Oleh: zuhudhi | 25 Januari 2012

2011 in review

The WordPress.com stats helper monkeys prepared a 2011 annual report for this blog.

Here’s an excerpt:

The Louvre Museum has 8.5 million visitors per year. This blog was viewed about 83,000 times in 2011. If it were an exhibit at the Louvre Museum, it would take about 4 days for that many people to see it.

Click here to see the complete report.

——————————

Perceraian kedua orangtua pada saat usia Alicia Brown masih 10 tahun, membuat kehidupannya menjadi kacau balau. Ia tumbuh menjadi anak yang liar dan menjalani kehidupan yang serba bebas, senang melakukan hal-hal yang merusak dan menyakiti dirinya sendiri.

“Keluarga kami menganut agama Kristen Baptis, tapi kami bukan keluarga yang sangat religius. Kami tidak rutin pergi ke gereja,” ungkap Alicia mengawali cerita perjalanannya menjadi seorang mualaf.

Ketika orangtuanya bercerai, Alicia tinggal bersama ayahnya yang suka berlaku kasar padanya dan seorang adik lelakinya. “Tapi pada adik bungsu saya, ayah tidak terlalu kasar. Ayah berlaku kasar pada saya, mungkin karena saya saya membuatnya teringat pada ibu saya,” ujar Alicia.

Pada saat usianya 16 tahun, Alicia tinggal bersama kakek-neneknya. Di usia remaja itu, Alicia menjalani kehidupan yang kacau. Ia membenci dirinya sendiri dan segala sesuatu di sekelilingnya. Ia merasa selalu ingin melakukan apa saja yang bisa ia lakukan untuk menyakiti dirinya sendiri.

“Rasanya senang saja, dan saya pun mulai mengkonsumsi narkoba, alkohol, melakukan sex bebas dan apa saja yang bisa memuaskan saya secara emosional,” tutur Alicia.

Baca Lanjutannya…

Menurut informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), malam ini akan terjadi Gerhana Bulan. Siapkan diri Anda untuk melakukan Sholat Gerhana / Sholat Khusuf. Berikut ini beritanya:

————————————————–

GERHANA BULAN TOTAL 10 DESEMBER 2011

Pada tanggal 10 Desember 2011 akan terjadi Gerhana Bulan Total (GBT). GBT ini dapat diamati dari wilayah Australia, Asia, Eropa, sebagian besar Afrika dan Amerika Utara. Sementara pengamat di Amerika Selatan tidak dapat menyaksikannya. Gerhana Bulan Total ini dapat diamati dari Indonesia pada awal malam tanggal 10 Desember 2011.

Klik disini untuk unduh informasi selengkapnya.

Informasi :
Sub Bidang Gravitasi dan Tanda Waktu BMKG
Gedung Operasional Baru Lt. 2
Jl. Angkasa I No. 2 Kemayoran, Jakarta 10720
Telepon : (021) 4246321 ext. 8203
Email : gtw@bmkg.go.id

————————————————–

Sumber: situs BMKG.

 

Oleh: zuhudhi | 28 November 2011

Sepenggal Kisah Unik Abu Huroiroh

——————————————

Imam Muslim rohimahulloh menuturkan sebuah kisah menarik di dalam kitabnya Shohih Muslim. Beliau berkata: Zuhair bin Harb menuturkan kepada saya: [Dia berkata] Umar bin Yunus al-Hanafi menuturkan kepada kami: [Dia berkata] Ikrimah bin ‘Ammar menuturkan kepada kami. Dia berkata: Abu Katsir menuturkan kepada kami. Dia berkata: Abu Huroiroh menuturkan kepadaku.

Abu Huroiroh berkata:

Suatu ketika kami duduk-duduk bersama Rosululloh shollallohu ‘alaihi wa sallam. Ketika itu ada juga bersama kami Abu Bakar dan Umar dalam sebuah rombongan [para sahabat]. Rosululloh shollallohu ‘alaihi wa sallam bangkit meninggalkan rombongan kami. Akhirnya, beliau pun tertinggal di belakang kami. Kami khawatir kalau ada apa-apa yang menimpa beliau sehingga tertinggal dari rombongan. Kami pun merasa khawatir dan berusaha mencari tahu keberadaan beliau. Saat itu, aku adalah orang pertama yang dirundung cemas, jangan-jangan ada sesuatu yang menimpa beliau.

Kutinggalkan rombongan untuk mencari Rosululloh shollallohu ‘alaihi wa sallam. Akhirnya, aku jumpai sebuah kebun milik kaum Anshor dari Bani Najjar. Aku kelilingi kebun itu, barangkali ada pintu masuk yang bisa dilewati. Ternyata pintu itu tidak ada. Yang aku temukan hanyalah sebuah sungai kecil yang menuju bagian dalam kebun. Sungai itu bersumber dari sebuah mata air di luar kebun. Aku pun meloncat -masuk ke dalam kebun- seperti seekor srigala.

Baca Lanjutannya…

Oleh: zuhudhi | 26 November 2011

Hal-hal Berkaitan dengan Bulan Muharrom

Sebentar lagi kita akan memasuki Bulan Muharrom, yang merupakan penanda dimulainya Tahun Baru Hijriyah (memasuki tahun 1433 H). Berikut ulasan mengenai beberapa hal penting yang berhubungan dengan Bulan Muharrom.

—————————————–

Hendaknya kita merasa cukup dengan ajaran Nabi sholallohu ‘alaihi wa sallam karena sebaik-baik petunjuk adalah petunjuk beliau, dan sejelek-jelek perkara dalam agama adalah amalan ibadah baru yang diada-adakan.

Keutamaan Bulan Muharrom

Bulan Muharrom termasuk bulan yang disucikan Alloh ta’ala. Rosululloh sholallohu ‘alaihi wa sallam mensifati dan menisbatkannya kepada Alloh dengan menamainya sebagai “syahrulloh al Muharrom” (bulan Alloh Al Muharrom). Hal ini menunjukkan keutamaan dan kemuliaan bulan ini di sisi Alloh ta’ala, karena tidaklah Alloh  menggandengkan sesuatu dengan nama-Nya kecuali dengan makhluk-Nya yang istimewa.(Lathoiful Ma’arif hal 70, karya Ibnu Rojab Al Hambali)

Al Hasan rohimahulloh berkata, “Sesungguhnya Alloh membuka tahun dengan bulan yang suci dan menutupnya dengan bulan yang suci pula. Dan tidaklah ada bulan dalam setahun yang lebih agung di sisi Alloh setelah bulan Romadhon kecuali bulan Muharrom.”  (Lathoiful Ma’arif hal 67, karya Ibnu Rajab Al Hambali)

Baca Lanjutannya…

—————————————–

Alloh tidak pernah memerintahkan kaumnya untuk melakukan hal-hal yang tidak bermanfaat. Termasuk memerintahkan umatnya untuk menyembelih qurban saat Idul Adha tiba. Pernahkah Anda berpikir apa makna qurban sesungguhnya? Apa yang bisa kita pelajari dari makna qurban tersebut?

Apakah pernah sekali terlintas dalam pikiran Anda bahwa qurban adalah salah satu bentuk sesajian untuk Alloh? Naudzubillah min dzalik. Subhanallohi ‘amma yasifuun, Mahasuci Alloh dari sifat-sifat yang tidak layak untuk disifatkan kepada-Nya. Sungguh, Alloh tidak memerlukan qurban kita. Tidak dagingnya, tidak darahnya, tidak juga kulitnya. Bahkan, tidak ada satu lembar bulunya pun yang Alloh perlukan. Lalu, untuk apa kita berqurban? Apa makna qurban yang tersimpan?

Pertanyaan ini layak untuk direnungkan supaya kita bisa meresapi makna qurban yang sesungguhnya. Sehingga, qurban yang kita lakukan bisa “sampai” kepada Alloh, dan tidak sekadar penggugur kewajiban.

Baca Lanjutannya…

———————————–

Alhamdulillah, segala puji bagi Alloh. Sholawat dan salam semoga terlimpah kepada Rosululloh Shollallohu ‘Alaihi Wasallam, keluarga dan para sahabatnya.

Banyak pertanyaan ditujukan kepada kami tentang hukum puasa ‘Arofah di tahun ini yang jatuh pada hari Sabtu, 5 November 2011 M. Sementara di sana ada larangan berpuasa di hari Sabtu saja. Sehingga sebagiannya ada yang menyiasati dengan berpuasa pada hari Jum’atnya, agar tidak jatuh dalam larangan berpuasa pada hari Sabtu saja.

Jumhur ulama berpendapat, dimakruhkan berpuasa pada hari Sabtu saja. Karena menghususkan puasa pada hari Sabtu menyerupai puasa orang Yahudi. Pemakruhan ini juga dilandaskan kepada hadits dari Abdulloh bin Busr, dari saudara perempuannya, bahwa Rosululloh Shollallohu ‘Alaihi Wasallam pernah bersabda,

لا تَصُومُوا يَوْمَ السَّبْتِ إِلا فِيمَا افْتَرَضَ اللَّهُ عَلَيْكُمْ ، فَإِنْ لَمْ يَجِدْ أَحَدُكُمْ إِلا لِحَاءَ عِنَبَةٍ، أَوْ عُودَ شَجَرَةٍ فَلْيَمْضُغْهُ 

Janganlah kalian berpuasa pada hari Sabtu kecuali puasa yang diwajibkan atas kalian. Jika salah seorang kalian tidak mendapatkan (makanan) kecuali kulit anggur atau tangkai pohon, maka hendaklah ia mengunyahnya.” (HR. Abu Dawud no. 2421, Al-Tirmidzi no. 744, Ibnu Majah no. 1726, dan Ahmad 6/368. Syaikh al-Albani menshohihkannya dalam al-Irwa’, no. 960, Abu Isa al-Tirmidzi mengatakan: Ini hadits hasan. Sedangkan makna pemakruhan dalam hal ini adalah seseorang menghususkan puasa pada hari Sabtu, karena orang Yahudi mengagungkan hari Sabtu)

Baca Lanjutannya…

Oleh: zuhudhi | 28 Oktober 2011

Keutamaan 10 Hari Pertama Bulan Dzulhijjah

——————————————

Segala puji bagi Alloh, Tuhan segenap alam, sholawat dan salam atas nabi dan rosul termulia, Muhammad Shollallohu ‘alaihi wa sallam serta seluruh shahabatnya.

Termasuk karunia Alloh dan pertolonganNya adalah menjadikan muslim kebaikan bagi hambaNya yang shalih dan memperpanjang umur mereka untuk menyongsong kebahagiaan dan kesejahteraan di hari kemudian. Waktu-waktu yang agung dan termulia itu diantaranya adalah sepuluh hari (awal) bulan Dzulhijjah. Dalil-dalilnya adalah:

  • Firman Alloh Subhaanahu wa Ta’ala : “Demi fajar, dan malam yang sepuluh.” (Al-Fajar: 1-2) Ibnu Katsir Rohimahulloh menerangkan, bahwa yang dimaksud adalah 10 hari pertama pada bulan Dzulhijjah.
  • Firman Alloh Subhaanahu wa Ta’ala : “Pada hari-hari yang telah ditentukan.” (Al-Hajj: 28) Ibnu Abbas Rodhiallohu ‘anhu berkata yaitu: hari-hari sepuluh (Dzulhijjah).
  • Ibnu Abbas rodhiallohu ‘anhu berkata: Rosululloh Shollallohu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Tiada amal ibadah di hari apapun yang lebih utama dari 10 hari ini” mereka bertanya, “tidak pula jihad? Rosululloh bersabda: “Tidak pula jihad, kecuali seseorang yang keluar mempertaruhkan jiwa dan hartanya, kemudian tidak kembali dengan sesuatu apapun.” (HR. Al-Bukhori)
  • Ibnu Umar rodhiallohu ‘anhu berkata: “Rosululloh Shollallohu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Tiada hari-hari yang paling agung di sisi Alloh dan dicintaiNya untuk beramal di dalamnya dari pada 10 hari (Dzulhijjah) ini, maka perbanyaklah tahlil, takbir, dan tahmid pada saat ini.” (HR. At-Thobroni)

Baca Lanjutannya…

Oleh: zuhudhi | 22 Agustus 2011

Lailatul Qodar

————————————–

Keutamaan Lailatul Qodar

Alloh ta’ala berfirman: “Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al Qur’an) pada malam kemuliaan. Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu? Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan. Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan malaikat Jibril dengan ijin Tuhannya untuk mengatur segala urusan. Malam itu penuh kesejahteraan sampai terbit fajar.” (QS. Al Qodr: 1-5).

Surat yang mulia ini mengandung sejumlah keutamaan malam lailatul qodar:

  1. Alloh ta’ala menurunkan Al Qur’an pada malam ini. Sebagaimana firman Alloh ta’ala: “Sesungguhnya Kami menurunkannya pada suatu malam yang diberkahi dan sesungguhnya Kamilah yang memberi peringatan.” (QS. Ad Dukhan: 3)
  2. Alloh ta’ala mengagungkan malam ini dengan bentuk pertanyaan, Alloh ta’ala berfirman: “Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu?” (QS. Al Qodr: 2)
  3. Ibadah yang dilakukan saat lailatul qodar adalah lebih baik dari ibadah yang dilakukan selama seribu bulan yang tidak terdapat lailatul qodar di dalamnya.
  4. Para malaikat turun pada malam ini. Ada yang berpendapat bahwa mereka turun dengan membawa rahmat, berkah dan ketenangan. Ada juga yang berpendapat bahwa mereka turun dengan membawa segala urusan yang ditetapkan dan ditakdirkan Alloh pada tahun tersebut. Sebagaimana firman Alloh ta’ala: “Pada malam itu dijelaskan segala urusan yang penuh hikmah. (yaitu) urusan yang besar di sisi Kami. Sesungguhnya Kami adalah yang mengutus rasul- rasul.” (QS. Ad Dukhan: 4-5)
  5. Keamanan dan keselamatan meliputi orang-orang yang beriman pada malam ini, dan para malaikat terus menerus mendo’akan keselamatan untuk mereka.
  6. Dari Abu Huroiroh, dari Nabi sholallohu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda: “Barangsiapa berpuasa pada bulan Ramadhan karena beriman dan mengharapkan pahala maka akan diampuni dosa-dosanya yang telah berlalu. Barangsiapa sholat pada malam lailatul qodar karena beriman dan mengharapkan pahala maka akan diampuni dosa-dosanya yang telah berlalu.” (HR. Bukhori – Muslim)

Kapankah Lailatul Qodar Terjadi?

Tidak diragukan bahwa lailatul qodar terjadi pada bulan Romadhon, berdasarkan firman Alloh ta’ala: “Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al Qur’an) pada malam kemuliaan.” (QS. Al Qadr: 1). Alloh ta’ala juga berfirman: “Bulan Romadhon yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al Qur’an.” (QS. Al Baqoroh: 185)

Baca Lanjutannya…

Oleh: zuhudhi | 5 Agustus 2011

Perkembangan ISLAM di SWEDIA

————————————————-

Dalam beberapa tahun terakhir, seperti hal di negara-negara Eropa lainnya, Islam berkembang pesat di Swedia. Selain kedatangan imigran Muslim, juga banyak warga asli Swedia yang memeluk Islam. Di negeri ini, nama Muhammad bahkan menjadi nama yang paling populer, sekolah-sekolah untuk muslim mulai didirikan dan banyak orang Swedia yang kini mulai beralih ke makanan halal.

Namun tidak semua pihak senang melihat pertumbuhan Islam yang pesat di Swedia. Khususnya kalangan nasionalis yang dengan segala cara mendiskreditkan Islam, terutama lewat media massa. Mereka juga membuat propaganda-propaganda anti-Islam dan anti-Muslim.

Ole, adalah satu orang Swedia yang masuk Islam, dan sekarang menggunakan nama islami Umar Abdullah. Ia mulai tertarik mempelajari Islam setelah peristiwa serangan 11 September 2001 di AS.

Baca Lanjutannya…

Tulisan Sebelumnya »

Kategori

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.