanya dalam satu golongan, dengan asumsi golongan lain “sesat”), dan mereka mengira apa yang mereka pahami sama dengan apa yang ulama yang mereka rujuk pahami.
Bahkan mereka lebih sering berbicara “bahwa inilah yang Rosul saw katakan”. Mereka memposisikan diri mereka dengan Rosul saw! Mereka menganggap mereka sama pahamnya dengan Rosul!
Tolong dong d*m!
Oleh: erdosam on 28 April 2008
at 11:27 am
Boleh tau beli buku jalan k mekah dmn yah?Alhamdulillah suami sy seorang mualaf.saya ingin menghadiahkan buku tsb buat dia,smg akan menambh keimanan kami.
Oleh: Vhe on 30 April 2008
at 10:34 am
mengapa kita ketika shalat hrs menghadap ke kabah baitullah dan mengapa ketika pergi haji kita juga mengunjungi kabah baitullah. Sbnrnya pa yang da di kabah baitullah itu
Oleh: nhofa on 30 April 2008
at 1:05 pm
menarik sekali membaca kisah orang yang menemukan jalan hidup terbaiknya, sehingga dengan pasti menemukan jalan kebenaran melalui Islam. persoalnnya adalah bagaimana Islam dapat membawa keselamatan jika setiap doa selalu memohon keselamatan dan kebahagiaan bagi Sang Nabi. Kalau demikian bagaimana para pengikutnya. lalu kenapa dalam Al Quran Nabi Muhammmad banyak menyampaikan kisah dan cerita serta peran Nabi Isa Almasih? Dan…. mengapa dalam Al Quran juga dikatakan bahwa penentu / pengadil jaman akhir/ kiamat adalah Isa Al Masih? Lalu apa peran dan tanggung jawab Nabi Muhammad? Bagaimana pengikutnya? Aku bingung!
Oleh: butumeme on 7 Mei 2008
at 12:33 pm
katakan yang haq meski itu pahit
Oleh: mar on 17 Mei 2008
at 10:53 pm
Mas/mbak operator, pernah buka faithfreedom.org.Kalo bisa situs ini dijadikan sarana menjawab pertanyaan2 di sana.Kalo moderatornya muslim kan pencerahannya dr sudut pandang islam.Di sana katanya mmg bukan kristen, tp ulasan2nya gak bisa diingkari itu mmg kristen.
Saya mau ikut di sana rasanya percuma.Wong moderatornya non-muslim.Ya keberpihakannya jelas..Dia gak netral.
Oleh: Fajar on 21 Juli 2008
at 3:34 pm
pRO CUTEZT GIRL, Aku saranin sebaiknya putus aja, kalo Doi masih ngotot berpeganng teguh pada keyakinannya, percayalah, hanya dengan ilmu anda akan menemukan Agama yang haq, yaitu Islam, ingatkah Firman Allah ” BAHWA AGAMA YANG DIRIDHOI 4jjl ADALAH ISLAM” Nabi Adam AS dan para Nabi2 yang lain sampai Nabi Muhammad juga Islam kok.
Oleh: QQ on 26 Agustus 2008
at 8:49 am
respon untuk pertanyaan pak/bu butu;
@ ” … bagaimana Islam dapat membawa keselamatan jika setiap doa selalu memohon keselamatan dan kebahagiaan bagi Sang Nabi. Kalau demikian bagaimana para pengikutnya. …”
jawab:
aspek inilah yang paling berat untuk bisa dipahami oleh penganut agama nasrani (perkecualian bagi yang memang dikehendaki Allah kebaikan atasnya dan kemudian menganut islam), … yakni bab meng-esakan Allah (tauhid) karena memang para pendeta dan pastor mereka akan selalu berusaha mengkaburkan pemahaman mereka akan hal ini.
dan permasalahannya adalah kita mesti memahami dan meyakini hal tersebut bila menghendaki kehidupan akhirat kita, karena inilah jalan keselamatan yang selalu diajarkan para nabi utusan Allah sejak dulu kala …
ya.., muslim meyakini bahwa Allah semata-lah sang pemberi keselamatan dan kebaikan bagi seluruh umat manusia, dan bukan para makhluknya baik mereka itu nabi utusannya ataupun yang lain (termasuk nabi isa alaihissalam ataupun nabi muhammad shalallahu alaihi wasallam).
dan doa permohonan keselamatan dan kebahagiaan untuk nabi (atau shlawat nabi bila yang anda maksud itu), adalah perwujudan dari:
- kecintaan umat islam kepada nabinya dan kepada seluruh nabi utusan Allah lainnya sehingga mendoakan “semoga keselamatan dari Allah turun atas mereka” … meskipun Allah sendiri telah menjamin keselamatan atas para nabi utusan-Nya tersebut
- perwujudan mengkususkan ibadah kepada Allah semata dengan memanjatkan doa hanya kepada Allah, bukan kepada makhluk lainnya, inilah salah satu bentuk perwujudan keyakinan tauhid itu
jika umat nasrani mau sedikit menggunakan akal mereka dan memiliki ketulusan keimanan yang murni dalam mengikuti perkataan utusan Allah niscaya akan memudahkan mereka untuk memahami hal ini, dengan seijin Allah tentunya, mengingat hal inilah yang selalu diajarkan oleh nabi-nabi bangsa Israel sejak dulu kala yang banyak di kisahkan dalam kisah2 para nabi (ingat bedakan ‘NABI’ dengan ‘pengikut nabi’) dalam kitab suci mereka…
@ “…lalu kenapa dalam Al Quran Nabi Muhammmad banyak menyampaikan kisah dan cerita serta peran Nabi Isa Almasih? ..”
jawab:
ya … umat muslim mengimani seluruh nabi yang di utus Allah kepada umat manusia…, termasuk nabi isa alaihissalam, juga ibrahim alaihissalaam, dan musa alaihissalaam …
beda dengan yahudi yang mengimani sebagian nabi dan mengingkari sebagian nabi utusan Allah lainnya…
pertanyaan saya kepada anda ;” apa yang anda ketahui dari kitab suci anda … mengenai ucapan nabi isa kepada kaum yahudi yang mengingkari kenabian beliau (menolak untuk mengimani bahwa beliau adalah utusan Allah) ?
jika anda telah mengetahuinya maka saya sampaikan kepada anda bahwa :
‘Muhammad shalallahu alaihi wasallam adalah nabi utusan Allah sebagaimana telah diutus nabi-nabi sebelumnya , tidaklah selamat dari api neraka orang yang mengingkari keimanan kepada risalah yang dibawanya dari Allah …’
segera berdoalah kepada Allah semata agar membukakan hidayah kepada hati dan memahami kebenaran yang hakiki…
@ ” ….. Dan…. mengapa dalam Al Quran juga dikatakan bahwa penentu / pengadil jaman akhir/ kiamat adalah Isa Al Masih? ”
jawab:
di mana dalam alquran dikatakan bahwa isa alaihissalam adalah penentu akhir..? barangkali anda salah mengerti saja …
Allahlah penentu segala sesuatu, di awalnya ataupun di akhirnya,
segala kejadian di akhir jaman adalah mengikuti kehendak dan ketentuan Allah …
ya… , Allah dan Rasul-Nya megkhabarkan bahwa nabi isa akan datang di akhir jaman dan berperang bersama kaum muslimin yang tetap tegak di atas syariat agama islam yang dibawa Muhammad shalallahu alaihi wasallam, dan membunuh dajjal (the beast) sang pendusta
tetapi tahukah anda bahwa dikabarkan pula oleh rasulullah bahwa nabi Isa alaihissalam shalat bersama-sama kaum muslimin dibelakang imam yang memimpin mereka shalat..?
tahukah anda bahwa nabi isa alaihissalam datang di hari akhir untuk memusnahkan babi-babi yang sering anda makan dan mematahkan salib-salib yang sering anda ibadahi..?
@ ” … Lalu apa peran dan tanggung jawab Nabi Muhammad? Bagaimana pengikutnya? …”
jawab:
peran tanggung jawab Muhammad shalallahu alaihi assalam di antaranya adalah mengajarkan ketentuan hukum Allah, apa yang diperintahkan Allah dan apa yang dilarang Allah, serta memberitakan kabar kepada umat manusia dari Rabb alam semesta yakni Allah yang maha kuasa … dan itulah yang selalu di pegang dan diyakini kaum muslimin hingga akhir jaman
tinggal kembali kepada diri-diri kita apakah kita ingin berspekulasi mengikuti kecondongan hawa nafsu atau mengikuti petunjuk Allah dengan mengikhlaskan hati hanya kepada Allah semata agar mendapatkan keselamatan di akhirat dan kembali kepada-Nya dikumpulkan bersama para Rasul Allah para nabi orang-orang shalih dan kaum beriman …
itu yang bisa saya sampaikan kepada anda semoga bermanfaat,
dan sesungguhnya Allah-lah yang mengetahui segala sesuatu ..
Allahua’lam
tito muslim
tito_m2oo2@yahoo.co.uk
Oleh: tito muslim mualaf on 27 Agustus 2008
at 2:23 pm
it’s a greatest book i’ve ever read, sangat menyentuh dan membuat kita menjadi lebih ingin lagi mengenal Allah SWT lebih dalam. Untuk saya pribadi saya harus benar2 memahami lagi setiap bacaan2 shalat dan artinya agar sewaktu2 jika ada seorang nasrani atw yahudi yang bertanya tentang apa arti dari shalat saya bisa menerangkannya seperti Pak Haji menerangkannya kepada Muhammad Asad (Leopold Weiss). Semoga kita termasuk hamba yang disayang Allah SWT.
Oleh: ratih on 21 Oktober 2008
at 9:52 am
saya mau masuk islam tapi msh byk hal yang menghalangi saya minta saran apa yang sebaiknya dilakukan
Oleh: budi on 3 November 2008
at 3:59 pm
untuk mas budi,
segera temui muslimin terdekat yang anda kenal atau ke kantor depag setempat (temui : seksi bimbingan agama islam), untuk mendiskusikan hambatan-hambatan yang anda hadapi,
jangan lupa untuk berdoa kepada Allah agar dimudahkan segalanya..
allahu a’lam
Oleh: tito mualaf on 13 November 2008
at 12:25 pm
untuk mas BUDI,
Insya Allah jika niat tulus anda terlaksana niscaya akan bertambah lagi 1 orang muslim didunia dan saya doakan semoga Allah SWT melapangkan niat anda dan memudahkan keislaman anda
Oleh: darmansyah on 18 November 2008
at 11:24 am
kebenaran pasti menang,karena islam dinul haq.
Oleh: ADZAN on 11 Desember 2008
at 10:49 am
Assalamualaikum.
Saya Syafiza dari malaysia.
Aku berbangsa india yang berbangsa islam (bukan mualaf). salam perkenalan dengan muslimin dan muslimat di indonesia.
Islam itu indah dan tiada agama yg lebih indah daripada islam.
Oleh: SYAFIZA IDRUS on 24 Desember 2008
at 7:43 am
Assalamualaikum.wr.wb
Saya hanya makhluk hina yang ingin menghambakan diri kepada Alloh SWT.
Saya ingin bertanya, gimana caranya melawan derasnya kristenisasi? bagaimana pula langkah kita untuk Islamisasi…
Oleh: Ferry Agus Setiawan on 25 Desember 2008
at 11:33 pm
Alhamdullillalh…. Allah Maha Besar
Oleh: Toogeey on 22 Januari 2009
at 3:13 pm
aLANgkaH baiknYA,sMUa uRuzAN iTu di sRtai dgN doA……
Oleh: dimaZ on 22 Januari 2009
at 9:14 pm
ya betul…………
semua urusan itu kalau di sertai dengan doa.
insyaallah akan berjalan dengan mulus……….
good luck
Oleh: baim on 23 Januari 2009
at 8:38 pm
Setelah googling ada blog bagus tentang mualaf Indonesia.
FORUM MUALAF INDONESIA
http://trulyislam.blogspot.com/
Oleh: Aan on 4 Februari 2009
at 9:20 am
apa2 saja kah yang akan di tayangkan dalam episode berikut ini………..??????????????????????
mohon di kabarkan dengan cepat…………..
…….<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<
supaya kami bisa dapat pengetahuan yang lebih jelas……………
Oleh: rachman on 11 Februari 2009
at 8:16 pm
apa yg d maksud dgn mualaf?
saya masih belum mengerti tentang mualaf yg sesungguhnya .
tolong d jawab pertanyaan dari saya ini.
terima kasih.
Oleh: ade muslimah on 13 Februari 2009
at 3:37 pm
Buat mbak cutezt,.. jangan dipaksain deh calonmu bila dia masuk Islam cuman karena ingin nikahin kamu, karena Islam adalah Rahmat yang paling besar dari Allah kepada hambanya, jernihkan hatimu mbak dan terus berdoa meminta pertolongan dari Allah.
Oleh: iwan susanto on 12 Maret 2009
at 2:46 am
Ass…terima kasih kpd mas Zuhudhi yg telah membuka forum ini.
Saya sngat menyayangkan umat muslim sekarang ini, sering terjadi perpecahan,penkafiran,saling merasa paling benar diantara gol2,dan selalu berbuat anarki mengatasnamakan agama. Sampai2 salah seorang saudaraku pindah agama dengan alasan, ap yang saya jelaskan tentang islam sangat bertolak belakang dengan keaadan yang sebenarnya..mungkin karna hasutan dari pihak lain dan juga kedangkalan ilmu saya.
Maka dari itu mas …saya mengajak semua kaum muslim tereutama saya pribadi, mari kita ikuti segala akhlak rosul,kita jadikan umat Islam yang santun,suka mengasihi,sabar,dan sebagainya…
Oleh: rifai on 12 Maret 2009
at 12:39 pm
kisah yang sangat bagus dan menggugah!
selamat peruang aaj iyah…bagi yang belum memahami agamanya!
Oleh: abdul qodir on 21 Maret 2009
at 12:12 am
aku ingin berbagi cerita tentang perjuangan mualaf dan muslim Timor Lete serta orang-orang kalotlik yang telah membantu muslim timor leste dan akhirnya juga membiarkan putra-putri mereka ikut masuk ke Islam!
adakah yang ingin membantau saya dalam menuliskan kisah-kisah itu!
perlu di ketahui, salah satu orang yang masuk islam itu adalah komandan milisi ablai yang sebelumnya katolik dan pro fretilin tetapi setelah adiknya yang silam di bunuh dia beraih haluan menjadi milisi pro indonesia dan mengizinkan anak2nya masuk isalm!
can you help me?
Oleh: abdul qodir on 21 Maret 2009
at 12:19 am
mas..mbak…siapa aja..
saya punya ce..dia kristen..
awalnya saya tidak mw pacaran ma dia..
suatu ketika saya putusin klw kami tidak berpacaran lg..
tetapi teman nya yg islam mengatakan pada saya
bahwa dia lg belajar islam..
dia minta bimbingannya untuk di ajari shalat..
sejak itu hati saya jd berubah dan mw menerimanya lg..
alasan saya menerimanya lg karena
1.saya tergugah melihat kemauannya mendalami islam
2.karena saya juga masih sayang sama dia..
tetapi setelah berjalan 1 thn entah knapa sepertinya kemauan dia untuk bljr dah gk seperti yg dulu..
mohon kiranya ada yg mw memberi saran kepada say bagaimana baiknya..
Oleh: evan on 2 April 2009
at 4:50 am
Assalamualaikum.
Aku ingin berbagi cerita tentang nasib saya yang ada di bali.Di sini umat muslim masih sedikit.Saya awalnya adalah nonmuslim.Suatu hari ketika saya bepergian saya bertemu dengan seorang pemuda muslim.Dia sangat baik dan juga taat beragama.Pada saat saya menanyakan padanya bahwa ia beragama islam.Saya pun sempat berpikir untuk putus.dan akhirnya tidak terjadi.Walaupun kami beda agama tetapi kami tetap saling menyayangi.Suatu hari saya sempat diajak ke mesjid.Di sini saya sempat menuggunya shalat.Saya pun bangga terhadapnya.Ketika saya turun saya melihat seorang perempuan muslim.yang menyapa saya.ia sangat baik dan sempat mengajak saya berbincang.Saya pun sempat diberi tahu bahwa agar bisa disahkan menikah dalam islam harus diislamkan terlebih dahulu.Saya pun sempat memikirkannya.Dan akhirnya saya pun memohon kepada keluarganya agar mohon bimbing saya agar bisa jadi muslim.Keluarganya pun senang dan bahagia akhirnya kekasih anaknya mau masuk dan mempelajari islam dengan baik.Saya pun sempat mengutarakan niat saya kepada ustad di bali.Setelah itu saya pun diajak pergi ke suatu toko busana muslim oleh kekasih saya untuk membeli jilbab dan mukena.Saya pun sempat memakaikannya jilbab.Ia tampak sangat cantik dan mukanya sempat terharu akan jilabab yang ia pakai.Alhamdulillah akhirnya sebentar lagi saya akan diislamkan dan menjadi muslim.Setelah itu beberapa hari selanjutnya akhirnya dengan balutan busana muslim.Akhirnya Saya pun diislamkan.Dengan dihadiri banyak saksi.Setelah itu pun saya sempat terharu.Setelah itu saya pun menikah dengannya dan kami pun hidup bahagia
salam
Putu Sita(mualaf)
Oleh: putu sita on 17 April 2009
at 3:35 pm
assalamualaikum
Oleh: muslim _boys on 21 April 2009
at 3:40 pm
aq sangat bangga loh….
akhirnya banyak saudara2 kita yang dibukakan pintu
hidayah dan rohmad oleh ALLAH SWT…
alhamdulillah…
Oleh: muslim _boys on 21 April 2009
at 3:43 pm
saya sangat gembira mendengar cerita dari saudara2 muaallaf,dan itu membuat rasa iri yang mendalam terhadap diri ku,dan menimbulkan pertanyaan2 ?
a mengapa mereka yang baru saja masuk islam cepat bisa dari pada saya
b mengapa saya hanya begini 2 saja dan tak ada perubahan dalam kehidupan,padahal mereka bisa ,kenapa aku enggak bisa
Oleh: muridanz on 26 April 2009
at 11:02 am
assalamualaikum warohmatullah…
Sy punya pacar non muslim,sy butuh saran bgmn cara awal spy dia masuk islam.mgkn sblmny q sdh prnh blg mau tdk utk msk islam tp smp skrg q sndr g bs mmbantu dia…tlg dbantu.trmakash
Oleh: she... on 1 Mei 2009
at 11:03 pm
Assalamualaikum wa.wb.
buat bang Zuhudhi, terimakasih atas informasinya serta ilmu yang di berikan. semoga di balas Allah SWT.
Saya pernah buka situs tentang islam, eeh taunya masuk ke situs orang orang murtad. kalau ndk salah nama situsnya forum murtad indonesia. di situ mereka memberikan informasi yang menyesatkan umat islam. tp sygnya di situ tidak ada fasilitas tanggapan. sehingga aku gak bs memberikan respont untuk informasi di situs yang dia sajikan. semua informasi menyesatkan mengenai Nabi MUHAMMAD SAW. semoga …mereka yang menghina, memfitnah, menghujat nabi MUHAMMAD di laknat ALLAH.
Apa komentar abang untuk ini….
trima kasih sebelumnya… ASSALAMUALAIKU WA.WB
Oleh: ucok harahap on 9 Juli 2009
at 3:43 pm
Islam is the best
Oleh: Efan lkhsan Kebumen on 4 Agustus 2009
at 6:45 pm